Hakikat Puasa
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hakikat Puasa

Senin, 12 April 2021 | 08:33 WIB
Oleh : AB

Oleh: M Subhi-Ibrahim*

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (QS. al-Baqarah [2]:183)

Ayat di atas mengandung makna metafisis, yakni perintah Yang Mutlak (Allah) pada yang relatif (manusia). Yang Mutlak memerintahkan manusia-beriman. Iman yang diperintah! Iman adalah wilayah dalam, dimensi batin manusia. Dengan demikian, perintah tersebut merupakan seruan untuk menjalin relasi batin. Karena itu, puasa (shaum), isi perintah itu, adalah bentuk relasi batin antara Allah sendiri dengan pribadi seseorang. Oleh sebab itu, puasa bersifat batiniah dan sangat personal.

“Puasa adalah untukKu. Aku sendiri yang akan membalas-Nya,” demikian firman Allah dalam hadis qudsi. Konsekuensinya, hakikat puasa bukan sekadar menjaga fisik dari MMS (makan, minum, dan seks), tetapi mengontrol batin. Upaya mengontrol batin ini diistilah oleh Nabi SAW sebagai jihad terbesar, yakni jihad al-nafs.

Menyadari Kehadiran-Nya
Karena puasa bersifat sangat pribadi, betul-betul rahasia, maka yang dibutuhkan seseorang dalam menjalankan ibadah batin ini adalah kesadaran akan kehadiran Allah, sebab tak ada, selain Allah, yang mengetahui, yang menyupervisi, dan mengevaluasi puasa kita. Sebetulnya, Allah adalah Maha Hadir. Namun, kehadiran-Nya kerap kali tak disadari, bahkan dalam salat sekalipun.

Kita tak menyadari kehadiran Allah karena kesadaran kita super sibuk mengikuti kompetisi hidup keseharian yang makin hari makin ketat dan kejam. Keseharian meneror jiwa kesadaran tanpa jeda; batin terimpit tumpukan ingatan akan benda-benda, dan manusia pun tergelincir dalam jurang hubb al-dunya, cinta dunia.

Pada hakikatnya, segalanya adalah berasal dari-Nya; tajalli/manifestasi-Nya. Oleh sebab itu, pada hakikatnya, dari titik pandang Tuhan, segala sesuatu bersifat ilahiah. Dengan kata lain, ada relasi eksistensial di mana segala sesuatu bergantung, terhubung, berelasi dengan Allah.

Dari titik pandang manusia, banyak ragam penghayatan pada segala sesuatu. Apabila kita menghayati segala sesuatu dalam relasinya dengan Yang Ilahi, maka ia bersifat ilahiah, suci, sakral. Namun, apabila kita menghayati segala sesuatu terputus dari asalnya, tanpa relasi vertikal, maka ia bersifat profan, duniawi. Nah, jika seperti ini, benda-benda, atau apa pun di sekeliling kita menjelma menjadi penghalang, hijab di jalan rohani.

Lalu bagaimana idealnya berhubungan dengan segala di sekeliling kita? Yang harus dilakukan bukan meninggalkan segela pernak-pernik kehidupan, tetapi menspiritualisasikannya, merohanikannya. Dunia boleh ditaruh di tangan, tetapi jangan letakkan dalam hati, karena hati adalah arsy Ilahi, singgasana Ketuhanan.

Sesuatu akan disadari, diingat terus-menerus apabila sesuatu itu sangat dicintainya. Apabila kita cinta betul pada benda-benda, maka yang teringat, terkenang, yang disadari terus-menerus adalah benda-benda itu. Begitu pula, dengan kesadaran pada Yang Ilahi. Seseorang akan menyadari kehadiran-Nya terus-menerus apabila ia bersungguh-sungguh mencintai Allah! Ciri orang beriman adalah kecintaan yang sangat kuat pada Allah.

“...Adapun orang beriman, cinta mereka pada Allah sangat kuat...” (QS. al-Baqarah [2]: 165)

Cinta muncul karena kenal. Pada awalnya, cinta (mahabah) pada Allah muncul karena pengenalan (makrifah) pada Allah. Pada akhirnya, semakin cinta pada Allah, semakin mengenal Allah. Dalam sufisme, inilah dua jalan menuju kebenaran, al-haq, yakni pengetahuan (makrifah), dan cinta (mahabah).

Sebagai ilustrasi bagaimana orang yang kenal Allah: apabila ban mobil kita bocor, kita langsung mencari tukang tambal ban. Kita mengenal masalah (ban bocor), dan mengenal solusinya (tukang tambal ban). Begitu pula, tanda orang kenal Allah. Tiap ada masalah, dia akan ingat Sang Maha Solusi. Tak ada masalah manusia yang tak bisa dipecahkan oleh Allah. Masalahnya, manusia selalu terburu-buru, ingin instan. Doa hari ini, ingin hari ini terkabul, seperti lampu ajaib Aladin. Itu penyakitnya. Mari kita kenali Allah secara sungguh-sungguh!

Menjadi Orang Bertakwa
Puasa adalah madrasah rohaniah, sekolah spiritual, yang berisi riadat, olah batin untuk menghadirkan diri di hadapan-Nya atau menghadirkan Allah dalam diri. Metodenya, adalah dengan mereduksi sampai titik nol sifat-sifat manusiawi (nasut), dan memantulkan sifat-sifat ilahi (lahut).

Melucuti aksesori nasut menjadi “bukan siapa siapa” (fana) dan saat itulah sifat-sifat ilahiah akan menghiasai diri. Inilah makna bahwa, Sang Pencipta, Sang Penguasa alam semesta bertakhta di kerajaan hati. Dia akan bersemayam pada arsy diri (hati, heart) apabila kkita tak menjadikan yang lain sebagai penguasa diri, raja hati kita.

Apabila Allah telah bertakhta dalam hati kita, maka pusat diri kita, orientasi hidup kita adalah Allah. Orang bertakwa laksana planet-planet yang mengitari mentari. Dalam tata surya rohani, sepanjang seseorang mengikuti orbit mengelilingi orientasi hidupnya, ia pasti mendapat terpaan cahaya-Nya sehingga ia selalu hangat dalam kasih sayang-Nya, terjaga, mampu melaksanakan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya. Itulah orang yang bertakwa, tujuan dari puasa.

Wallahualam bissawab.

*Ketua Program Studi Islam Madani Universitasa Paramadina Jakarta




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Helikopter di Bandara Ilaga Dibakar Kelompok Bersenjata

Saat ini kondisi keamanan di Ilaga relatif aman dan terkendali namun tentara dan polisi yang bertugas di wilayah itu diinstruksikan senantiasa bersiaga.

NASIONAL | 12 April 2021

Theo Hesegem: Penembakan Dua Guru di Papua Keji dan Tidak Manusiawi

Kedatangan guru di sekolah Beoga untuk mengajar anak serta membangun sumber daya manusia dan pendidikan di Tanah Papua lebih khusus Kabupaten Puncak.

NASIONAL | 12 April 2021

PLN Peduli Salurkan Bantuan Rp 620 Juta untuk Korban Siklon Seroja

PLN Peduli dan Yayasan Baitul Maal (YBM) menyalurkan bantuan lebih dari Rp 620 juta dalam bentuk sembako, dapur umum, obat-obatan, selimut dan lain-lain.

NASIONAL | 11 April 2021

Imparsial Dukung Upaya Pemerintah Cegah Terorisme

Imparsial mengapresiasi hadirnya Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAN-PE).

NASIONAL | 12 April 2021

Hari Ini, Waspadai Cuaca Ekstrem di 24 Wilayah Indonesia

Perlu diwaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

NASIONAL | 12 April 2021

Kadin Dukung Lombok Jadi Pusat Budi Daya Lobster

Sepanjang 2020, produksi lobster di Lombok Timur mencapai 82.568 kg dengan jumlah pembudi daya mencapai 1.809 orang yang terbagi dalam 147 kelompok.

NASIONAL | 12 April 2021

Sinergi Esri Indonesia dan Dittopad Hadapi Disrupsi Digital Pertahanan Nasional

Modernisasi teknologi pemetaan dan geospasial oleh Dittopad untuk meningkatkan peran dalam mendukung kebutuhan geospasial intelijen TNI AD.

NASIONAL | 12 April 2021

BNPB Berikan Dana Stimulan untuk Rumah Warga Terdampak Gempa Malang

BNPB memberikan dana stimulan bagi warga yang rumahnya rusak dengan kategori rusak ringan Rp 10 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak berat Rp 50 juta.

NASIONAL | 11 April 2021

Wagub NTT: Korban Bencana Telah Terima Bantuan

Bantuan yang diberikan kepada korban bencana di NTT disalurkan melalui jalur darat, laut, dan udara.

NASIONAL | 11 April 2021

Kunjungi Gereja Katedral Makassar, Ketua PBNU: Jangan Takut, Tetap Perkuat Toleransi

Kedatangan PBNU ke Gereja Katedral Makassar ini bertujuan memberikan dukungan moral untuk jemaat umat tidak down dan terus bersemangat.

NASIONAL | 11 April 2021


TAG POPULER

# Covid-19 di Bekasi


# Markis Kido


# Covid-19


# Lionel Messi


# Pungli



TERKINI

IPO di Nasdaq, Anak Usaha IPTV Ajukan Registrasi ke Otoritas Bursa AS

EKONOMI | 3 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS