Beban Pekerja Perempuan Makin Bertambah pada Masa Pandemi
Logo BeritaSatu

Beban Pekerja Perempuan Makin Bertambah pada Masa Pandemi

Kamis, 8 April 2021 | 07:59 WIB
Oleh : Indah Handayani / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, pandemi Covid-19 membawa tambahan beban tersendiri bagi pekerja perempuan. Sebab, adanya pandemi memberikan beban tambahan, mulai dari hilangnya pekerjaan atau pendapatan, meningkatnya beban pengurusan rumah tangga akibat work from home dan school from home.

“Sehingga kekerasan dalam rumah tangga oleh pasangan meningkat seperti yang ditemukan dalam studi tingkat global,” ungkap Menaker di sela virtual Women Lead Forum 2021, Rabu (7/4/2021).

Dalam hal kepemimpinan perempuan, Menaker menyatakan, ini masih menjadi masalah yang perlu diselesaikan bersama. Ia mencontohkan, dari 4,1 juta aparatur sipil negara (ASN), 52 persennya adalah perempuan, tetapi perempuan yang menduduki jabatan struktural relatif sedikit. Di jabatan tinggi madya, hanya ada 96 orang perempuan, jauh lebih sedikit dari laki-laki yang berjumlah 483 orang.

Menurut Menaker, hambatan yang dihadapi pekerja perempuan ini disebabkan oleh beban ganda, seksisme, dan stereotip dalam masyarakat, diskriminasi berbasis gender, hingga pelecehan seksual.

Hambatan ini tidak hanya berdampak pada mereka secara individu dan keluarganya. “Tetapi juga pada potensi ekonomi negara dan indeks kesetaraan gender Indonesia dalam peringkat dunia,” ujar Menaker.

Hambatan
Menyikapi berbagai hambatan yang dihadapi pekerja perempuan ini, Menaker mengatakan Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus melakukan gerakan nasional non-diskriminasi di tempat kerja.

“Dengan komitmen ini, diharapkan akan dapat menghentikan praktik-praktik ketidaksetaraan dan diskriminasi di tempat kerja,” harapnya.

Deputy Head of Mission dari Kedutaan Besar Australia, HE Allaster Cox, mengatakan kepemimpinan perempuan merupakan salah satu pendorong utama kesetaraan gender dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam upaya pemulihan ekonomi suatu negara.

"Untuk itu, Australia merasa bangga bisa bergandengan tangan dengan Indonesia dalam perjalanan memperkuat keterwakilan perempuan dalam kepemimpinan, dan mencapai kesetaraan gender yang lebih baik di tempat kerja,” ujar Cox.

Pemimpin Redaksi Magdalene, Devi Asmarani mengatakan, hambatan-hambatan yang dihadapi pekerja perempuan telah membatasi kesempatan mereka dalam memaksimalkan potensinya. Kendati sudah ada kebijakan-kebijakan yang mendukung pekerja perempuan, dalam realitasnya implementasi kebijakan tersebut belum optimal.

Andil Besar
Devi menambahkan perusahaan memiliki andil besar untuk mengubah situasi ini. Karena itu Women Lead Forum 2021, bertujuan untuk menyatukan para pembuat kebijakan di pemerintahan, lembaga legislasi, maupun di perusahaan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka. “Agar ada pembelajaran dan tercipta sinergi yang kuat untuk mencapai kesetaraan gender di tempat kerja,” ujar Devi.

Sementara itu, Executive Director IBCWE Maya Juwita mengatakan, banyak riset yang menunjukkan adanya korelasi positif antara keragaman gender dan performa bisnis. Salah satunya adalah studi Organisasi Buruh Indonesia (ILO) pada 2020 yang menunjukkan bahwa 77 persen dari 416 perusahaan yang disurvei setuju bahwa keragaman gender meningkatkan kinerja bisnis mereka.

“Maka sudah saatnya perusahaan menerapkan budaya inklusif gender. Acara WLF memberikan kesempatan bagi pekerja perempuan dan juga pelaku bisnis untuk berbagi harapan dan best practices dalam penerapan budaya inklusif gender di tempat kerja,” tutup Maya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dugaan Korupsi Bupati Bandung Barat, KPK Geledah 5 Lokasi

Penggeledahan berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19.

NASIONAL | 8 April 2021

Penanggulangan Bencana, Yorrys: Tanpa TNI-Polri Apa Jadinya?

UU Penanggulangan Bencana perlu direvisi untuk memperkuat posisi BNPB dengan dimasukkannya unsur TNI/Polri menduduki jabatan bidang kedaruratan.

NASIONAL | 8 April 2021

Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Munjul, KPK Periksa Eks Dirut Sarana Jaya

Yoory telah dicopot Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dari jabatannya sebagai Dirut Sarana Jaya.

NASIONAL | 8 April 2021

Pegadaian Peduli Bantu Korban Banjir Bandang di NTT dan NTB

Bantuan yang disalurkan terdiri dari kebutuhan pokok, paket sembako, hingga obat-obatan.

NASIONAL | 8 April 2021

Layanan Telkom di NTT Sudah Kembali Normal

Jaringan fiber optic ruas Maumere-Larantuka yang sebelumnya terputus, tepatnya di titik Maumere-Iliwengot sudah berhasil beroperasi normal.

NASIONAL | 8 April 2021

Kaltim Nitrate Indonesia Raih Penghargaan Indonesia Green Awards 2021

PT Kaltim Nitrate Indonesia meraih penghargaan dalam ajang Indonesia Green Awards 2021 untuk yang ketiga kalinya.

NASIONAL | 8 April 2021

Baru Keluar 2019 Lalu, Eks Bupati Bogor Kembali Huni Lapas Sukamiskin

Rachmat Yasin merupakan mantan narapidana perkara penerimaan suap dari mantan bos Sentul City, Kwee Cahyadi Kumala terkait izin alih fungsi lahan hutan.

NASIONAL | 8 April 2021

Gunung Merapi Meluncurkan 5 Kali Guguran Lava Pijar ke Barat Daya

Asap kawah tidak teramati keluar dari puncak kawah Merapi selama pengamatan.

NASIONAL | 8 April 2021

Anak Nurdin Abdullah Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap

Dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mendalami pengetahuan Fathul Fauzy Nurdin mengenai transaksi keuangan dari Nurdin Abdullah.

NASIONAL | 8 April 2021

Bantu Sekolah Online, Bodrex Bagikan Ponsel dan Kuota Internet

Paket itu diberikan melalui sekolah-sekolah yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

NASIONAL | 8 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS