Seminar Hingga Tempat Karaoke, Ini Pihak yang Wajib Bayar Royalti dan Besaran Tarifnya
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Seminar Hingga Tempat Karaoke, Ini Pihak yang Wajib Bayar Royalti dan Besaran Tarifnya

Jumat, 9 April 2021 | 16:33 WIB
Oleh : Fana F Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 terkait Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik. PP tersebut memuat tentang kewajiban pembayaran royalti bagi setiap orang yang menggunakan lagu atau musik secara komersial dan ataupun pada layanan publik.

Dirjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM (Dirjen KI Kemkumham), Freddy Harris memaparkan pihak-pihak yang wajib membayar royalti adalah di antaranya, seminar dan konferensi komersial; restoran, kafe, pub, bar, bistro, kelab malam, dan diskotek; konser musik; pesawat udara, bus, kereta api, dan kapal laut; pameran dan bazar; bioskop; nada tunggu telepon; bank dan kantor; pertokoan. Kemudian, pusat rekreasi; lembaga penyiaran televisi; lembaga penyiaran radio; hotel, kamar hotel, dan fasilitas hotel; dan usaha karaoke.

"Pihak yang wajib membayar royalti adalah perseorangan atau badan hukum yang menggunakan lagu atau musik dalam bentuk layanan publik bersifat komersial," kata Freddy, Jumat (9/4/2021).

Lantas berapa besaran tarif royalti yang harus dibayarkan para pihak tersebut? Besaran tarif royalti ini masih mengacu pada Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kepmenkumham) Nomor HKI.2.OT.03.01-02 Tahun 2016.

"Hal ini mengingat tahun ini belum adanya ketentuan mengenai tarif royalti yang baru, maka besaran harga tarif royalti masih mengacu pada Kepmenkumham Nomor HKI.2.OT.03.01-02 Tahun 2016," katanya.

Dalam aturan tersebut, besaran tarif royalti bagi pihak pengelola tempat dan jenis kegiatan beragam. Untuk penyelenggaraan seminar dan konferensi komersial misalnya sebesar Rp. 500.000 per hari. Sementara restoran dan kafe ditentukan berdasarkan tiap kursi per tahun dengan besaran harga Rp 60.000 untuk royalti pencipta maupun royalti hak terkait.

Sedangkan tarif royalti pub, bar dan bistro ditentukan tiap meter persegi per tahun dengan besaran Rp 180.000 per meter persegi per tahun untuk royalti pencipta maupun royalti hak terkait. Kemudian, tarif royalti bagi klab malam dan diskotek ditentukan tiap meter persegi per tahun dengan besaran Rp. 250.000 per meter persegi pertahun untuk royalti pencipta, serta Rp 180.000 per meter persegi pertahun untuk royalti hak terkait.

Besaran untuk royalti konser musik yaitu 2% hasil kotor penjualan tiket ditambah 1% tiket gratis. Besaran untuk royalti konser musik gratis yaitu 2% biaya produksi musik.

Kemudian, besaran untuk royalti pada pesawat udara, bus, kereta api, dan kapal laut yaitu jumlah penumpang dikalikan 0,25% dari harga tiket terendah dikalikan durasi musik dikalikan persentase tingkat penggunaan musik. Sedangkan pameran dan bazar dikenakan tarif royalti sebesar Rp 1,5 juta per hari. Untuk bioskop dikenakan Rp 3,6 juta per layar per tahun.

Sementara untuk nada tunggu telepon dikenakan Rp 100.000 per sambung telepon tiap tahun. Sedangkan untuk bank dan perkantoran dikenakan Rp 6.000 per meter persegi tiap tahun.

Bagi pemilik supermarket, pasar swalayan, mal, toko, distro, salon kecantikan, pusat kebugaran, arena olahraga dan ruang pamer hitungannya yaitu ruangan seluas 500 meter persegi pertama dikenakan biaya Rp 4.000/meter (untuk royalti pencipta lagu) dan Rp 4.000/meter (untuk royalti hak terkait), sedangkan ruangan 500 meter persegi selanjutnya dikenakan biaya Rp 3.500/meter (untuk royalti pencipta lagu) dan Rp 3.500/meter (untuk royalti hak terkait), ruangan 1.000 meter persegi selanjutnya dikenakan biaya Rp 3.000/meter (untuk royalti pencipta lagu) dan Rp 3.000/meter (untuk royalti hak terkait).

Ruangan 3.000 meter persegi selanjutnya dikenakan biaya Rp 2.500/meter (untuk royalti pencipta lagu) dan Rp 2.500/meter (untuk royalti hak terkait), ruangan 5.000 meter persegi selanjutnya dikenakan biaya Rp 2.000/meter (untuk royalti pencipta lagu) dan Rp 2.000/meter (untuk royalti hak terkait), ruangan 5.000 meter persegi selanjutnya dikenakan biaya Rp 1.500/meter (untuk royalti pencipta lagu) dan Rp 1.500/meter (untuk royalti hak terkait).

Untuk pusat rekreasi dikenakan 1,3% harga tiket dikalikan jumlah pengunjung dalam 300 hari dikalikan persentase penggunaan musik. Untuk pusat rekreasi dalam ruangan gratis dikenakan tarif Rp 6 juta per tahun.

Untuk pemilik hotel dan fasilitas hotel besaran royaltinya adalah jumlah kamar 1 sampai dengan 50 dikenakan tarif royalti Rp 2 juta/tahun, jumlah kamar 51-100 dikenakan tarif royalti Rp 4 juta/tahun, jumlah kamar 101-150 dikenakan tarif royalti Rp 6 juta/tahun, jumlah kamar 151-200 dikenakan tarif royalti Rp 8 juta/tahun, jumlah kamar di atas 201 dikenakan tarif royalti Rp 12 juta/tahun. Kemudian untuk resort, hotel eksklusif dan hotel butik dikenakan tarif royalti lumpsum per tahun sebesar Rp. 1,6 juta.

Untuk bisnis karaoke hitungan besarannya, yakni karaoke tanpa kamar (aula) Rp 20.000 per ruang/ hari, karaoke keluarga Rp 12.000 per ruang/ hari, karaoke eksklusif Rp 50.000 per ruang/ hari, dengan perhitungan 50% untuk hak cipta dan 50% untuk hak terkait, karaoke kubus (booth) perhitungannya untuk hak cipta dan hak terkait masing-masing Rp. 300.000 per kubus/ tahun.

Kemudian, perhitungan lembaga penyiaran radio yaitu 1,15% dari pendapatan iklan atau iuran berlangganan tahun sebelumnya. Untuk radio nonkomersial dan RRI dikenakan tarif royalti sebesar Rp 2 juta per tahun. Perhitungan lembaga penyiaran televisi yaitu 1,15% dari pendapatan iklan atau iuran berlangganan tahun sebelumnya dengan catatan, pembayaran untuk lembaga penyiaran televisi dibagi menjadi 3 (tiga) kategori yaitu televisi musik dikenakan tarif royalti 100%, televisi informasi dan hiburan dikenakan tarif royalti 50%, serta televisi berita dan olahraga dikenakan tarif royalti 20%. Untuk televisi lokal nonkomersial dikenakan tarif royalti Rp 10 juta per tahun dengan hitungan pembagian Rp 6 juta untuk hak cipta dan Rp 4 juta untuk hak terkait.

"Royalti yang ditarik dari pengguna komersial ini akan dibayarkan kepada pencipta atau pemegang hak cipta lagu dan/atau musik melalui Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN)," kata Freddy.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Densus Antiteror Cokok 2 DPO Teroris di Jakarta

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, mencokok dua dari enam orang teroris yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), di Jaksel dan Jaktim

NASIONAL | 9 April 2021

Wakil Ketua BPK Resmikan Assessment Center

Peresmian ini juga dihadiri Sekretaris Jenderal BPK Bahtiar Arif serta Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana.

NASIONAL | 9 April 2021

Survei UGM: 90,6 Persen Publik Setuju Pancasila Ideologi NKRI

Sebanyak 90,6 responden yang setuju dan sangat setuju dengan pernyataan bahwa Pancasila adalah ideologi NKRI untuk menentukan identitas bangsa Indonesia.

NASIONAL | 9 April 2021

Pembahasan RUU, Puan: DPR Buka Ruang Masyarakat Beri Masukan

Puan Maharani menegaskan DPR membuka ruang sebesar-besarnya untuk masyarakat berpartisipasi terkait pembahasan RUU.

NASIONAL | 9 April 2021

Perkuat Penindakan, KPK Rekrut 8 Anggota Polisi

KPK merekrut delapan orang personil dari unsur kepolisian untuk memperkuat jajaran Deputi Penindakan.

NASIONAL | 9 April 2021

Bamsoet Harap TNI AU Terus Jadi Garda Terdepan Lindungi Ideologi Negara dan Wilayah

Selain mampu melindungi dan menjaga pertahanan negara, TNI AU juga diarahkan untuk mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

NASIONAL | 9 April 2021

Ini Isi Perpres Jokowi yang Mengatur Pengambilalihan Pengelolaan TMII

Penguasaan dan pengelolaannya oleh Yayasan Harapan Kita dinyatakan berakhir.

NASIONAL | 9 April 2021

PA GMNI: Desa Mesti Dapat Perhatian Lebih

“Webinar secara tematik disesuaikan dengan bidang pokja yang dibentuk dalam kepanitiaan,” kata Karyono.

NASIONAL | 9 April 2021

Dugaan Korupsi di BP Bintan, KPK Cegah 2 Orang Bepergian ke Luar Negeri

Pelarangan ke luar negeri ini berlaku selama enam bulan sejak surat permintaan dilayangkan pada 22 Februari 2021.

NASIONAL | 9 April 2021

Wapres Minta BPKH Buka Peluang Kerja Sama Investasi

Wapres mengungkapkan, saat ini BPKH mengelola dana haji sekitar Rp 140 triliun yang dapat diinvestasikan dalam berbagai instrumen.

NASIONAL | 9 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS