Jaksa Agung Diminta Turun Tangan Atasi Skandal Makelar Kasus Oknum Kejagung
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jaksa Agung Diminta Turun Tangan Atasi Skandal Makelar Kasus Oknum Kejagung

Sabtu, 10 April 2021 | 21:19 WIB
Oleh : Tim Beritasatu.com / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Jaksa Agung ST Burhanuddin diminta turun tangan mengatasi dugaan skandal makelar kasus oknum Kejaksaan Agung (Kejagung). Oknum dimaksud adalah mantan sekretaris Jampidum yang sekarang menjabat sekretaris Jamdatun, Chaerul Amir. Advokat dari LQ Indonesia Lawfirm, Jaka Maulana telah menyerahkan bukti rekaman Chaerul Amir mengintimidasi kliennya, SK.

“(Chaerul Amir) minta agar komunikasi mereka tidak diinformasikan ke kuasa hukum. Dalam rekaman terdengar jelas ibu SK ditelepon oleh Chaerul Amir dan diminta untuk datang ke kantornya. Oleh Chaerul Amir disebut pula bahwa Amir Yanto (Jamwas) dalam rekaman tersebut akan membantu permasalahan,” kata Jaka dalam keterangannya, belum lama ini.

“Pembicaraan ini jika benar menimbulkan polemik apakah sampai Jamwas terlibat? Tidak heran kasus melibatkan sesjamdatun tidak pernah diperiksa oleh Jamwas apabila benar perkataan sesjamdatun yang ada dalam rekaman,” ujar Jaka.

Diketahui bahwa sebelumnya Chaerul Amir bekerja di bagian pengawasan. Akhirnya, Jaka menuturkan, karena membawa-bawa nama Jamwas mau membantu kesulitan, korban SK mau bertemu dan membuat surat pencabutan laporan polisi kepada Chaerul Amir dengan alasan berdamai secara kekeluargaan. Lalu, SK meminta kuasa hukum untuk mencabut laporan polisi.

“Saya berpikir bahwa permasalahan saya akan mendapatkan solusi dan diselesaikan secara damai,” ujar korban SK sebagaimana disampaikan Jaka.

Nyatanya, menurut Jaka, setelah diserahkan bukti tanda terima pencabutan laporan polisi kepada Chaerul Amir, Natalia Rusli langsung membuat laporan polisi UU ITE di Polda Metro Jaya dengan Nomor LP 1885/IV/YAN 2.5/2021 SPKT PMJ pada 8 April 2021 pukul 20.30 WIB.

Sementara itu, advokat Alvin Lim berharap agar Presiden Jokowi dan jaksa agung tidak menutup mata dan dan membiarkan Chaerul Amir bermain kasus, bahkan menjebak korban.

“Setelah tahu mereka berdua dilaporkan, Chaerul Amir menekan dan membujuk agar korban (SK) mencabut laporan polisi dan menyelesaikan secara baik-baik dan berdamai. Karena kasihan dengan reputasi Chaerul Amir, korban yang adalah seorang ibu yang polos dan berbelas kasih bersedia mencabut laporan polisi dan menyelesaikan secara keluarga,” kata Alvin.

Namun, belakangan Natalia Rusli melaporkan SK ke Kepolisian dengan dasar UU ITE atas pemberitaan dugaan penipuan.

"Hemat saya, ini ada dugaan jebakan, di mana Chaerul Amir bertugas membujuk korban SK untuk mencabut laporan polisi di mana mereka berdua sebagai terlapor. Setelah laporan polisi dicabut, maka kedua terlapor lepas dari proses hukum. Lalu, giliran Natalia Rusli masuk dan melapor balik karena perdamaian hanya dengan Chaerul Amir, sehingga Natalia Rusli bebas melaporkan korban SK,” ujar Alvin.

Sebagai advokat, Alvin menegaskan pihaknya tidak membenci aparat penegak hukum (APH).

"Mereka (APH) adalah mitra kami, tetapi kami benci dengan oknum APH yang memanfaatkan posisinya untuk bermain dengan hukum. Jaksa agung sebagai pimpinan tertinggi Kejaksaan wajib bersih-bersih dan periksa secara internal dugaan oknum yang terlibat," katanya.

Sementara itu, Chaerul Amir ketika dikonfirmasi wartawan sempat membantah telah melakukan penipuan dengan modus penangguhan penahanan. Chaerul mengaku tidak tahu menahu ihwal pelaporan serta kasus yang menjeratnya.

“Saya sama sekali tidak tahu tentang kasus dia, apalagi terkait penangguhan. Saya akan cermati berita ini, apa motifnya, kok, saya ikut dilaporkan,” kata Chaerul.

Kendati demikian, Chaerul tidak menyanggah pernah bertemu dengan SK. Saat itu, anak SK, Christian Halim ditahan di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur karena masalah sengketa infrastruktur.

Chaerul mengatakan SK menemuinya ketika dirinya masih menjabat sebagai Inspektur IV di Pengawasan Kejagung. SK melapor anaknya dikriminalisasi. Chaerul pun menyampaikan agar dibuat laporan pengaduan secara resmi ke kejaksaan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wapres Apresiasi Kontribusi Matakin

Wapres berharap, Matakin selalu berpartisipasi dan berkontribusi positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

NASIONAL | 10 April 2021

Update Korban Bencana di NTT, 174 Meninggal dan 48 Hilang

Data terbaru jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tersebut sebanyak 174 orang.

NASIONAL | 10 April 2021

Gempa Malang, Tujuh Orang Meninggal Dunia

BPBD Kabupaten Malang menyatakan bahwa gempa yang terjadi di Kabupaten Malang menimbulkan tujuh korban jiwa.

NASIONAL | 10 April 2021

Dampak Gempa Malang, Lima Warga Lumajang Meninggal

BPBD Lumajang mencatat sebanyak lima orang meninggal dunia akibat gempa dengan magnitudo 6,7 yang kemudian diperbarui menjadi 6,1 di Malang.

NASIONAL | 10 April 2021

Pascagempa Malang, Pasokan BBM dan Distribusi Energi Jatim Dipastikan Aman

Tidak ada dampak insiden dari gempa terhadap operasional distribusi energi di Jawa Timur.

NASIONAL | 10 April 2021

Polda: 22.000 Senjata Api Dimiliki Warga Sipil di Jawa Tengah

Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Jawa Tengah mencatat sekitar 22.000 senjata api yang dimiliki warga sipil di provinsi tersebut.

NASIONAL | 10 April 2021

Aktivitas Murid di Luar Sekolah Jadi Tantangan Pembelajaran Tatap Muka

Para guru masih mencemaskan aktivitas para murid sekolah sebelum dan sesudah masa pembelajaran tatap muka atau saat berada di luar sekolah.

NASIONAL | 10 April 2021

Pemerintah Kabupaten Mempawah Bangun RSUD Senilai Rp 140 Miliar

RSUD dr Rubini dibangun di atas lahan 49,2 hektare di Jalan Daeng Menambon, Mempawah, dengan 200 tempat tidur rawat inap dan 151 tempat tidur rawat jalan.

NASIONAL | 10 April 2021

Menhub: KA Cepat Jakarta-Bandung Lompatan Teknologi Pembangunan Indonesia

Proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang menggunakan teknologi tinggi menjadi suatu lompatan yang baik bagi Indonesia.

NASIONAL | 10 April 2021

Komjak Monitor Laporan Dugaan Kasus Mafia Hukum

Komisi Kejaksaan (Komjak) hingga saat ini mengaku terus memonitor adanya dugaan mafia hukum.

NASIONAL | 10 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS