Sebagian Orang Tua di DKI Tidak Izinkan Anak Sekolah Tatap Muka, Ini Pemicunya
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sebagian Orang Tua di DKI Tidak Izinkan Anak Sekolah Tatap Muka, Ini Pemicunya

Sabtu, 10 April 2021 | 10:21 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim mengatakan laporan bahwa hanya sedikit orang tua (ortu) yang mengizinkan anaknya mengikuti sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka (PTM) adalah hal wajar. Pasalnya, Provinsi DKI Jakarta masih memiliki angka positivity rate Covid-19 tinggi yaitu lebih dari 10%.

“Fakta tersebut bukan hal mencengangkan. Saya adalah guru di SMA swasta Jakarta Timur. Mayoritas, bahkan 90% orangtua tidak mengizinkan anaknya untuk masuk pembelajaran tatap muka,” kata Satriwan saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (9/4/2021).

Satriwan mengatakan sekolah tatap muka di DKI Jakarta masih berisiko tinggi sehingga pemerintah provinsi (pemprov) harus mampu menyiapkan sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan. Berdasarkan pemantauan P2G, masih banyak kepala sekolah di DKI Jakarta yang belum mengisi daftar periksa mengenai kesiapan pembelajaran tatap muka. “Ini menjadi tantangan bagi dinas pendidikan dan dinas kesehatan Pemprov DKI secara umum bahwa orang tua di Jakarta ini sebenarnya sebagian besar tidak mengizinkan anak-anaknya untuk pembelajaran tatap muka,” kata Satriwan.

Satriwan mengingatkan vaksinasi kepada guru/pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) di DKI Jakarta berjalan lambat khususnya kepada guru swasta. Hal ini turut ikut menjadi pertimbangan izin orang tua. “Ini menjadi tanda bahwa Pemprov DKI jangan terlalu ambisius untuk memperluas uji coba sekolah tatap muka. Kalau sekarang 85 sekolah, itu jumlah yang representatif,” kata Satriwan.

Menurut Satriwan, uji coba terbatas sekolah tatap muka di DKI Jakarta harus dievaluasi secara menyeluruh, mulai anak berangkat ke sekolah, proses pembelajaran, sampai anak pulang ke rumah. Semua unsur itu harus tergambar dalam evaluasi sebagai pertimbangan orang tua memberikan izin anaknya mengikuti sekolah tatap muka.

Di sisi lain, Satriwan meminta sekolah memberikan informasi utuh, jujur, dan komprehensif kepada orang tua terkait kesiapan sekolah, mulai prosedur operasional standar (SOP) sampai perkembangan vaksinasi guru/PTK. Dia menambahkan sekolah jangan hanya menyodorkan surat persetujuan berisi pilihan setuju/tidak setuju untuk mengizinkan siswa mengikuti sekolah tatap muka. “Semua data informasi mesti disampaikan pada orang tua siswa sehingga orangtua betul-betul memperoleh informasi yang utuh (well informed) dari sekolah dan memutuskan dengan penuh pertimbangan,” ujarnya.

Satriwan juga mendesak kepala sekolah dan yayasan agar segera mengalokasikan serta membelanjakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk memenuhi daftar periksa sarana prasarana pendukung protokol kesehatan.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan baru 20%-30% orangtua yang mengizinkan anaknya mengikuti sekolah tatap muka. Oleh karena itu, Riza mengatakan Pemprov DKI akan gencar melakukan sosialisasi kepada orang tua terkait sekolah tatap muka sehingga diharapkan orangtua tidak khawatir dan mau mengizinkan anak-anaknya sekolah tatap muka secara terbatas.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BNPB Pastikan Percepatan Relokasi Korban Bencana NTT

Setelah proses evakuasi dan pembersihan lokasi bencana selesai, tahap relokasi segera dijalankan atas persetujuan masyarakat.

NASIONAL | 10 April 2021

Ketertarikan Masyarakat pada Pendidikan Vokasi Harus Diperkuat Link and Match

Penguatan link and match antara lain kurikulum pengajar tamu, project based learning, dan pelatihan soft skills.

NASIONAL | 10 April 2021

Langkah DKI Tidak Libatkan SMA Negeri pada Uji Coba Sekolah Tatap Muka Dipertanyakan

Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan uji coba sekolah tatap muka di 85 sekolah pada 7-29 April 2021.

NASIONAL | 10 April 2021

Hermawan Kartajaya: Lulusan Pendidikan Vokasi Jangan Hanya Jadi “Tukang”

Orang yang dibekali keterampilan kewirausahaan (entrepreunership) akan memiliki keberanian untuk mengambil risiko.

NASIONAL | 10 April 2021

Allianz Indonesia Salurkan Bantuan ke Daerah Terdampak Bencana Alam di Indonesia

Sejalan dengan salah satu pilar CSR Lingkungan dan Penanggulangan Bencana, penting bagi Allianz untuk terus berperan aktif membantu sesama.

NASIONAL | 10 April 2021

Jalan Sunyi Cendekiawan Daniel Dhakidae

Orang baik acap berada di jalan sunyi, memperjuangkan kebenaran tanpa pujian, hadiah, dan popularitas.

NASIONAL | 10 April 2021

BNPB Masih Hitung Kerugian Akibat Bencana di NTT

BNPB belum mengetahui jumlah kerugian akibat banjir bandang dan longsor di Provinsi NTT karena masih dihitung.

NASIONAL | 9 April 2021

Masyarakat Diminta Patuhi Larangan Mudik

Masyarakat diharapkan dapat mematuhi larangan mudik lebaran yang kembali diberlakukan pada tahun ini.

NASIONAL | 9 April 2021

Kampus Bakal Dibuka, Ahmad Riza Ingatkan Mahasiswa Tidak Nongkrong

Ahmad Riza Patria mengingatkan para mahasiswa tidak menongkrong dan melakukan kerumunan jika kampus atau perguruan tinggi di Jakarta dibuka kembali.

NASIONAL | 9 April 2021

Bencana Alam NTT Jadi Fokus

Para diaspora Katolik Indonesia yang tergabung dalam Jaringan KKI (Komunitas/Keluarga Katolik Indonesia) merasakan kesedihan atas bencana banjir di NTT

NASIONAL | 9 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS