Masyarakat Harus Berperan Aktif dalam Pencegahan Radikalisme
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Masyarakat Harus Berperan Aktif dalam Pencegahan Radikalisme

Selasa, 13 April 2021 | 19:36 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat tidak boleh acuh tak acuh terhadap terorisme dan radikalisme, karena ini merupakan paham yang merusak negara dan ketentraman publik serta membahayakan hak asasi manusia.

Sebaliknya, masyarakat justru harus berperan aktif dalam pencegahan terorisme dan radikalisme. Dimulai dari lingkungan terkecil, keluarga, RT, RW, dan lingkungan di atasnya.

Kepedulian masyarakat terhadap pencegahan terorisme akan radikalisme dapat menekan aksi-aksi teror yang sangat merugikan masyarakat dan negara.

Hal itu menjadi salah satu poin penting dalam Acara Diskusi Publik bertema Mitigasi dan Diseminasi Penanggulangan Terorisme di Indonesia yang berlangsung di Hotel The Sultan, Jakarta.

Acara tersebut diselenggarakan berkat kerja sama DPR dan Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika ini diikuti ratusan pelajar, mahasiswa dan generasi muda yang ada di wilayah Jawa Barat melalui saluran daring atau webinar.

Narasumber dalam acara itu yakni Deputi I bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis, anggota Komisi I DPR Sjarifuddin Hasan, Staf Ahli Menteri bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komunikasi dan Informastika (Kemkominfo) Widodo Muktiyo, dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Dirjen Pendis Kemag) Muhammad Ali Ramdhani.

Jangan Acuh
Hendri Paruhuman Lubis dalam kesempatan itu mengharapkan masyarakat berperan aktif dalam mencegah aksi terorisme agar tidak terjadi lagi di Indonesia.

“Kita seluruh warga negara Indonesia harus berperan aktif untuk mencegah masuknya paham tersebut. Tentunya dimulai dari tingkat keluarga, saya sampaikan tadi kondisi negara Indonesia seperti ini adalah cerminan keluarga-keluarga yang ada di Indonesia ini,” ujar Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis dalam keterangan pers yang diterima Selasa (13/4/2021).

Deputi I BNPT meminta masyarakat untuk tidak bersikap acuh terhadap situasi yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Semua komponen masyarakat harus berperan dalam rangka untuk memitigasi dan desiminasi masalah penanggulangan terorisme.

“Paling tidak kalau kita tidak bisa berbuat apa-apa, tetapi kalau kita melihat hal hal yang mencurigakan, tentunya sebagai warga negara, kita harus melapor kepada RT atau lapor kepada polisi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Yang penting kita ada kemauan untuk berbuat yang terbaik dalam hal mencegah aksi maupun mencegah masuknya paham radikal terorisme di Indonesia,” tuturnya.

Sesuai dengan Undang-undang No. 5/2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, BNPT lebih mengedepankan terhadap upaya pencegahan yang meliputi tiga hal yaitu kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi.

“Yang mana kesiapsiagaan ini kami juga melibatkan para masyarakat, kita saat ini memiliki 32 FKPT (Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme) di 32 provinsi,” katanya.

Tokoh Masyarakat
Di masing-masing provinsi tersebut, BNPT melibatkan para tokoh masyarakat, tokoh agama maupun tokoh pemuda, membuat kegiatan di masing-masing bidang untuk melakukan upaya pencegahan.

Selain itu, BNPT sejak 2016 lalu juga telah membentuk Duta Damai di Dunia Maya di 13 regional.

Duta Damai tersebut bertugas untuk memberikan pencerahan dengan menebarkan pesan-pesan perdamaian di dunia maya dalam upaya untuk mengkonter konten-konten hoaks, provokasi, hasutan atau ajakan kekerasan yang dihembuskan oleh kelompok radikal terorisme itu.

“Generasi milenial selama ini menjadi sasaran rekrutmen kelompok radikal terorisme dengan konten-konten atau narasi kerasnya, maka Duta Damai Dunia Maya ini hadir untuk memberikan pencerahan terhadap generasi seusianya baik itu dengan tulisan, video, poster untuk mengimbangi konten-konten negatif yang disebarkan kelompok radikal tadi agar generasi milienial ini tidak terjerumus terhadap hal-hal yang tidak benar,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga berpesan kepada para generasi milenial untuk mencegah masuknya radikalisme pada diri mereka.

Anggota Komisi I DPR Sjarifuddin Hasan mengatakan dengan berkembangnya teknologi informasi yang begitu pesat, generasi muda Indonesia diharapkan bisa bangkit melakukan kreativitas dan berinovasi terhadap hal-hal yang positif. Hal ini agar generasi muda terhindar dari pengaruh bahayanya paham radikal terorisme.

“Saya mendorong kepada generasi milenial untuk tetap kreatif dan berinovasi, tentunya yang produktif. Jangan yang destruktif, karena terorisme itu adalah destruktif yang dapat membahayakan diri anda sendiri, membahayakan keluarga anda sendiri, membahayakan masyarakat dan membahayakan bangsa,” katanya,

Dia menyadari pentingnya sosialisasi terhadap penanggulangan terorisme oleh BNPT.

Pemahaman
Menurut dia, penanggulangan terorisme dan radikalisme tersebut dapat dilakukan dengan penguatan pemahaman terhadap UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika agar lebih efektif.

Sementara itu, Widodo Muktiyo mengatakan, pihaknya sebagai institusi yang menyediakan infrastruktur dan juga mengelola komunikasi publik mendukung upaya BNPT yang selama ini telah memberikan pencerahan kepada masyarakat Indonesia mengenai bahayanya paham radikal terorisme.

“Artinya memang terorisme itu adalah musuh kita semuanya. Dan satu pun itu tidak boleh. Kita harus menihilkan masyarakat Indonesia yang kemudian melakukan kegiatan kegiatan perusakan. Inilah yang saya kira menjadi tantangan kita semuanya,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Ali Ramdhani yang hadir sebagai nara sumber secara virtual menyampaikan bahwa terorisme itu adalah nyata yang ada di depan kita.

Menurut dia, salah satu upaya menanggulangi hal tersebut adalah menjadikan masyarakat juga sebagai duta-duta perdamaian.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jika Pimpin Kemdikbudristek, Nadiem Makarim Harus Kerja Lebih Keras

Sebab, beban Kemdikbud otomatis akan jauh lebih besar dengan adanya tambahan Kemristek.

NASIONAL | 13 April 2021

Bertemu Duta Besar Uni Eropa, Menkominfo Bicara Kerja Sama ICT

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengungkapkan hasil pembicaraan ketika bertemu dengan Duta Besar Uni Eropa, Vincent Piket.

NASIONAL | 13 April 2021

Hujan Deras Buat Beberapa Desa Masih Terisolasi di NTT

Terdapat beberapa desa di NTT yang masih terisolasi akibat hujan deras yang masih terus turun.

NASIONAL | 13 April 2021

Nadiem Makarim Potensial Pimpin Penggabungan Kemdikbud dan Kemristek

Nadiem sebagai Mendikbud memiliki ide beragam namun masih harus diperkuat pada tataran teknis.

NASIONAL | 13 April 2021

Naik Kapal Pesiar, WNA Beri Bantuan Korban Bencana di Sabu Raijua

Para awak kapal berbedera negara Bermuda itu menurunkan beras yang telah dikemas dalam bungkusan serta makanan lainnya.

NASIONAL | 13 April 2021

Panglima TNI Sambut Usul India Tingkatkan Kerja Sama Latihan Gabungan

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyambut baik berbagai usulan kemitraan yang disampaikan oleh India,

NASIONAL | 13 April 2021

Tunggu Detail Aturan, KAI Belum Jual Tiket KA Bulan Mei

Untuk keberangkatan bulan Mei 2021, KAI masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah terkait detail pengaturan moda transportasi kereta api.

NASIONAL | 13 April 2021

Pemkab Indramayu Beri Santunan ABK Barokah Jaya Korban Kecelakaan Laut

Bantuan yang diberikan Pemkab Indramayu kata Nina, berupa uang tunai dan juga paket sembako.

NASIONAL | 13 April 2021

Cegah Akar Korupsi, LAN Gandeng KPK Gelar Sosialisasi Strategi Anti-Gratifikasi

Lembaga Administrasi Negara (LAN) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan sosialisasi pencegahan gratifikasi

NASIONAL | 13 April 2021

Ngabalin Prediksi Jokowi Akan Pilih Kepala BKPM Jadi Menteri Investasi

Ngabalin mengungkapkan, Presiden Jokowi senang dengan cara kerja Bahlil Lahadalia selama menjabat sebagai Kepala BKPM.

NASIONAL | 13 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS