Logo BeritaSatu

Ini Respons Wamenag terkait Polemik Kegiatan Pengajian di Pelni

Senin, 12 April 2021 | 13:16 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi merespons polemik daftar penceramah kegiatan pengajian Ramadan 1442 H yang menjadi keputusan Pelni.

Zainut mengatakan, pemerintah tidak pernah melarang ustaz, mubaligh atau tokoh agama dalam melaksanakan tugas dakwah.

“Jadi keliru jika ada anggapan pemerintah ikut intervensi apalagi sampai melarang ustaz atau mubaligh yang melaksanakan tugas dakwah,” kata Zainut dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Senin (12/4/2021).

Zainut menegaskan, pemerintah hanya mengimbau kepada para ustaz, mubaligh, dan tokoh agama dalam menyampaikan materi dakwah agar menjaga nilai-nilai kerukunan, persaudaraan dan toleransi. Pasalnya, di dalam negara yang majemuk dibutuhkan kearifan dalam memaknai perbedaan.

“Kita mafhum bahwa bangsa ini sangatlah majemuk, terdiri dari berbagai suku, ras, etnis, dan agama. Lebih khusus lagi kemajemukan tersebut juga terjadi pada umat Islam yang tergabung dalam berbagai ormas dan kelembagaan Islam. Masing-masing mempunyai karakteristik yang berbeda, baik dari sisi agenda dan pola gerakannya, serta pemahaman keagamaannya,” terang Zainut.

Mantan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mengatakan, penting bagi pimpinan ormas Islam memiliki kesadaran untuk menjaga hubungan persaudaraan sesama umat Muslim atau ukhuwah Islamiyyah dan antar komponen anak bangsa atau ukhuwah wathaniyah.

Ia juga mengingatkan, perbedaan yang terjadi antarumat Islam jangan sampai menimbulkan perpecahan, apalagi jika perbedaan tersebut hanya pada wilayah ikhtilaf, furu'iyat atau cabang agama bukan pada pokok ajaran agama.

“Jujur diakui masih banyak ditemukan ustaz dan mubaligh yang seringkali membesar-besarkan masalah khilafiyah, sehingga menimbulkan gesekan di masyarakat. Bahkan sampai pada tindakan penolakan masyarakat terhadap ustaz atau mubaligh yang bersangkutan,” kata Zainut.

Ia menambahkan, penolakan atau pelarangan itu terjadi bukan dilakukan oleh pemerintah tetapi penolakan itu dari masyarakat sendiri, akibat dari ulah mubaligh atau ustaz itu sendiri yang terlalu mengeksploitasi khilafiyah, merasa dirinya paling benar dan yang lain dianggap salah atau bid'ah.

Oleh karena itu, Kementerian Agama (Kemag), kata Zainut, dalam memanfaatkan momentum bulan Ramadan 1442 H/2021 M, mengajak para tokoh agama, pimpinan ormas Islam, khususnya MUI, agar bisa menjembatani perbedaan, merumuskan etika ukhuwah dan etika dakwah, sehingga dapat dijadikan pedoman oleh seluruh umat Islam dalam menyampaikan dakwah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rumor Kudeta Tiongkok, Xi Jinping Disebut Jadi Tahanan Rumah

Rumor kudeta Tiongkok dan Xi Jinping sebagai tahanan rumah menjjadi salah satu topik trending teratas di Twitter

NEWS | 25 September 2022

Rumor Kudeta Presiden Tiongkok Xi Jinping Hebohkan Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan rumor kudeta Presiden Tiongkok, Xi Jinping di Beijing. Xi Jinping telah dimasukkan ke dalam tahanan rumah

NEWS | 25 September 2022

DPR: Shadow Team Nadiem Rendahkan SDM Kemendikbudristek

Shadow team yang diungkapkan Mendikbudristek Nadiem Makarim di forum PBB adalah merendahkan SDM Kemendikbudristek.

NEWS | 24 September 2022

Polisi Amankan Terduga Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP di Makassar

Polrestabes Makassar mengamankan empat terduga pelaku pengeroyokan siswi SMP berinisial LA (14). Keempat terduga merupakan rekan kelas korban.

NEWS | 24 September 2022

Masih Banyak Warga di Bantaran yang Buang Sampah ke Sungai

Salah satu penyebab masyarakat di Bekasi membuang sampah ke sungai karena masih rendahnya kesadaran mereka akan kebersihan.

NEWS | 24 September 2022

Puan Maharani Ungkap Tujuannya Bertemu Sejumlah Elite Parpol

Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDIP, Puan Maharani mengungkapkan tujuannya melakukan safari politik dan bertemu sejumlah elite parpol. 

NEWS | 24 September 2022

Career Day Mudahkan Masyarakat Cari Kerja di Tengah Pemulihan Ekonomi

Career Day tidak hanya memberikan kemudahan bagi alumni Universitas Bakrie yang hendak mencari kerja, tetapi juga untuk masyarakat umum.

NEWS | 24 September 2022

Kasus dan Kematian Covid-19 Jakarta sampai 24 September 2022

Infografik tentang data kasus dan jumlah kematian Covid-19 Jakarta sampai tanggal 24 September 2022.

NEWS | 24 September 2022

Kenang Prof Samekto Wibowo, Rektor UGM: Beliau Guru Saya

Rektor UGM Yogyakarta Prof dr Ova Emilia mengenang sosok Prof Samekto Wibowo yang meninggal dunia usai terseret ombak di Pantai Pulang Sawal, Gunungkidul.

NEWS | 24 September 2022

Guru Besar UGM yang Terseret Ombak Seorang Dokter Spesialis Neurologi

Guru besar UGM yang meninggal karena terseret ombak, Samekto Wibowo, merupakan dokter spesialis neurologi.

NEWS | 24 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Rumor Kudeta Tiongkok, Xi Jinping Disebut Jadi Tahanan Rumah

Rumor Kudeta Tiongkok, Xi Jinping Disebut Jadi Tahanan Rumah

NEWS | 17 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings