Dipanggil ke Istana, Andi Gani Nena Wea Sampaikan Masalah Ketenagakerjaan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dipanggil ke Istana, Andi Gani Nena Wea Sampaikan Masalah Ketenagakerjaan

Rabu, 14 April 2021 | 17:28 WIB
Oleh : Theresa Desfika / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mendadak dipanggil Ke Istana Negara, Jakarta pada Rabu (14/4/2021).

Andi Gani menjelaskan maksud kedatangannya untuk menyampaikan beberapa masalah ketenagakerjaan dan juga polemik tunjangan hari raya (THR) di tahun 2021.

Khusus THR, Andi Gani meminta agar tim Satgas THR saat ini dilengkapi tidak hanya dari unsur pemerintah tapi harus diisi oleh tiga pihak, yaitu pemerintah, buruh, dan pengusaha agar bisa berimbang.

"Tim Satgas THR ini dilengkapi dari unsur buruh dan pengusaha agar bisa netral memberikan masukan yang seimbang dan sama-sama bisa melihat perusahaan ini mampu atau tidak memberikan THR," kata dia di Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Andi Gani menilai, Satgas THR penting untuk melakukan pengawasan yang melekat. Karena, dari tahun 2020 bahkan ada perusahaan yang masih mencicil sampai hari ini dan belum selesai.

"Karena itu harus ada ketegasan dari pemerintah untuk bisa memberikan sanksi kalau ada perusahaan yang tidak melakukan kewajibannya dengan baik sesuai dengan Surat Edaran Menaker yang tahun ini meminta agar THR bisa dibayar penuh," tegasnya.

Terkait reshuffle kabinet yang lagi ramai dibicarakan, Andi Gani mengaku menyerahkan kepada Presiden Joko Widodo karena merupakan kewenangan dan hak prerogatifnya.

Seperti diketahui, Andi Gani pernah diminta masuk kabinet Presiden Jokowi. Namun, Andi Gani memilih tetap di posisi saat ini sebagai Presiden Komisaris BUMN PTP PP.

Saat ditanya jika diminta masuk kabinet kembali, dia menjawab konsisten memilih untuk tetap di luar kabinet.

"Saya tetap konsisten lebih memilih di luar kabinet dan tetap memberikan masukan masukan kepada Presiden Jokowi sebagai sahabat," ucap Andi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan Muhammad Kece

Polisi belum menetapkan tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece, tersangka penistaan agama di Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 18 September 2021

BPBD Ingatkan Wisatawan Waspadai Gelombang Tinggi di Pantai Selatan

BPBD Banten sudah menyampaikan peringatan dini kepada pengelola wisata di pesisir selatan Lebak agar meningkatkan kewaspadaan cuaca buruk.

NASIONAL | 18 September 2021

Tekan Laju Urbanisasi, Mendagri Dorong Desa Perkuat Ekonomi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan, salah satu persoalan yang dihadapi desa, yakni masih meningkatnya laju urbanisasi.

NASIONAL | 18 September 2021

Menhub: Ganjil Genap Berlaku di Tempat Wisata di Indonesia

Menhub Budi Karya Sumadi menegaskan aturan ganjil genap di tempat wisata ini belaku untuk seluruh Indonesia .

NASIONAL | 18 September 2021

Bakamla Jelaskan Situasi di Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut menjelaskan situasi di Laut Natuna Utara saat ini. Di Laut Natuna Utara banyak kapal asing karena lalu lintas Selat Sunda dan Selat Malaka.

NASIONAL | 18 September 2021

CIPS: PTM Terbatas Harus Atasi Learning Loss Siswa

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas perlu mengatasi kondisi learning loss yang dialami para siswa

NASIONAL | 18 September 2021

KKB Sudah Deklarasikan Perang

Sekitar tiga tahun silam, KKB sudah melakukan eksekusi massal terhadap warga sipil yang sedang mengerjakan proyek infrastruktur negara.

NASIONAL | 18 September 2021

KSP: Pemerintah Konsisten Wujudkan Reforma Agraria

Abetnego Tarigan menegaskan, pemerintah tetap konsisten mewujudkan reforma agraria dan menyelesaikan konflik agraria

NASIONAL | 18 September 2021

Kemdikbudristek: 85% Sekolah Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Hingga saat ini dari total 435.650 sekolah jenjang SD sampai SMA di Indonesia, terdapat 85% sekolah siap kembali menerapkan PTM terbatas

NASIONAL | 18 September 2021

Jawab Tantangan Bonus Demografi, Indonesia Butuh SDM Unggul

Filda mengatakan, bonus demografi harus dicermati secara bijak agar produktivitas dan daya saing penduduk usia produktif di Indonesia terus meningkat.

NASIONAL | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Keberadaan Nakes Gerald Sokoy di Kiwirok Belum Diketahui

Keberadaan Nakes Gerald Sokoy di Kiwirok Belum Diketahui

NASIONAL | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings