Uang Korupsi CSRT Diduga Mengalir ke Pihak di PT Ametis Indogeo Prakarsa dan PT Bhumi Prasaja
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Uang Korupsi CSRT Diduga Mengalir ke Pihak di PT Ametis Indogeo Prakarsa dan PT Bhumi Prasaja

Rabu, 14 April 2021 | 20:58 WIB
Oleh : Fana F Suparman / LES

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Badan Informasi dan Geospasial (BIG) tahun 2014-2016 Priyadi Kardono, Rabu (14/4/2021). Priyadi merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) pada BIG bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) tahun 2015.

Pada pemeriksaan ini, Priyadi diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi bagi tersangka lainnya, yakni Kepala Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara Lapan 2013-2015, Muchamad Muchlis.

"Tersangka PK (Priyadi Kardono) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MUM (Muchamad Muchlis) dkk," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (14/4/2021).

Dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mengonfirmasi Priyadi mengenai pengetahuannya terkait proses kerja sama antara BIG dengan Lapan di tahun 2015. Selain itu, tim penyidik juga mencecar Priyadi mengenai adanya dugaan penerimaan sejumlah uang oleh Muchlis dan pihak lainnya di PT Ametis Indogeo Prakarsa (AIP) dan PT Bhumi Prasaja (BP).

"Dan dugaan adanya penerimaan sejumlah uang oleh tersangka MUM dan pihak-pihak lainnya dari PT AIP (Ametis Indogeo Prakarsa) dan PT BP (Bhumi Prasaja)," kata Ali.

Diketahui, KPK menetapkan Kepala BIG tahun 2014-2016 Priyadi Kardono dan mantan Kepala Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara Lapan periode 2013-2015, Muchamad Muchlis sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) pada BIG bekerja sama dengan Lapan Tahun Anggaran 2015.

Kasus ini bermula pada 2015, saat BIG bekerja sama dengan Lapan dalam pengadaan CSRT. Sejak awal proses perencanaan dan penganggaran pengadaan tersebut, Priyadi dan Muchlis diduga telah bersepakat untuk merekayasa proyek yang bertentangan dengan aturan pengadaan barang dan jasa yang di tentukan oleh Pemerintah. Keduanya telah menggelar pertemuan beberapa kali dengan pihak tertentu dan perusahaan calon rekanan yang telah ditentukan menerima proyek, yakni PT Ametis Indogeo Prakarsa dan PT Bhumi Prasaja, sebelum untuk membahas persiapan pengadaan CSRT.

Atas perintah kedua tersangka, penyusunan berbagai dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) sebagai dasar pelaksanaan CSRT langsung melibatkan PT Ametis Indogeo Prakarsa dan PT Bhumi Prasaja agar "mengunci" spesifikasi dari peralatan CSRT tersebut.

Untuk proses pembayaran kepada pihak rekanan, para tersangka juga diduga memerintahkan para stafnya untuk melakukan pembayaran setiap termin tanpa dilengkapi dokumen administrasi serah terima dan proses Quality Control (QC). Perbuatan kedua tersangka tersebut membuat keuangan negara menderita kerugian yang ditaksir mencapai Rp 179,1 miliar.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sengketa Lahan, Satu Keluarga di Praya Timur Terlibat Bentrok

Sengketa lahan mebuat dua kelompok keluarga di Desa Landah, Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) terlibat bentrok.

NASIONAL | 14 April 2021

KPK Perpanjang Masa Penahanan RJ Lino

KPK memutuskan memperpanjang masa penahanan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo II, RJ Lino.

NASIONAL | 14 April 2021

ABC Berbagi Kebersamaan Ramadan dengan Korban Bencana Alam

Gerakan ABC Berbagi Kebersamaan Ramadan ini bertujuan untuk membantu para keluarga yang terdampak bencana alam yang akhir-akhir ini terjadi di Indonesia.

NASIONAL | 14 April 2021

Pancasila dan Bahasa Indonesia Wajib di Pendidikan Tinggi

Hal itu jelas tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 57 tahun 2021.

NASIONAL | 14 April 2021

Perkuat Jaringan Bisnis Ritel, Ketum PP Polri Resmikan Gudang Toko Kotesebha

Persaingan bisnis saat ini membuka kesempatan kepada siapa yang cepat dan mudah dalam pelayanan akan keluar sebagai juara. Mereka yang kuat bertahan adalah mereka yang mampu berkolaborasi dan cerdas memanfaatkan jaringan

NASIONAL | 14 April 2021

Nias Barat Diguncang Gempa M 5,5

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

NASIONAL | 14 April 2021

Selain Bima Arya, Jaksa Sidang Rizieq Juga Hadirkan 4 Pegawai Pemkot Bogor

Keempat saksi sidang Rizieq ini dimintai keterangannya terkait dugaan tindak pidana hasil tes usap palsu dan/atau menghalang-halangi Satgas Covid-19‎ Kota Bogor

NASIONAL | 14 April 2021

Rizieq Syihab Mencak-mencak, Bima Arya Tenang

Bima Arya selaku Ketua Satgas Covid-19 dan Wali Kota Bogor tampak tenang mendengarkan semua omongan Rizieq Syihab.

NASIONAL | 14 April 2021

157 Korban Gempa Malang Menderita Sakit

Mereka mengeluh sakit kepala dan jantung berdebar terus menerus pasca-gempa bumi mengguncang dan merobohkan sejumlah bangunan rumah warga.

NASIONAL | 14 April 2021

Kemdikbud Alokasikan Rp 1 Miliar untuk Program Magang Mahasiswa Vokasi

Dana itu dialokasikan untuk 800 mahasiswa vokasi yang membutuhkan fasilitasi dalam pelaksanan magang di industri.

NASIONAL | 14 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS