Pemkab Dogiyai Pacu Pembangunan Infrastruktur
Logo BeritaSatu

Pemkab Dogiyai Pacu Pembangunan Infrastruktur

Kamis, 8 April 2021 | 15:38 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten Dogiyai sedang berusaha keras memacu pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan untuk mendukung efektivitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat di wilayah pegunungan Papua tersebut.

Hal itu diungkapkan Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa dalam kunjungannya ke Kantor Beritasatu Media Holdings di Jakarta, Kamis (8/4/2021). Yakobus Dumupa diterima oleh Pemimpin Redaksi Beritasatu.com ME Aditya Laksmana Yudha.

Ia mengatakan, dari 10 distrik di Dogiyai, saat ini baru tujuh yang terhubung infrastuktur dan satu distrik akan terhubung tahun ini akses jalannya, yaitu Kamu Selatan.

"Dua tahun ke depan, Piyaiye akan terhubung. Tinggal Sukikai Selatan yang sulit karena membutuhkan pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 200 km,” katanya.

Yakobus mengatakan, sejak Dogiyai dimekarkan dari Kabupaten Nabire, Papua pada 4 Januari 2008, sampai saat ini Dogiyai sudah berusia 13 tahun, namun sarana infrastruktur masih sangat minim sehingga roda pembangunan tiak bisa berjalan optimal.

“Kita membutuhkan sarana jalan raya yang dapat menghubungkan antarkampung dan antardistrik agar pelayanan pemerintahan bisa berjalan lancar sebagaimana di daerah-daerah lainnya di Indonesia,” kata Yakobus.

Ia mengatakan, karena tidak tersedianya infrastruktur yang memadai, maka untuk perjalanan dari satu kampung kampung yang lain bisa memakan waktu empat hari.

Meski jumlah penduknya tidak banyak kadang hanya sekitar 25 orang per kampung, namun kata Yakobus, penduduk itu adalah manusia di Papua yang harus dilayani oleh pemerintah.

"Berapa pun jumlah mereka, mereka ini manusia. Dan untuk menjangkau mereka kita membutuhkan biaya infrastruktur yang cukup besar," kata dia.

"Tidak mungkin kalau penduduk yang hidupnya terpencar-pencar kita bawa ke kota. Mereka tidak akan mau. Kalau direlokasi mereka akan merasa dibuang ke tempat yang asing," tambahnya.

Menurut Yakobus, untuk melayani masyarakat dengan infrastruktur yang minim tersebut, pihaknya membutuhkan biaya sangat besar sehingga terkadang kunjungan ke masyarakat tidak setiap waktu dapat dilakukan.

“Sementara masyarakat kalau tak pernah dikunjungi, mereka akhirnya menjadi tak percaya kepada pemerintah,” ujar Yakobus.

Terkait itu, Yakobus sangat mengharapkan perhatian pemerintah untuk dapat membangun infrastruktur yang sangat dibutuhkan di daerahnyanya.

Jumlah penduduk Dogiyai sendiri saat ini berkisar 160.000 jiwa tersebar di 10 distrik.

Yakobus mengatakan, dari 10 distrik di Dogiyai, saat ini baru tujuh yang terhubung infrastuktur dan satu distrik akan terhubung tahun ini akses jalannya, yaitu Kamu Selatan.

"Dua tahun ke depan, Piyaiye akan terhubung. Tinggal Sukikai Selatan yang sulit karena membutuhkan pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 200 km,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Alumnas Jadi Wadah Berkumpulnya Entrepreneurship Membangun Negeri

Kekuatan kewirausahaan ini menjadi salah satu faktor Amerika Serikat menjadi negara maju.

NASIONAL | 8 April 2021

Pemkab Dogiyai Berencana Bentuk BUMD Kopi dan Emas

Pemkab Dogiyai berencana membentuk BUMD di bidang perkebunan kopi, pertambangan emas, dan distribusi dan pemasaran hasil bumi seperti sayur-sayuran.

NASIONAL | 8 April 2021

Kapal Karam Akibat Siklon Seroja di NTT Belum Dapat Dievakuasi

Kapal ferry KMP Jatra I yang tenggelam saat diserang badai siklon Seroja belum dilakukan karena ASDP Indonesia Ferry masih menyusun rencana evakuasi.

NASIONAL | 8 April 2021

Presiden Tegaskan Tak Ada Kompromi bagi Intoleransi

Jokowi menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berkompromi terhadap tindakan intoleran, yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

NASIONAL | 8 April 2021

Penunjukan Langsung Vendor Saat Pandemi Disebut Jadi Kewenangan PPK

Dalam keadaan darurat seperti pandemi Covid-19, pengadaan barang dan jasa dapat dilakukan melalui mekanisme penunjukan langsung terhadap vendor pengadaan.

NASIONAL | 8 April 2021

Presiden Apresiasi Kontribusi Ulama Jaga Persatuan dan Kerukunan Bangsa

Pemerintah terus berkomitmen untuk selalu menghidupkan moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat.

NASIONAL | 8 April 2021

Putri Indonesia Dorong Kaum Milenial Perkuat Nasionalisme

Ia yakin Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika adalah modal utama bangsa Indonesia untuk menghilangkan radikalisme dan terorisme.

NASIONAL | 8 April 2021

Guru di Balikpapan Dukung Pembelajaran Tatap Muka

Azam mengatakan satuan pendidikannya telah melakukan persiapan untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

NASIONAL | 8 April 2021

168.082 Pelanggan PLN di NTT Telah Menikmati Listrik Kembali

Sebanyak 1.115 unit gardu berhasil dioperasikan kembali dan sebanyak 168.082 pelanggan PLN telah menikmati listrik kembali hingga Rabu (7/4/2021)

NASIONAL | 8 April 2021

Curi Barang Bukti Korupsi Berupa Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

Sebagian dari emas yang dicuri tersebut kemudian digadaikan IGAS.

NASIONAL | 8 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS