Theo Hesegem: Penembakan Dua Guru di Papua Keji dan Tidak Manusiawi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Theo Hesegem: Penembakan Dua Guru di Papua Keji dan Tidak Manusiawi

Senin, 12 April 2021 | 07:48 WIB
Oleh : JEM

Jayapura, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (Pembela HAM Sedunia) Theo Hesegem mengutuk keras aksi penembakan terhadap dua guru di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. Theo Hasegem menyatakan penembakan itu sebagai tindakan yang sangat keji dan tidak manusiawi.

"Harus segera dibentuk tim gabungan melibatkan berbagai pihak melakukan investigasi terkait kasus penembakan dua tenaga guru itu. Saya sebagai pembela HAM sangat menyesal tindakan brutal yang diduga dilakukan KKB/TPNPB mengorbankan kedua nyawa guru, yang sama sekali tidak tahu masalah apa-apa? Apa untungnya menembak warga masyarakat sipil yang notabenennya tidak tahu masalah," ungkap Theo Hesegem di Jayapura, Minggu (11/4/2021) malam.

Theo mengatakan, guru sebagai warga negara mereka juga punya hak hidup yang sama, sebagai warga negara mereka juga punya hak hidup di seluruh Indonesia termasuk Tanah Papua.

"Mereka datang untuk membangun sumber daya manusia di Tanah Papua, kenapa mereka ditembak? Adanya guru maka kita bisa menjadi pintar dan menjadi orang-orang hebat di tanah ini untuk membangun Papua," katanya.

Seharusnya guru diberikan kebebasan, menurut Theo, sehingga bebas menjalani tugas dan tanggung jawab mereka sebagai guru, mereka harus bebas, dihargai dan dihormati oleh semua orang termasuk KKB/TPNPB (Kelompok Kriminal Bersenjata/Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat).

"Perlu ketahui bahwa tanpa guru pendidikan di Papua tidak bisa maju, oleh karena itu semua orang punya kewajiban untuk menjaga dan melindungi guru sekalipun mereka adalah masyarakat non Papua," harapnya.

Theo mengatakan semua murid akan menjadi bodoh karena tidak belajar dengan baik. "Seharusnya guru-guru tidak perlu ditembak dan menurut saya, tindakan ini tidak manusiawi," tegasnya.

Ia juga menilai jika benar penembakan ini dilakukan oleh KKB/TPNPB, maka aksi ini sangat mencederai perjuangan mereka yang selama ini berjuang untuk Papua merdeka di mata internasional.

Theo meminta tenaga guru harus dan wajib dilindungi oleh semua orang, mereka (guru) tidak bisa diperlakukan seperti itu, karena guru-guru merupakan tenaga pendidik yang bertujuan mencerdaskan anak-anak Papua, yang nantinya membangun Puncak dan Papua pada umumnya.

Kedua guru yang ditembak adalah Oktovianus Rayo dan Yonatan Renden, terjadi pada Kamis, 8 April 2021 dan Jumat, 9 April 2021 menyebabkan keduanya tewas di tempat tugas.

Theo meminta para pelaku penembakan terhadap tenaga guru ini harus ditangkap dan diproses sesuai hukum, karena tindakan yang dilakukan adalah tindakan melanggar hukum.

Theo berharap, pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo harus membuka diri dan mencari format-format baru, untuk menyelesaikan pertumpahan darah yang terjadi di Tanah Papua sehingga penembakan-penembakan yang terjadi selama ini dapat diakhiri.

Pemerintah, menurut Theo, harus membuka mata dan telinga, jangan menjadi bisu, dan tuli terhadap peristiwa-peristiwa di Tanah Papua, silahkan buka ruang dialog yang bermartabat dan berwibawa.

"Menurut saya atas tindakan pembunuhan terhadap ke dua guru di Beoga, perlu ada tim investigasi, yang dikendalikan oleh Pemerintah Provinsi sehingga hasil investigasi yang dimaksud, hasilnya di bawa ke Jakarta agar supaya bisa ada upaya-upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah pusat," imbuhnya.

Tim yang dimaksud menurut Theo dibentuk secara independen dan profesional, sehingga melibatkan pihak Gereja, LSM, Komnas HAM termasuk pemerhati HAM sehingga kerja juga dapat terukur dan profesional.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PLN Peduli Salurkan Bantuan Rp 620 Juta untuk Korban Siklon Seroja

PLN Peduli dan Yayasan Baitul Maal (YBM) menyalurkan bantuan lebih dari Rp 620 juta dalam bentuk sembako, dapur umum, obat-obatan, selimut dan lain-lain.

NASIONAL | 11 April 2021

Imparsial Dukung Upaya Pemerintah Cegah Terorisme

Imparsial mengapresiasi hadirnya Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAN-PE).

NASIONAL | 12 April 2021

Hari Ini, Waspadai Cuaca Ekstrem di 24 Wilayah Indonesia

Perlu diwaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

NASIONAL | 12 April 2021

Kadin Dukung Lombok Jadi Pusat Budi Daya Lobster

Sepanjang 2020, produksi lobster di Lombok Timur mencapai 82.568 kg dengan jumlah pembudi daya mencapai 1.809 orang yang terbagi dalam 147 kelompok.

NASIONAL | 12 April 2021

Sinergi Esri Indonesia dan Dittopad Hadapi Disrupsi Digital Pertahanan Nasional

Modernisasi teknologi pemetaan dan geospasial oleh Dittopad untuk meningkatkan peran dalam mendukung kebutuhan geospasial intelijen TNI AD.

NASIONAL | 12 April 2021

BNPB Berikan Dana Stimulan untuk Rumah Warga Terdampak Gempa Malang

BNPB memberikan dana stimulan bagi warga yang rumahnya rusak dengan kategori rusak ringan Rp 10 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak berat Rp 50 juta.

NASIONAL | 11 April 2021

Wagub NTT: Korban Bencana Telah Terima Bantuan

Bantuan yang diberikan kepada korban bencana di NTT disalurkan melalui jalur darat, laut, dan udara.

NASIONAL | 11 April 2021

Kunjungi Gereja Katedral Makassar, Ketua PBNU: Jangan Takut, Tetap Perkuat Toleransi

Kedatangan PBNU ke Gereja Katedral Makassar ini bertujuan memberikan dukungan moral untuk jemaat umat tidak down dan terus bersemangat.

NASIONAL | 11 April 2021

Update Banjir Bandang NTT, 177 Meninggal 45 Hilang

Tercatat korban meninggal 177 orang dan korban hilang 45 orang akibat bencana banjir bandang di NTT hingga (11/4/2021).

NASIONAL | 11 April 2021

KKP-BC Gagalkan Penyelundupan 22.000 Benih Lobster ke Singapura

Penyelundupan sebanyak 22.230 benih bening lobster (BBL) dari Kepulauan Riau ke Singapura berhasil digagalkan Bea Cukai dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

NASIONAL | 11 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS