Logo BeritaSatu

Hermawan Kartajaya: Lulusan Pendidikan Vokasi Jangan Hanya Jadi “Tukang”

Sabtu, 10 April 2021 | 05:11 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Pakar pemasaran (marketing) Hermawan Kartajaya mendorong agar lulusan pendidikan vokasi baik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau pendidikan tinggi vokasi, tidak sekadar menjadi seorang “tukang”, yaitu hanya tahu hal-hal yang bersifat teknis semata. Hermawan mengatakan siswa atau mahasiswa pendidikan vokasi harus mampu meningkatkan kemampuan diri dengan belajar ilmu kewirausahaan.

“Kalau melamar pekerjaan, ‘tukang’, naik jadi supervisor, paling tinggi manager. Tapi kalau dikasih skill entrepreneurship akan berbeda,” kata Hermawan dalam webinar sosialisasi Tingkat Ketertarikan Masyarakat terhadap Pendidikan Vokasi yang digelar Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kemdikbud, Jumat (9/4/2021).

Menurut Hermawan, orang yang dibekali keterampilan kewirausahaan (entrepreunership) akan memiliki keberanian untuk mengambil risiko seperti mendekati pemodal untuk bekerja sama membuka bengkel atau workshop. “Lama-lama dia akan bisa memasarkan diri, misalnya bidang animasi, bisa saja Hollywood yang datang untuk memesan,” kata Hermawan.

Hermawan menegaskan kewirausahaan berbeda dengan mencetak seorang profesional. Kewirausahaan berbicara tentang keberanian mengambil risiko, melihat kesempatan, dan mampu bekerja sama dengan orang lain. “Kalau profesional biasanya hanya melihat ancaman. Misalnya, pandemi dilihat sebagai ancaman, tidak berani mengambil risiko dan tidak bisa bekerja sama dengan orang lain karena menganggap diri paling pintar,” katanya.

Hermawan mengaku sudah membuktikan sendiri bahwa dirinya bisa sukses dengan mempelajari ilmu kewirausahaan dan pemasaran. Meskipun tidak lulus sebagai sarjana teknik elektro, dia mengatakan tetap bisa memiliki gelar Doktor Honoris Causa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). “Bahkan saya bisa menulis dengan Philip Kotler (profesor pemasaran Amerika),” katanya.

Dia mencontohkan salah satu kampus pariwisata di Bali yaitu Elizabeth International ternyata tidak melatih mahasiswanya untuk mempelajari teknik pemasaran. “Mahasiswa cuma diajarkan jadi front office, kitchen. Marketing gimana? Bingung. Biasanya ambil lulusan marketing dari Fakultas Ekonomi. Padahal kalau lulusan perhotelan mendapat sertifikasi marketing, maka dia akan semakin kuat,” kata Hermawan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rumor Kudeta Tiongkok, Xi Jinping Disebut Jadi Tahanan Rumah

Rumor kudeta Tiongkok dan Xi Jinping sebagai tahanan rumah menjjadi salah satu topik trending teratas di Twitter

NEWS | 25 September 2022

Rumor Kudeta Presiden Tiongkok Xi Jinping Hebohkan Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan rumor kudeta Presiden Tiongkok, Xi Jinping di Beijing. Xi Jinping telah dimasukkan ke dalam tahanan rumah

NEWS | 25 September 2022

DPR: Shadow Team Nadiem Rendahkan SDM Kemendikbudristek

Shadow team yang diungkapkan Mendikbudristek Nadiem Makarim di forum PBB adalah merendahkan SDM Kemendikbudristek.

NEWS | 24 September 2022

Polisi Amankan Terduga Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP di Makassar

Polrestabes Makassar mengamankan empat terduga pelaku pengeroyokan siswi SMP berinisial LA (14). Keempat terduga merupakan rekan kelas korban.

NEWS | 24 September 2022

Masih Banyak Warga di Bantaran yang Buang Sampah ke Sungai

Salah satu penyebab masyarakat di Bekasi membuang sampah ke sungai karena masih rendahnya kesadaran mereka akan kebersihan.

NEWS | 24 September 2022

Puan Maharani Ungkap Tujuannya Bertemu Sejumlah Elite Parpol

Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDIP, Puan Maharani mengungkapkan tujuannya melakukan safari politik dan bertemu sejumlah elite parpol. 

NEWS | 24 September 2022

Career Day Mudahkan Masyarakat Cari Kerja di Tengah Pemulihan Ekonomi

Career Day tidak hanya memberikan kemudahan bagi alumni Universitas Bakrie yang hendak mencari kerja, tetapi juga untuk masyarakat umum.

NEWS | 24 September 2022

Kasus dan Kematian Covid-19 Jakarta sampai 24 September 2022

Infografik tentang data kasus dan jumlah kematian Covid-19 Jakarta sampai tanggal 24 September 2022.

NEWS | 24 September 2022

Kenang Prof Samekto Wibowo, Rektor UGM: Beliau Guru Saya

Rektor UGM Yogyakarta Prof dr Ova Emilia mengenang sosok Prof Samekto Wibowo yang meninggal dunia usai terseret ombak di Pantai Pulang Sawal, Gunungkidul.

NEWS | 24 September 2022

Guru Besar UGM yang Terseret Ombak Seorang Dokter Spesialis Neurologi

Guru besar UGM yang meninggal karena terseret ombak, Samekto Wibowo, merupakan dokter spesialis neurologi.

NEWS | 24 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Nations League: Bek MU Cetak 2 Gol, Portugal Gilas Cheska

Nations League: Bek MU Cetak 2 Gol, Portugal Gilas Cheska

BOLA | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings