Kemdikbud: Sekolah Harus Punya Ruang Isolasi dan Terapkan Lockdown jika Ada Penularan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Kemdikbud: Sekolah Harus Punya Ruang Isolasi dan Terapkan Lockdown jika Ada Penularan

Kamis, 8 April 2021 | 21:25 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Jumeri, mengatakan sekolah harus menyiapkan infrastruktur yang memadai sebelum memulai sekolah tatap muka.

Diantaranya, fasilitas cuci tangan dengan air mengalir, toilet bersih, thermogun, bahkan harus ada ruang isolasi khusus untuk memisahkan warga sekolah yang sakit.

“Sekolah harus menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan untuk memastikan bahwa anak-anak beserta bapak ibu guru bisa aman,” kata Jumeri saat Bincang Pendidikan dan Kebudayaan mengenai SKB 4 Menteri tentang Pembelajaran Tatap Muka, Kamis (8/4/2021).

Menurut Jumeri, jika ditemukan warga sekolah dengan suhu badan di atas 37 derajat Celsius maka harus dilakukan penanganan khusus.

“Siapkan ruang isolasi bagi siapa saja yang terduga Covid-19. Tidak sempat masuk sekolah, tapi diletakkan di dekat gerbang sekolah,” ujarnya.

Selain infrastruktur, Jumeri mengatakan sekolah juga harus mempunyai prosedur operasi standar (SOP). Salah satunya harus melakukan penutupan (lockdown) selama 3x24 jam jika ditemukan terjadi kasus penularan di sekolah.

“Jika ada penularan Covid-19 di satuan pendidikan minimal 3x24 jam sekolah harus lockdown, ditutup, dilakukan pencucian atau pembersihan, disinfektan untuk bisa memastikan sekolah sudah bisa digunakan kembali dan yang sakit ditangani,” kata Jumeri.

Jumeri mengatakan SOP pembelajaran tatap muka terbatas harus mencakup sejumlah hal, misalnya pengaturan proses pembelajaran dalam sistem sif agar jumlah siswa yang hadir di sekolah bisa dibatasi 50%.

Selain itu, SOP juga harus mengatur panduan untuk warga sekolah berperilaku sehat, termasuk pengaturan keberangkatan siswa mulai dari rumah sampai pulang sekolah dan tiba lagi di rumah masing-masing.

“Di sekolah pemeriksaannya seperti apa, jika panas tinggi harus diapakan? Jika guru atau siswa sakit atau tidak enak badan, dia harus tinggal di rumah. Itu SOP yang harus ditaati warga sekolah,” ujar Jumeri.

Jumeri menambahkan SOP pembelajaran tatap muka juga harus melarang warga sekolah dengan komorbid atau tinggal bersama keluarga/orangtua yang memiliki komorbid untuk hadir di sekolah. “SOP dibuat untuk menghindari risiko-risiko lebih besar penularan Covid-19,” katanya.

Pemerintah telah mengeluarkan SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 pada Selasa (30/3/2021).

Lewat SKB itu, pemerintah mewajibkan sekolah yang sudah mengisi daftar periksa termasuk di dalamnya vaksinasi guru/pendidik dan tenaga kependidikan agar segera melakukan pembelajaran tatap muka.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Update Korban Bencana di NTT, 163 Orang Meninggal dan 45 Masih Hilang

Korban terbanyak di Adonara sebanyak 71 meninggal dunia dan 5 hilang, Lembata 43 meninggal dan 25 hilang, serta Alor 27 meninggal dan 14 hilang.

NASIONAL | 8 April 2021

Dewas KPK Tak Akan Anulir Penghentian Penyidikan BLBI Sjamsul Nursalim

Tumpak Hatorangan Panggabean memastikan Dewas KPK tidak akan menganulir penerbitan SP3 Sjamsul Nursalim dan istri.

NASIONAL | 8 April 2021

Sidang Perdana Edhy Prabowo Tunggu Jadwal Pengadilan

KPK telah melimpahkan berkas perkara dugaan suap izin ekspor benih bening lobster atau benur dengan terdakwa Edhy Prabowo ke Pengadilan Tipikor Jakarta

NASIONAL | 8 April 2021

Soal Pengganti Artidjo Alkostar, Dewas KPK Masih Tunggu Jokowi

Tunggu Presiden Joko Widodo cari pengganti anggota Dewas KPK Artidjo Alkostar yang telah meninggal dunia.

NASIONAL | 8 April 2021

Berkat Pesan Whatsapp BMKG, Kampung Nelayan Ini Selamat dari Siklon Seroja

Sejumlah nelayan di Kampung Nelayan Oesapa, masih sempat mengungsikan warga kampung ke gedung sekolah dan memindahkan perahu berkat pesan WhatsApp BMKG.

NASIONAL | 8 April 2021

Masa Pandemi, Masyarakat Masih Sangat Butuh BST

Kemsos memastikan program BST hanya sampai April 2021. Padahal, sebagian besar masyarakat yang terdampak Covid-19 masih membutuhkannya.

NASIONAL | 8 April 2021

Stok Pangan Cukup, Polri Bakal Tindak Tegas Penimbun

Bareskrim Polri memastikan, stok pangan selama bulan Ramadan hingga Lebaran cukup.

NASIONAL | 8 April 2021

Kemdikbud: 746.000 Guru Sudah Divaksin Tahap Pertama

Kemdikbud nyatakan jumlah guru dan tenaga kependidikan (PTK) yang sudah menerima vaksin Covid-19 tahap pertama sampai Kamis (8/4/2021) sebanyak 746.896 orang.

NASIONAL | 8 April 2021

Kemkes: Vaksin Barang Langka tapi Guru Tetap Prioritas

Pemerintah akan tetap menjadikan guru/pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) sebagai prioritas penerima vaksin.

NASIONAL | 8 April 2021

Aktor Ramon Y Tungka Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Ramon mengakui kepedulian lingkungan dan pelestarian cagar budaya di Indonesia memang agak sedikit menurun di tengah pandemi.

NASIONAL | 8 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS