Ini Alasan Pemerintah Tidak Libatkan KPK dalam Satgas BLBI
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Alasan Pemerintah Tidak Libatkan KPK dalam Satgas BLBI

Senin, 12 April 2021 | 14:33 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2021 tentang Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI (Satgas BLBI). Dalam Keppres tersebut tidak melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan hanya melibatkan lima menteri serta Jaksa Agung dan Kapolri sebagai pengarah Satgas.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, mengungkapkan, pemerintah sengaja tidak melibatkan KPK dalam Satgas BLBI untuk melakukan penelusuran semua aset negara yang berkaitan dengan BLBI.

"Kalau KPK itu diikutkan itu tidak tepat. Pertama KPK itu lembaga penegak hukum pidana," kata Mahfud MD, di Jakarta, Senin (12/4/2021).

Alasan kedua, dijelaskan Mahfud, KPK adalah lembaga dalam rumpun eksekutif. Namun demikian bukan bagian dari pemerintah seperti halnya Komnas HAM dan lain sebagainya.

"Nanti kalau masuk ke tim kita, dikiranya disetir dan lain lain sebagainya. Biarkan saja dia (KPK) bekerja, kalau ada korupsinya dari kasus ini bisa diikut, diawasi," ungkap Mahfud.

Namun demikian, diakui, pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan KPK. Bahkan, besok Selasa (13/4/2021) dirinya akan ke KPK untuk meminta data tambahan termasuk BLBI. Permintaan tersebut dilakukan untuk menelusuri seluruh aset kasus BLBI

"Saya sudah koordinasi dengan KPK. Saya perlu data-data lengkap dari KPK karena punya data-data lain selain hukum perdata yang bisa ditagihkan ke perdata. Hari Selasa besok saya ke KPK," ucap Mahfud.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengungkapan Aktor Intelektual Teror terhadap Novel Baswedan Bisa Jadi Bukti Kesungguhan Negara

Hingga kini polisi tidak mampu menyentuh aktor intelektual dari peristiwa teror terhadap Novel Baswedan.

NASIONAL | 12 April 2021

Ratusan Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Malaysia

PMI yang dideportasi oleh Pemerintah Malaysia karena berbagai kasus seperti narkoba dan pelanggaran keimigrasian atau tidak memiliki paspor.

NASIONAL | 12 April 2021

Djoko Tjandra Banding Terkait Perkara Suap 2 Jenderal Polri dan Jaksa

Alasan mengajukan banding karena Majelis Hakim sama sekali tidak mempertimbangkan nota pembelaan Djoko Tjandra.

NASIONAL | 12 April 2021

YLBHI Puji Penanganan Terorisme yang Dilakukan Pemerintah

YLBHI mengapresiasi upaya pemerintah dalam menangani persoalan terorisme di Tanah Air.

NASIONAL | 12 April 2021

Mahfud MD: Bentuk Satgas BLBI, Pemerintah Kejar Hak Perdata Kerugian Negara Kasus BLBI

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan pembentukan Satgas dilakukan karena pemerintah ingin mengejar dan menagih sisa dana BLBI.

NASIONAL | 12 April 2021

Novel Baswedan: Polisi Belum Ungkap Tuntas Kasus Teror Insan KPK

Berani menyerang aparat pemberantas korupsi yang kemudian dibiarkan atau tidak diungkap.

NASIONAL | 12 April 2021

Ini Respons Wamenag terkait Polemik Kegiatan Pengajian di Pelni

Zainut mengatakan, pemerintah tidak pernah melarang ustaz, mubaligh atau tokoh agama dalam melaksanakan tugas dakwah.

NASIONAL | 12 April 2021

UTBK di Universitas Nusa Cendana Kupang Ditunda Akibat Banjir Bandang

Banjir di NTT beberapa waktu lalu menyebabkan listrik dan jaringan internet mati.

NASIONAL | 12 April 2021

Doni Monardo, Mama Nona, dan Mangrove Warisan Baba Akong

Sore itu, Doni menyaksikan satu per satu pohon mangrove (bakau) yang ada di sana, tumbuh dari jerih payah Baba Akong.

NASIONAL | 12 April 2021

Jaksa Mulai Periksa Keterangan 4 Saksi Sidang Rizieq Syihab

Jaksa penuntut umum (JPU) mulai memeriksa empat dari 12 saksi yang direncanakan hadir di sidang Rizieq Syihab di PN Jaktim.

NASIONAL | 12 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS