Komjak Monitor Laporan Dugaan Kasus Mafia Hukum
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Komjak Monitor Laporan Dugaan Kasus Mafia Hukum

Sabtu, 10 April 2021 | 19:37 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Kejaksaan (Komjak) hingga saat ini mengaku terus memonitor adanya dugaan mafia hukum yang menyeret salah satu petinggi kejaksaan. Langkah tersebut dilakukan setelah adanya laporan polisi yang dilakukan kuasa hukum korban.

“Sebagai langkah awal kita monitoring perkembangan dan informasi soal ini. Dari informasi yang kami himpun, yang bersangkutan sudah membantah soal berita dimaksud,” kata Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Barita Simanjuntak di Jakarta, Sabtu (10/4/2021).

Menurut Barita, untuk mengklarifikasi dugaan kasus mafia hukum tersebut, bisa saja Komjak meminta langsung kepada pihak-pihak terkait. Dengan demikian diharapkan laporan oknum kejaksaan tersebut tidak menjadi bola liar.

“Bila diperlukan bisa saja kita melakukan klarifikasi sehingga berita ini dapat diketahui secara terang benderang,” ucap Barita.

Sebelumnya, korban dugaan penipuan berinisial SK (52) melalui kuasa hukumnya dari LQ Indonesia Lawfirm, Jaka Maulana membuat Laporan Polisi dugaan penipuan sesuai Pasal 378 KUHP. Dalam laporan bernomor LP No 1671/III/ YAN 2.5 /2021 / SPKT PMJ, tertera nama Natalia Rusli dan Chaerul Amir selaku terlapor.

Advokat Jaka Maulana dalam keterangannya menjelaskan, laporan dilakukan berawal dari Christian Halim anak kandung SK yang ditahan di Polda Jatim karena masalah sengketa infrastruktur. SK bertemu dengan lawyer bernama Natalia Rusli dan dijanjikan untuk menangguhkan penahanan anaknya, melalui Chaerul Amir, pejabat Tinggi Kejagung yang saat itu menjabat sebagai Ses Jampidum dan saat ini menjabat Ses Jamdatun.

SK menyerahkan uang sejumlah Rp 500 juta dalam pecahan US$ 100 kepada Natalia Rusli. Sebab, Natalia Rusli meyakinkan bahwa pihak lawan Christeven Mergonoto yang adalah anak perusahaan Kapal Api (pelapor anaknya) sudah “mengondisikan” Kejaksaan Tinggi Jatim dan Pengadilan Negeri Surabaya. Selain itu, Natalia Rusli juga menyebut Chaerul Amir selaku Ses Jampidum mampu memberikan penangguhan penahanan.

“Karena rasa khawatir bahwa anak saya Christian Halim sudah 'di-setup' oleh pihak lawan, maka demi melepaskan anak saya, saya percaya kata-kata Natalia Rusli dan Chaerul Amir yang bilang akan membantu penanguhan anak saya melalui Kepala kejati Jatim, saya serahkan Rp 500 juta uang hasil jual mobil pribadi saya,” kata SK, dalam keterangan yang disampaikan Jaka.

Kemudian, diakui dalam beberapa hari SK dipertemukan Natalia Rusli dengan Chaerul Amir, sehingga semakin membuat percaya mampu menolong anaknya. Namun Natalia Rusli ternyata kembali meminta uang sejumlah Rp 1 miliar dalam pecahan US$ 100 untuk tuntutan jaksa. Kondisi itu pun membuatnya menjadi ragu.

“Anak saya belum keluar kenapa menawarkan pengurangan tuntutan? Sehingga SK menolak, memberikan Rp 1 miliar. Ternyata, penangguhan penahanan yang dijanjikan tidak kunjung turun dan sidang berlanjut hingga hari ini tetap Christian Halim ditahan,” imbuh Jaka.

Mengetahui menjadi korban penipuan, maka SK memberikan kuasa ke LQ Indonesia Lawfirm untuk mengadukan kejadian ini ke kepolisian.

“Informasi dari Natalia dan Sesjampidum bahwa pihak lawan sudah mengkondisikan jaksa di kejati Jatim dan disebutkan ketika perkara masih di kepolisian bahwa jaksa yang akan memegang kasus Christian Halim adalah Dhini yang menjabat Kasubsi Oharda, dan ternyata setelah dicek, benar kemudian dipegang Dhini,” kata Jaka.

Kemudian, Natalia Rusli sempat mempertemukan saksi korban dengan Dhini di Kejati Jatim. Selanjutnya sampaikan oleh Natalia Rusli bahwa Aspidum dan Kajati Jatim sudah “dikondisikan” oleh pihak Christeven Mergonoto. Saat itu Jaksa Dhini menyebutkan bahwa Hakim yang akan menangani perkara adalah Hakim Ginting di PN Surabaya. Natalia Rusli dan Sesjampidum menerangkan bahwa perkara Christian Halim sudah di setel dan disetup oleh oknum Kejati Jatim dan oknum PN Surabaya.

“Ternyata benar hakim yang menangani kasus Christian adalah hakim Ginting sesuai keterangan Dhini Kasubsi Oharda Kejati Jatim. Hebat sekali kekuatan oknum Kejati Jatim sehingga dapat mengatur siapa hakim yang akan menyidangkan dan mengatur putusan sidang nantinya,” ucap Jaka.

Advokat Leo Detri selaku wakil ketua LQ Indonesia Lawfirm mengaku sangat prihatin dengan keadaan hukum di Indonesia. Hukum bisa diatur dengan uang dan pejabat-pejabat tinggi aparat penegak hukum dapat diatur dengan uang.

“Bagaimana kejaksaan dapat mengatur siapa hakim menyidangkan dan hasil putusan sidang nantinya? Juga dimana apabila terbukti, Sesjampidum yang malah menjadi makelar kasus dengan bantuan oknum lawyer mengambil Rp 500 juta dari seorang ibu yang sedang kalut karena anaknya di dalam penjara,” kata Leo Detri.

Menurut Leo para terduga penipu mengunakan faktor psikologi kekalutan korban dengan menakut-nakuti, dan menunjukkan jabatan tingginya untuk meyakinkan korban agar menyerahkan sejumlah uang. Kondisi tersebut diyakininya sudah memenuhi mens rea Pasal 378 KUHP.

Jaka kembali menambahakan, SK mengimbau agar aparat pengawas seperti KPK, Jamwas dan Bawas MA serta Komisi Yudisial mau mengawasi jalannya kasus Christian Halim di PN Surabaya, Jawa Timur. Sebab, kasus itu sarat permainan oknum dan dugaan gratifikasi karena mustahil Oknum Jaksa Kejati Jatim dapat memilih hakim tanpa gratifikasi ke aparat Pengadilan Negeri Surabaya.

“Buktinya setelah kami membuat pengaduan, Hakim Ginting diganti oleh Hakim Made. Sudah ada indikasi awal permainan yang sarat dan patut diduga ada permainan dan dugaan gratifikasi ke oknum Kejati Jatim dan PN Surabaya,” kata Jaka.

Sementara itu, Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Chaerul Amir, ketika dikonfirmasi wartawan sempat membantah telah melakukan penipuan dengan modus penangguhan penahanan. Chaerul mengaku tidak tahu menahu ihwal pelaporan serta kasus yang menjeratnya.

“Saya sama sekali tidak tahu tentang kasus dia, apalagi terkait penangguhan. Saya akan cermati berita ini, apa motifnya, kok, saya ikut dilaporkan,” kata Chaerul.

Kendati demikian, Chaerul tidak menyanggah pernah bertemu dengan SK. Saat itu, anak SK, Christian Halim ditahan di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur karena masalah sengketa infrastruktur.

Chaerul mengatakan, SK menemuinya ketika dirinya masih menjabat sebagai Inspektur IV di pengawasan Kejaksaan Agung. SK melapor anaknya dikriminalisasi. Dirinya pun menyampaikan agar dibuat laporan pengaduan secara resmi ke kejaksaan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ahmad Sahroni Akan Kawal Kasus Mahasiswi Bunuh Diri

Ahmad Sahroni berkomitmen untuk mengawal kasus mahasiswi bunuh diri di Mojokerto, Jawa Timur.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Presiden Jokowi: Penanganan Erupsi Gunung Semeru Harus Cepat

Presiden Jokowi meminta Kepala BNPB Mayjen Suharyanto dan tim untuk segera berangkat ke daerah yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Bantuan Logistik Pengungsi Gunung Semeru Dikirim Malam Ini

Tim membawa bantuan untuk pengungsi erupsi Gunung Semeru melalui jalur darat. Bantuan yang dibawa berupa logistik dasar, seperti tenda dan makanan siap saji.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Tim ERT PPA Bantu Penanganan Bencana Gunung Semeru

ERT PT Putra Perkasa Abadi menuju Gunung Semeru guna membantu penanganan bencana di lokasi terdampak erupsi.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Polri Sosialisasikan Aturan Pengangkatan Eks Pegawai KPK

Polri segera menyosialisasikan aturan pengangkatan 57 eks pegawai KPK

NASIONAL | 4 Desember 2021

Erupsi Gunung Semeru, Bandara Terdekat Masih Beroperasi

Operasional penerbangan di Bandar Udara Abdulrachman Saleh di Malang dan Bandar Udara Internasional Juanda di Surabaya tetap beroperasi normal.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Ma'ruf Amin Minta Tata Kelola Zakat Ditingkatkan

Ma’ruf Amin meminta agar tata kelola zakat di Indonesia lebih ditingkatkan. Hal tersebut dinilai penting untuk mempercepat pengembangan ekonomi syariah.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Sandiaga: Doa Terbaik untuk Seluruh Warga di Kaki Semeru

Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno menyampaikan keprihatinannya menyusul terjadinya erupsi Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur

NASIONAL | 4 Desember 2021

Satgas Nemangkawi Tangkap 2 Buronan Penjual Amunisi

Satgas Nemangkawi dan Polres Nabire meringkus dua orang buronan berinisial AU dan DW, yang berperan menjual amunisi kepada KKB.

NASIONAL | 4 Desember 2021

Jembatan Malang-Lumajang Putus Diterjang Lahar Dingin Semeru

Jembatan Gladak Perak, penghubung jalan nasional antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, putus diterjang lahar dingin Gunung Semeru

NASIONAL | 4 Desember 2021


TAG POPULER

# Lili Pintauli Siregar


# Insentif PPN


# Kekayaan Nurul Ghufron


# Greysia/Apriyani


# Jokowi



TERKINI
Kemenkes: Sesuai Peta Jalan, Vaksin Sinovac Jadi Dosis Kedua

Kemenkes: Sesuai Peta Jalan, Vaksin Sinovac Jadi Dosis Kedua

KESEHATAN | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings