KJRI Los Angeles: Orient Riwu Kore Tak Jujur
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perkara Pilkada Sabu Raijua

KJRI Los Angeles: Orient Riwu Kore Tak Jujur

Rabu, 7 April 2021 | 11:59 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Staf Teknis Imigrasi pada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Los Angeles, Amerika Serikat, Sigit Setiawan menilai bupati terpilih Orient Patriot Riwu Kore tidak jujur saat mengajukan permohonan pembuatan paspor Indonesia ke KJRI pada Maret 2019 lalu. Pasalnya, pada saat itu, Orient mengaku bukan warga negara Amerika Serikat dan tidak memiliki paspor AS.

Namun, belakangan ini, Sigit mengakui pihaknya mendapat informasi adanya diplomatic note dari Kedubes Amerika Serikat yang menyatakan Orient P Riwu Kore adalah US Citizenship atau warga negara Amerika Serikat dan memiliki paspor AS yang berlaku hingga Tahun 2027.

“Kami setelah mendapat informasi tersebut, menilai Bapak Orient tidak jujur dalam permohonan paspor yang mana beliau sebetulnya sudah memilik US Citizenship saat mengajukan paspor di KJRI Los Angeles saat itu. Sehingga kami yakin beliau tidak jujur saat permohonan paspor,” ujar Sigit saat memberikan keterangan dalam sidang Perkara Pilkada Sabu Raijua, di MK yang disiarkan melalui kanal Youtube MK, Rabu (7/4/2021).

Sigit menjelaskan, Orient mendatangi KJRI pada Maret 2019 untuk mendapatkan paspor baru, menggantikan paspor lamanya yang sudah tidak berlaku lagi sejak tahun 2013 lalu. Namun, KJRI Los Angeles tidak menerbitkan paspor baru karena salah satu syarat belum terpenuhi, yakni green card Orient sudah habis masa berlakunya sejak tahun 2011, tetapi masih dipegang oleh Orient.

Green card ini merupakan salah satu dokumen izin tinggal WNI di Amerika Serikat. Pemegang green card di Amerika, kata Sigit menunjukkan yang bersangkutan bukan warga negeri Amerika Serikat atau warga negara asing di AS.

“Dari hasil pemeriksaan pertugas, permohonan paspor oleh Bapak Orient tidak diterbitkan paspor tetapi diterbitkan surat perjalanan laksana (SPL) paspor karena ada satu persyaratan, yaitu green card beliau sudah habis masa berlaku tetapi masih dipegang saat itu, yaitu sudah habis pada tahun 2011,” terang Sigit.

Pada saat mendatangi KJRI Los Angeles, kata Sigit, Orient juga mengisi sejumlah formulir yang menyatakan dirinya tidak pernah meminta naturalisasi menjadi warga negara AS, tidak memiliki paspor AS, tidak pernah menjadi polisi atau tantara AS dan tidak pernah mengungkapkan sumpah atau janji setia menjadi warga negara AS. Surat pernyataan tersebut ditandatangani oleh Orient sendiri.

“Yang bersangkutan (Orient) saat itu dinilai masih sebagai WNI yang bisa mendapatkan paspor walapun saat itu paspor tidak diberikan karena green card sudah habis berlaku. Tetapi yang bersangkutan mengaku tidak memiliki warga negara AS, tidak pernah memilik paspor AS, dan hal ini tertuang dalam surat pernyataan yang ditandantangan Orient sendiri,” ungkap Sigit.

Sigit mengaku, kejujuran dari Orient atau WNI di AS memang sangat dibutuhkan dalam mengisi pernyataan ketika hendak menerbitkan paspor. Pasalnya, pihaknya kesulitan mengakses status kewarganegaraan orang Indonesia di AS karena AS sangat melindungi privacy act. Namun, sayangnya saat itu, Orient tidak jujur bahwa telah memiliki paspor AS.

“Saat ini kami kesulitan mengakses informasi itu kecuali pengakuan yang bersangkutan itu sendiri. Mengingat pemerintah AS melindung privasi act dan tidak terbuka terhadap permintaan informasi terkait status kewarganegaraan yang dimiliki warga negara Indonesia yang pernah kami minta,” kata Sigit



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden: Organisasi Keagamaan Wajib Miliki Komitmen Kebangsaan

Pemerintah akan bersikap tegas terhadap segala bentuk intoleransi yang bisa merusak sendi-sendi kebangsaan.

NASIONAL | 7 April 2021

Tanahnya Dirampas, Guru Besar IPB Minta Bantuan Jokowi dan Kapolri

Pengadilan mulai tingkat pertama sampai di tingkat PK Mahkamah Agung pun sudah memutuskan bahwa tanah di tersebut milik dia dan kakaknya Since Mokoginta.

NASIONAL | 7 April 2021

KJRI Los Angeles: Orient Riwu Kore Ajukan Penerbitan Paspor Maret 2019

Hasil pemeriksaan berkas itu, KJRI Los Angeles tidak menerbitkan paspor Orient, tetapi mengeluarkan surat perjalanan laksana paspor.

NASIONAL | 7 April 2021

Mantan Bupati Manggarai Deno Kamelus Meninggal Dunia

"Saat ini sedang dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga untuk jenazah almarhum dapat disemayamkan di Kantor Bupati Manggarai di Ruteng," kata Lodovikus.

NASIONAL | 7 April 2021

Gunung Sinabung Erupsi Luncurkan Abu Vulkanik Sejauh 1 Km

Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

NASIONAL | 7 April 2021

Keluarga Berperan Penting Cegah Penyebaran Ideologi Radikal

Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi, mengatakan keluarga adalah hulu yang paling utama dalam membendung ideologi radikalisme.

NASIONAL | 7 April 2021

PN Cibadak Jatuhkan Vonis Hukuman Mati 4 WNA dan 9 WNI

PN Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjatuhkan vonis hukuman mati kepada 4 WNA dan 9 WNI karena terbukti menyelundupkan sabu-sabu seberat 403 kg

NASIONAL | 7 April 2021

Kejagung Kirim Rp 100 Juta Bantu Korban Bencana NTT

Kejagung mengirimkan uang tunai senilai Rp 100 juta untuk membantu meringankan beban masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana alam.

NASIONAL | 7 April 2021

Ahli Sebut Orient Riwu Kore Tak Punya Hak Jadi Kepala Daerah

Margarito Kamis menegaskan bahwa Bupati Terpilih Sabu Raijua Orient Riwu Kore tidak memiliki hak untuk menjadi kepala daerah di Indonesia.

NASIONAL | 7 April 2021

Terdakwa Pemberi Suap Edhy Prabowo Jalani Sidang Tuntutan

Pengadilan Tipikor Jakarta menggelar sidang lanjutan perkara dugaan suap izin ekspor benih bening lobster atau benur dengan terdakwa Suharjito

NASIONAL | 7 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS