Komisi IX Dorong Pemerintah Percepat Pengembangan Vaksin Dalam Negeri
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Komisi IX Dorong Pemerintah Percepat Pengembangan Vaksin Dalam Negeri

Jumat, 9 April 2021 | 06:27 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay mengatakan, adanya kejadian embargo kedatangan vaksin Astrazeneca tentu mempengaruhi program vaksinasi nasional.

Oleh karena itu, Saleh mendorong pemerintah untuk mempercepat pengembangan vaksin dalam negeri. Pasalnya, kata dia, Indonesia menjadi negara dengan penduduk terbanyak yang tidak mengembangkan vaksin Covid-19 secara mandiri.

“Sebetulnya bagaimana roadmap dari BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) untuk mendukung pengadaan vaksin dalam negeri. Jangan sampai vaksin Nusantara enggak ada, vaksin luar negeri yang kita harapkan belum jelas. Lalu kita berharap pada apa,” kata Saleh pada Raker Komisi IX DPR di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (8/4/2021) malam.

Ia menyebutkan, Komisi IX sangat mendukung percepatan vaksin dalam negeri yang menjadi kebanggan nasional. Kata Saleh, dorongan dari DPR untuk percepatan uji klinis II pada vaksin Nusantara bukan sebagai bentuk intervensi, tetapi menjalankan fungsi pengawasan. Pasalnya, BPOM membuat sebuah kemunduran dengan memperlambat pengembangan vaksin Nusantara. Yang mana BPOM menyarankan vaksin Nusantara kembali ke tahap pra klinis.

Pendapat senada juga disampaikan anggota DPR Komisi IX, Dewi Asmara. Menurut dia, BPOM jangan menggunakan standar ganda dalam penilain vaksin. Pasalnya, BPOM sangat mudah dan cepat saat mengeluarkan Emergency Use of Authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat untuk vaksin Astrazeneca, meski di beberapa negara belum. Bahkan menghentikan penggunaan vaksin Astrazeneca karena adanya efek samping. Sementara untuk pengembangan vaksin produksi dalam negeri sangat sulit mendapat izin dari BPOM.

“Ketika Astrazeneca belum mendapat izin dari FDA (Food and Drug Administration), BPOM seakan-akan dalam satu hari mengeluarkan EUA untuk Astrazeneca. Ini rasa-rasanya apakah mungkin ada double standard mengingat Astrazeneca begitu cepat diberikan EUA, sementara vaksin dalam negeri dipersulit,” ucapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pratikno Tegaskan TMII Tak Selamanya Dikelola Kemsetneg

Pratikno menegaskan, pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tidak selamanya berada di tangan Kemsatneg

NASIONAL | 9 April 2021

Pratikno Bantah Jokowi Akan Bentuk Yayasan Keluarga untuk Kelola TMII

Pratikno membantah kabar yang menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membentuk yayasan keluarga untuk mengelola TMII

NASIONAL | 8 April 2021

Masa Lebaran 2021, Pelabuhan Merak Tidak Layani Penumpang Mudik

PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak hanya melayani truk pengangkut sembako dan kendaraan khusus saja untuk menyeberang.

NASIONAL | 8 April 2021

Kemdikbud: Uji Coba Sekolah Tatap Muka Bisa Mantapkan Izin Orangtua

Jumeri mendorong dilakukan uji coba sekolah tatap muka agar orangtua merasa lebih mantap.

NASIONAL | 8 April 2021

UTBK-SBMPTN Digelar 12-18 April di UI dan 73 Pusat Lainnya

UTBK-SBMPTN gelombang pertama akan digelar pada 12-18 April 2021 di Universitas Indonesia (UI) kampus Depok dan 73 pusat UTBK lainnya.

NASIONAL | 8 April 2021

Mensos Kembali Kunjungi Dua Lokasi di NTT

Setibanya di posko pengungsian, Mensos Risma melihat langsung kondisi warga para pengungsi terutama mengecek kebutuhan anak-anak dan bayi terpenuhi.

NASIONAL | 8 April 2021

Kolaborasi USG dan FlyBest Siap Hasilkan Pilot Andal

USG dan Flybest meluncurkan konsep baru pendidikan pilot yakni integrasi program "Bachelor of Business Aviation Management" dan "Pilot License".

NASIONAL | 8 April 2021

Mahfud MD: Pemerintah Buru Aset BLBI

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, fokus pemerintah saat ini adalah memburu aset-aset yang berkaitan dengan kasus BLBI setelah KPK menghentikan kasus tersebut

NASIONAL | 8 April 2021

Bencana Alam NTT, TNI-Polri Fokus Evakuasi Korban dan Kirim Bantuan

Polri juga memberikan bahan pokok berupa beras tujuh ton, air mineral, alas tidur, selimut, handuk, sarung, serta makanan lain yang diperlukan.

NASIONAL | 8 April 2021

Terlilit Utang Jadi Motif Pegawai KPK Curi 1,9 Kg Emas Rampasan Perkara Korupsi

Dewas KPK menjatuhkan sanksi etik berat berupa pemberhentian secara tidak hormat kepada salah satu pegawai di lembaga itu karena mencuri emas batangan

NASIONAL | 8 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS