Logo BeritaSatu

KKP Ungkap Penyebab 52 Paus Pilot Terdampar di Bangkalan

Senin, 12 April 2021 | 19:30 WIB
Oleh : FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama tim Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH Unair) menjelaskan hasil investigasi penyebab terdamparnya 52 ekor paus pilot sirip pendek, di Pantai Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Tb Haeru Rahayu menjelaskan, kejadian terdamparnya 52 ekor paus pilot sirip pendek ini merupakan kejadian yang jarang terjadi sehingga perlu diketahui penyebab mamalia tersebut bisa terdampar di pesisir pantai. Pengetahuan ini dapat mengantisipasi kejadian serupa dan mencegah kematian mamalia laut ketika terdampar.

"Setelah menerima laporan kejadian pada 18 Februari 2021, Tim Respon Cepat BPSPL Denpasar segera merespon dan turun ke lokasi dan melakukan penanganan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, PSDKP Surabaya, BKSDA Jatim, FKH Unair, Jakarta Animal Aid Network, Dinas PU dan SDA Jawa Timur, DKP Provinsi Jawa Timur, DKP Kab. Bangkalan, TNI, Polair Polres Bangkalan dan Camat Modung," ujar Tebe saat menjelaskan hasil investigasi, di media center KKP, Jakarta, Senin (12/4/2021).

Lebih lanjut, Tebe menambahkan dari hasil identifikasi, paus pilot yang mati sebanyak 51 ekor dan satu ekor berhasil dilepasliarkan kembali di tengah laut pada 19 Februari 2021. Paus pilot yang terdampar memiliki panjang 2 hingga 3,5 meter dan yang terbesar memiliki panjang 5 meter, dengan berat rata-rata 300 kg sampai 3 ton.

"Bangkai paus dikubur di enam lokasi area pantai di Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan dengan menggunakan 2 ekskavator. Tim FKH Universitas Airlangga melakukan tindakan nekropsi dengan mengukur ketebalan lemak dan mengambil tiga sampel untuk proses histopatologi dan pemeriksaan mikrobiologi dengan rincian dua sampel dari paus jantan dan satu sampel dari paus betina," pungkas Tebe.

Sementara itu Wakil Dekan FKH Unair Prof Mustofa Helmi Effendi menyampaikan tim Unair bertugas menyampaikan hasil investigasi berdasarkan bukti-bukti ilmiah (scientific) melalui forensik patologi untuk bisa menjawab apa yang terjadi pada kejadian mamalia terdampar ini.

"Kami akan berikan hasil investigasi kami ke KKP. Dengan terkuaknya persoalan ini, kami berharap akan memberikan masukan bagi KKP dalam menentukan arah kebijakan pengelolaan mamalia laut ke depan," ungkap Helmi.

"Melalui pendekatan keilmuan, ini nantinya tidak akan menjadi bahan hoaks, karena dilakukan atas dasar fakta dan data-data sesuai hasil kajian," sambung Helmi.

Sementara itu, salah satu Tim Histopatologi FKH Universitas Airlangga, drh Bilqisthi Ari Putra, menguraikan koloni paus pilot sirip pendek yang terdampar sedang melakukan migrasi dan berburu makanan.

"Koloni paus pilot sirip pendek dipimpin oleh betina produktif dengan kondisi lapar, lemah dan mengalami gangguan pernafasan (emfisema). Sedangkan pejantan kelaparan dan mengalami gangguan pernafasan (pneumonia granulomatosa) dan gangguan jantung (infark miokardiark)," terang Bilqisthi.

Bilqisthi menambahkan, penyebab paus pilot sirip pendek terdampar adalah disorientasi akibat kelainan otot reflektor melon pada betina utama diperburuk dengan kelaparan serta kondisi pernafasan dan pencernaan yang kurang baik. Disorientasi timbul ketika terjadi dinamika oseanografi seperti MJO (Madden-Julian Oscillation).

"Penyebab kematian pada betina utama maupun pejantan adalah terjadinya gagal nafas sedangkan pada anggota koloni yang lain, kematian disebabkan karena dehidrasi dan kelemahan," papar Bilqisthi



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Anies Baswedan Resmi Jadi Anggota Pemuda Pancasila

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan resmi menjadi anggota Pemuda Pancasila (PP), Sabtu (1/10/2022).

NEWS | 1 Oktober 2022

Menko PMK Minta Muhammadiyah Kasihi kepada Seluruh Alam

Menko PMK Muhadjir Effendy berpesan agar Muhammadiyah harus selalu memberikan kasih kepada seluruh alam.

NEWS | 1 Oktober 2022

Pecat Hakim MK Aswanto, PSI: DPR Layak Mendapat Kartu Merah

Politikus PSI Rian Ernest menilai DPR layak mendapat kartu merah karena mencopot Aswanto sebagai hakim MK.

NEWS | 1 Oktober 2022

Sandiaga Dukung Jokowi Sindir Pejabat Doyan ke Luar Negeri

Sandiaga Uno mendukung pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyindir pejabat doyan wisata ke luar negeri saat krisis ekonomi melanda.

NEWS | 1 Oktober 2022

Era 4.0, Muhadjir: Kesaktian Pancasila Miliki Makna Mendalam

Muhadjir Effendy mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila memiliki makna yang sangat dalam di era revolusi industri 4.0 saat ini.

NEWS | 1 Oktober 2022

Kepala BNPT: Pancasila adalah Ideologi Terbaik di Dunia

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT), Boy Rafli Amar menegaskan bahwa Pancasila merupakan ideologi terbaik di dunia.

NEWS | 1 Oktober 2022

Soal Surat MK, 3 Mantan Hakim Sebut DPR Salah Paham

Dewan Perwakilan Rakyat dinilai salah memahami surat konfirmasi yang dikirimkan oleh MK terkait masa jabatan hakim konstitusi.

NEWS | 1 Oktober 2022

4 Jenazah Korban Kebrutalan KKB Disemayamkan di Manokwari

Empat jenazah korban KKB dalam peristiwa penyerangan 14 pekerja jalan Trans Papua Barat disemayamkan di RS Bhayangkara, Manokwari.

NEWS | 1 Oktober 2022

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 1 Oktober 2022

Infografik kasus positif dan kematian Covid-19 sampai 1 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 1 Oktober 2022

Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 1 Oktober

Infografik kematian tertinggi Covid-19 tingkat provinsi pada 1 Oktober 2022 berdasarkan data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 1 Oktober 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pecat Hakim MK Aswanto, PSI: DPR Layak Mendapat Kartu Merah

Pecat Hakim MK Aswanto, PSI: DPR Layak Mendapat Kartu Merah

NEWS | 12 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings