Banyak Bencana Alam, Spiritualis Nusantara Anjurkan Selamatan Bumi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Banyak Bencana Alam, Spiritualis Nusantara Anjurkan Selamatan Bumi

Senin, 12 April 2021 | 18:02 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Spiritualis nusantara Kidung Tirto Suryo Kusumo menyatakan bencana alam bukan sekadar fenomena alam biasa. Bencana alam adalah salah satu bahasa alam sebagai reaksi atas tingkah laku manusia di atas bumi ini.

Dia menjelaskan, bencana alam pada dasarnya adalah fenomena alam secara ekstrem atau yang berbeda dari pola normalnya. Contohnya banjir, gunung meletus, gempa bumi, kebakaran hutan, puting beliung, gelombang tinggi.

"Manusia menyebutnya bencana alam karena kejadian ekstrem itu kerap menimbulkan bencana bagi manusia, seperti rumah rusak, fasilitas rusak, orang-orang terluka bahkan sampai kehilangan nyawa," ujar spiritualis yang sering berkontemplasi di puncak-puncak gunung melalui keterangan, Senin (12/4/2021).

Dia mengatakan bahwa fenomena alam ekstrem itu merupakan reaksi alam terkait tingkah laku manusia. Beberapa fenomena sudah bisa dijelaskan hubungan sebab akibatnya.

Contoh, fenomena banjir karena ulah manusia menggunduli hutan. Atau fenomena rob air laut yang melanda pemukiman, karena manusia menggusur hutan mangrove di pinggir pantai.

"Contoh paling besar adalah fenomena perubahan iklim yang menjadi awal fenomena-fenomen ekstrem lain. Ini kan karena ulah manusia memanaskan bumi," katanya.

Beberapa fenomena alam ekstrem lain, kata Kidung, sejauh ini belum bisa dijelaskan alur sebab akibatnya terkait tingkah laku manusia. Contohnya gunung meletus dan gempa bumi.

Namun, dari catatan dan perenungannya, fenomena alam ekstrem itu tetap terkait dengan tingkah laku manusia. Pancaran energi keburukan dari tingkah laku manusia memancing reaksi alam yang berujung pada kejadian ekstrem hingga berujung pada bencana.

"Menangkap fenomena ini butuh ketajaman akal budi dan kejernihan mendengar petunjuk alam semesta," katanya.

Kidung Tirto menegaskan, tingkah laku manusia yang akan memicu reaksi ekstrem alam adalah perilaku-perilaku buruk manusia terutama yang menduduki jabatan alias politisi. Mengapa keburukan politisi lebih signifikan memancarkan energi negatif, dia menjelaskan, sebab para politisi memegang kekuasaan yang dampaknya akan menjangkau publik luas.

"Sama-sama mencuri, kalau yang mencuri para politisi tentu dampaknya lebih merusak negara. Kalau yang mencuri rakyat biasa, dampak kerusakannya lebih kecil," ujarnya.

Pada awal Maret lalu, Kidung Tirto mengingatkan bahwa dirinya sudah mengirimkan pesan terbuka ke kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Inti pesannya ada tiga yakni menjaga amanat rakyat, memberi edukasi baik, dan menebarkan persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kalau sampai rakyat menjerit karena ulah mereka (anggota DPR), jangan kaget kalau alam akan berteriak," kata Kidung Tirto kala itu, di sela-sela prosesi ritual dan kontemplasinya di Gunung Lawu, Jawa Tengah.

Dia mengingatkan, anggota DPR adalah wakil rakyat, yakni orang-orang yang diminta rakyat untuk mewakilinya. Dalam hal ini ada harapan dan amanat yang dititipkan.

Dalam konteks sistem demokrasi, sosok yang mendapat amanat dari rakyat akan mendapatkan delegasi kekuasaan dari rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Delegasi kekuasaan itu sepaket dengan beragam fasilitas yang diperolehnya sebagai anggota wakil rakyat.

"Seperti itu kontrak sosialnya, maka kalau amanat itu dikhianati, semesta tak akan mendukung. Jangan kaget kalau amanat itu akan copot dan alam memberi hukuman dengan caranya," ujar Kidung.

Selamatan Bumi
Terkait banyaknya bencana alam dewasa ini, Kidung Tirto merekomendasikan langkah-langkah yang perlu dilakukan terutama oleh pemerintah dan para politisi. Langkah-langkah itu terbagi dalam tiga langkah pokok.

Pertama, menyelamatkan rakyat yang terdampak bencana. Ini adalah langkah prioritas sebagai wujud peran negara sebagai institusi yang mengayomi rakyatnya.

"Negara harus hadir di tengah penderitaan rakyat," tegasnya.

Kedua, mengantisipasi dampak-dampak serius terhadap rakyat atas potensi bencana-bencana di masa mendatang. Perlu dilakukan pemetaan dan perencanaan pengelolaan daerah-daerah yang rawan bencana.

Ketiga, langkah yang lebih bersifat supranatural terkait dengan hubungan antar manusia dan alam seperti yang sudah dijelaskan tadi. Manusia-manusia terutama politisi harus refleksi dan memperbaiki kesalahan. Selain itu secara pribadi dan kelembagaan, perlu melakukan Selametan Bumi sebagai wujud penghormatan terhadap alam dan bukti perbaikan diri.

"Jangan tunggu alam marah lebih besar, ini tidak main-main," kata Kidung Tirto.

Dia menambahkan, momen puasa di kala pandemi kali ini juga harus diptimalkan untuk meningkatkan spiritualitas.

"Selamat menunaikan ibadah puasa bagi umat muslim. Jaga kesehatan, jangan lupa bahagia," ujar Kidung Tirto.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Puan Maharani Resmikan Nama Bandara Muhammad Taufiq Kiemas

Prubahan nama Bandara Pekon Serai ini berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 811 Tahun 2016.

NASIONAL | 10 April 2021

Jaksa Agung Diminta Turun Tangan Atasi Skandal Makelar Kasus Oknum Kejagung

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Jaksa Agung ST Burhanuddin diminta turun tangan mengatasi dugaan skandal makelar kasus oknum Kejaksaan Agung (Kejagung).

NASIONAL | 10 April 2021

Wapres Apresiasi Kontribusi Matakin

Wapres berharap, Matakin selalu berpartisipasi dan berkontribusi positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

NASIONAL | 10 April 2021

Update Korban Bencana di NTT, 174 Meninggal dan 48 Hilang

Data terbaru jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tersebut sebanyak 174 orang.

NASIONAL | 10 April 2021

Gempa Malang, Tujuh Orang Meninggal Dunia

BPBD Kabupaten Malang menyatakan bahwa gempa yang terjadi di Kabupaten Malang menimbulkan tujuh korban jiwa.

NASIONAL | 10 April 2021

Dampak Gempa Malang, Lima Warga Lumajang Meninggal

BPBD Lumajang mencatat sebanyak lima orang meninggal dunia akibat gempa dengan magnitudo 6,7 yang kemudian diperbarui menjadi 6,1 di Malang.

NASIONAL | 10 April 2021

Pascagempa Malang, Pasokan BBM dan Distribusi Energi Jatim Dipastikan Aman

Tidak ada dampak insiden dari gempa terhadap operasional distribusi energi di Jawa Timur.

NASIONAL | 10 April 2021

Polda: 22.000 Senjata Api Dimiliki Warga Sipil di Jawa Tengah

Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Jawa Tengah mencatat sekitar 22.000 senjata api yang dimiliki warga sipil di provinsi tersebut.

NASIONAL | 10 April 2021

Aktivitas Murid di Luar Sekolah Jadi Tantangan Pembelajaran Tatap Muka

Para guru masih mencemaskan aktivitas para murid sekolah sebelum dan sesudah masa pembelajaran tatap muka atau saat berada di luar sekolah.

NASIONAL | 10 April 2021

Pemerintah Kabupaten Mempawah Bangun RSUD Senilai Rp 140 Miliar

RSUD dr Rubini dibangun di atas lahan 49,2 hektare di Jalan Daeng Menambon, Mempawah, dengan 200 tempat tidur rawat inap dan 151 tempat tidur rawat jalan.

NASIONAL | 10 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS