Luhut Minta KPK Tak Jadi Alat Politik dan Kekuasaan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Luhut Minta KPK Tak Jadi Alat Politik dan Kekuasaan

Selasa, 13 April 2021 | 23:03 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menjadi alat politik dan kekuasaan. Hanya dengan demikian KPK akan kokoh dan kuat dalam menjalankan tugasnya memberantas korupsi.

"KPK harus kokoh. KPK tidak boleh menjadi alat politik dan menjadi alat kekuasaan," kata Luhut dalam kegiatan peluncuranAksi Pencegahan Korupsi Stranas PK 2021-2022 yang disiarkan melalui akun YouTube KPK, Selasa (13/4/2021).

Luhut menyatakan, KPK sudah sepatutnya tegak lurus menjalankan tugasnya. Dikatakan, terdapat tiga tugas utama KPK, yakni pengawasan, pencegahan, dan penindakan. Dari ketiga tugas utama itu, Luhut mendorong KPK mengedepankan tugas pencegahan korupsi.

"Pencegahan itu satu faktor yang sangat penting. Jadi jangan penindakan saja yang menonjol, pencegahan kurang. Justru pencegahan ini yang menurut hemat saya harus kita dorong. Dan pemerintah sangat ingin KPK kuat dan KPK harus bisa mencegah pengeluaran dan penyelewengan yang tidak perlu. Dan kalau itu diperlukan sampai pada penindakan," katanya.

Luhut menyatakan, terdapat sejumlah program dan megaproyek yang dijalankan pemerintah yang membutuhkan peran serta KPK untuk mengawal agar tidak terjadi korupsi. Beberapa di antaranya, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, perbaikan sistem di Pelabuhan Batam dengan national single window, hingga penyerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di industri nasional.

"Ini proyek yang saya singgung dengan KPK. Ayo kita awasi sama-sama proses TKDN ini," kata Luhut

Luhut membeberkan, saat ini belanja modal dan barang Indonesia mencapai angka Rp 1.300 triliun per tahun. Dari nilai tersebut, terdapat 45 item dengan nilai sekitar US$ 34 miliar yang diadakan melalui impor. Padahal, kata Luhut, setelah disisir, terdapat 17 item dengan nilai sekitar US$ 17 miliar atau Rp 225 triliun yang bisa diproduksi di dalam negeri. Dengan nilai sebesar itu, Luhut meyakini akan menciptakan lapangan pekerjaan dan menambah pendapatan negara.

"Karena kalau TKDN ini bisa kita laksanakan dengan baik saya kira akan sangat bagus.

Luhut juga menyinggung mengenai Batam Logistic Ecosystem yang akan diterapkan di delapan pelabuhan. Menurutnya, proyek tersebut juga membutuhkan pengawalan KPK lantaran banyak yang menentang akibat 'lahan basahnya terganggu'.

"Saya mohon juga KPK ikut di dalam ini supaya bisa jalan karena banyak yang tidak mau ini jalan. Kenapa tidak mau ini jalan? Karena di situlah sumber korupsi yang sangat banyak," ungkapnya.

Dengan berbagai megaproyek pemerintah yang membutuhkan pengawalan KPK, Luhut meminta KPK kukuh menjalankan tugasnya tanpa intervensi dari pihak manapun. Luhut menekankan, KPK tidak boleh dikontrol oleh pihak manapun. KPK, katanya, hanya boleh dikontrol oleh KPK sendiri untuk kepentingan negara.

"KPK harus kuat. Tapi kuat terukur. Jangan KPK menjadi alat siapapun dan dikontrol oleh siapapun. KPK harus dikontrol oleh KPK dan untuk kepentingan republik tercinta," kata Luhut.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ketua KPK Tegaskan Bakal Sikat Praktik Jual Beli Jabatan

Terkait dengan korupsi jual beli jabatan, sudah terlalu banyak yang kita tangkap. Gubernur ada, bupati ada, semuanya ada.

NASIONAL | 13 April 2021

Luhut Sebut Pencegahan Korupsi Lebih Penting

Luhut B Pandjaitan menegaskan, pencegahan korupsi lebih penting dalam upaya memberantas korupsi ketimbang melalui penindakan seperti operasi tangkap tangan

NASIONAL | 13 April 2021

Bibit Siklon Muncul Lagi, Masyarakat dan Nelayan Diminta Waspada

bibit siklon tropis tersebut memiliki kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai 30 knot (56 km/jam).

NASIONAL | 13 April 2021

Pimpinan TNI dan Polri Diminta Menindak Anggotanya yang Ikut Terlibat dalam Masalah Tanah YPKC

YPKC laporkan oknum TNI dan Polri ke pimpinan masing-masing.

NASIONAL | 13 April 2021

Selasa Malam, Gempa Kembali Guncang Kabupaten Malang

Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan kekuatan magnitudo 3,8 pada Selasa malam.

NASIONAL | 13 April 2021

Polres Metro Tangerang Gulung Mafia Tanah yang Beroperasi di Pinang Tangerang

Polda Metro Jaya bersama Polres Tangerang Kota gulung mafia tanah di Tangerang.

NASIONAL | 13 April 2021

Madiun Siapkan Lokasi Karantina untuk Warga yang Nekat Mudik

Pemkot Madiun telah menyiapkan tiga lokasi karantina bagi warganya yang nekat mudik.

NASIONAL | 13 April 2021

PLN Berhasil Pulihkan 92% Kelistrikan di Pulau Adonara NTT

PLN berhasil memulihkan 92% kelistrikan di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur.

NASIONAL | 13 April 2021

Mangkir dari Pemeriksaan, Anak Buah Samin Tan Diultimatum KPK

Ultimatum ini disampaikan lantaran Nenie Afwani yang merupakan anak buah bos PT BORN, Samin Tan dan Andreay Hasudungan mangkir dari pemeriksaan.

NASIONAL | 13 April 2021

Kaum Muda Adalah Aktor Penting

Aksi terorisme dan radikalisme yang terjadi di Indonesia maupun di berbagai penjuru dunia menyadarkan kita tentang masih rapuhnya perdamaian dan toleransi.

NASIONAL | 13 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS