Update Gempa Jatim: 8 Orang Meninggal Dunia, 3 Luka Berat, dan 36 Luka Ringan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 473 (4)   |   COMPOSITE 5928 (47)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1400 (9)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 165 (0)   |   IDX30 468 (4)   |   IDX80 126 (1)   |   IDXBASIC 1227 (14)   |   IDXBUMN20 356 (2)   |   IDXCYCLIC 731 (3)   |   IDXENERGY 739 (8)   |   IDXESGL 128 (1)   |   IDXFINANCE 1321 (7)   |   IDXG30 132 (2)   |   IDXHEALTH 1286 (3)   |   IDXHIDIV20 414 (2)   |   IDXINDUST 951 (5)   |   IDXINFRA 866 (3)   |   IDXMESBUMN 101 (0)   |   IDXNONCYC 729 (12)   |   IDXPROPERT 870 (4)   |   IDXQ30 134 (0)   |   IDXSMC-COM 279 (2)   |   IDXSMC-LIQ 330 (4)   |   IDXTECHNO 3335 (-5)   |   IDXTRANS 1037 (14)   |   IDXV30 125 (1)   |   INFOBANK15 950 (3)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 403 (3)   |   ISSI 174 (1)   |   JII 570 (7)   |   JII70 202 (2)   |   KOMPAS100 1121 (10)   |   LQ45 880 (8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1578 (13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 299 (2)   |   PEFINDO25 291 (6)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 291 (3)   |   SRI-KEHATI 338 (2)   |   TRADE 872 (0)   |  

Update Gempa Jatim: 8 Orang Meninggal Dunia, 3 Luka Berat, dan 36 Luka Ringan

Minggu, 11 April 2021 | 10:19 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati menjelaskan perkembangan data terbaru gempa bumi di Jawa Timur (Jatim) pada Minggu (11/4/2021), pukul 08.00 WIB. BNPB mencatat korban meninggal dunia 8 orang, luka berat 3 orang, dan luka ringan 36 orang.

“BPBD Kabupaten Lumajang mengidentifikasi korban meninggal dunia di wilayahnya 5 orang, sedangkan Kabupaten Malang 3 orang,” kata Raditya dalam siaran pers diterima Beritasatu.com, Minggu (11/4/2021).

Sementara itu, dampak kerusakan di sektor permukiman tercatat di 15 kabupaten dan kota di wilayah Jawa Timur. Total rumah rusak dengan kategori berbeda berjumlah 1.189 unit, dengan rincian rusak berat (RB) 85 unit, rusak sedang (RS) 250 dan rusak ringan (RR) 854. Sedangkan untuk kerusakan juga dialami fasilitas umum (fasum) dengan total kerusakan sejumlah 150 unit.

Raditya menyebutkan, dilihat dari peta guncangan dengan skala MMI, Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar mengalami intensitas guncangan pada IV MMI. Selanjutnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang melaporkan rumah RR 525 unit, RS 114, RB 57, sedangkan kerusakan pada fasilitas pendidikan 14 unit, fasilitas kesehatan 8, tempat ibadah 26 dan jembatan 6 titik. Sedangkan, BPBD Kabupaten Blitar melaporkan kerusakan rumah RR 217 unit, RS 85 dan RB 10, sedangkan kerusakan fasum kantor 9 dan balai desa 3.

Sejumlah kerusakan lain dilaporkan oleh beberapa BPBD di Provinsi Jawa Timur, seperti wilayah Kabupaten Lumajang, Pasuruan, Trenggalek, Probolinggo, Ponorogo, Jember, Tulungagung, Nganjuk, Pacitan, sedangkan wilayah kota yaitu Blitar, Kediri, Malang dan Batu.

“Pascagempa M6,1, BNPB mendapat laporan dari BPBD mengenai gempa susulan. Sebanyak 8 gempa susulan dengan magnitudo berbeda,” katanya.

Raditya juga mengatakan, BNPB terus memonitor dan melakukan koordinasi dengan BPBD di wilayah terdampak.

“Kepala BNPB Doni Monardo akan bertolak menuju Malang pada Minggu (11/4/2021) pagi, untuk melihat dampak kerusakan dan berkoordinasi dengan kepala daerah di wilayah terdampak,” ujar Raditya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BMKG Sebut Aktivitas Subduksi Picu Gempa Susulan di Malang pada Minggu Pagi

Gempa bumi itu merupakan rangkaian gempa susulan dari gempa utama berkekuatan M 6,1 yang terjadi di area yang sama pada Sabtu (10/4/2021), pukul 14.00 WIB.

NASIONAL | 11 April 2021

Dampak Gempa Susulan Malang Dirasakan di Jawa Timur Hingga Yogyakarta

Gempa susulan dengan magnitudo 5,3 yang terjadi pada Minggu pagi episenternya di laut kedalaman 102 kilometer atau 71 km selatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

NASIONAL | 11 April 2021

Melawan Terorisme di Kalangan Milenial Perlu Perhatian Bersama

Ini menunjukkan bahwa MUI serius dalam melakukan kontranarasi sekaligus deradikalisasi kepada anak muda yang terpapar ajaran radikalisme.

NASIONAL | 11 April 2021

Potensi Hujan Lebat Terjadi di Jawa dan Kalimantan

BMKG juga memperkirakan Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Maluku juga akan mengalami hujan lebat dan disertai kilat atau petir dan angin kencang.

NASIONAL | 11 April 2021

Pascagempa Malang, Gubernur Jatim Minta Rehabilitasi Masjid Jadi Prioritas

Khofifah mengatakan, di awal Ramadan 1442 Hijriah, masyarakat Muslim di Jatim sangat membutuhkan masjid untuk beribadah.

NASIONAL | 11 April 2021

Gempa Magnitudo 5,5 Kembali Guncang Malang pada Minggu Pagi

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan gempa tersebut memiliki spektrum guncangan yang luas.

NASIONAL | 11 April 2021

Wanita Cantik Diduga Bandar Sabu-sabu Kelas Kakap di Mataram Dibekuk Polisi

RA yang merupakan ibu dua anak itu mengaku mendapatkan sabu-sabu dari seorang bandar sabu-sabu lainnya berinisial RD yang kini masih diburu petugas.

NASIONAL | 11 April 2021

Besok, Warga Jawa Timur Diminta Waspadai Potensi Longsor dan Banjir Bandang

Hujan tersebut dikhawatirkan dapat memicu longsor pada lereng-lereng rawan dan rapuh akibat gempa bumi siang tadi.

NASIONAL | 10 April 2021

Ditjen Hubdat Hadirkan Kendaraan Uji Keliling di Sulawesi Utara

Kendaraan ini bertujuan untuk mempermudah uji berkala khususnya di daerah yang belum memiliki Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB).

NASIONAL | 10 April 2021

Fasilitas Lengkap, Terminal Tipe A Tangkoko Bitung Serasa Bandara

Melalui BPTD Wilayah XXII Provinsi Sulawesi Utara, Ditjen Hubdat melakukan sejumlah pembenahan di Terminal Tipe A Tangkoko Bitung.

NASIONAL | 10 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS