Pemerintah Percepat Integrasi Data Kepesertaan Jaminan Kehilangan Pekerjaan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 473 (4)   |   COMPOSITE 5928 (47)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1400 (9)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 165 (0)   |   IDX30 468 (4)   |   IDX80 126 (1)   |   IDXBASIC 1227 (14)   |   IDXBUMN20 356 (2)   |   IDXCYCLIC 731 (3)   |   IDXENERGY 739 (8)   |   IDXESGL 128 (1)   |   IDXFINANCE 1321 (7)   |   IDXG30 132 (2)   |   IDXHEALTH 1286 (3)   |   IDXHIDIV20 414 (2)   |   IDXINDUST 951 (5)   |   IDXINFRA 866 (3)   |   IDXMESBUMN 101 (0)   |   IDXNONCYC 729 (12)   |   IDXPROPERT 870 (4)   |   IDXQ30 134 (0)   |   IDXSMC-COM 279 (2)   |   IDXSMC-LIQ 330 (4)   |   IDXTECHNO 3335 (-5)   |   IDXTRANS 1037 (14)   |   IDXV30 125 (1)   |   INFOBANK15 950 (3)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 403 (3)   |   ISSI 174 (1)   |   JII 570 (7)   |   JII70 202 (2)   |   KOMPAS100 1121 (10)   |   LQ45 880 (8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1578 (13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 299 (2)   |   PEFINDO25 291 (6)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 291 (3)   |   SRI-KEHATI 338 (2)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemerintah Percepat Integrasi Data Kepesertaan Jaminan Kehilangan Pekerjaan

Kamis, 15 April 2021 | 20:52 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Ketenagakerjaan meminta BPJS Kesehatan mempercepat integrasi data kepesertaan untuk program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sehingga nantinya program tersebut dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran. Data peserta dari BPJS Ketenagakerjaan akan diintegrasikan dalam Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker).

“Dalam persiapan pelaksanaan program JKP, dibutuhkan sinergi yang intens antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan BPJS Kesehatan. Salah satu yang menjadi fokus adalah integrasi data kepesertaan antara BPJS Kesehatan dengan BPJS Ketenagakerjaan," ucap Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam siaran pers yang diterima pada Kamis (15/4).

Proses integrasi data kepesertaan pekerja yang termasuk dalam program JKP antara BPJS Kesehatan dengan BPJS Ketenagakerjaan hanya diberi waktu enam bulan. Dengan integrasi data ini, nantinya bisa saja ada peningkatan dan penurunan jumlah peserta yang masuk ke dalam program JKP. Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam persiapan pelaksanaan JKP.

“Kami terus melakukan sinergi dengan BPJS Kesehatan karena penerima program JKP adalah mereka yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” ucap Ida.

Ida mengatakan program JKP merupakan salah satu bentuk perlindungan pemerintah bagi pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Adapun bentuk manfaat bagi penerima program JKP berupa uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan kerja.

“Kita harus mengintegrasikan data kepesertaan dari BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, dan Sisnaker agar program JKP dapat berjalan optimal dan tepat sasaran,” tutur Ida.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti sinkronisasi data kepesertaan yang telah disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, terutama persiapan pelaksanaan program JKP.

"Dengan senang hati nanti kita bentuk tim untuk lebih teknis, untuk bisa menyelesaikan beberapa hal, termasuk kepesertaan program JKP" kata Ali dalam kesempatan yang sama .

Ali menuturkan selama ini program JKN-KIS belum sepenuhnya berjalan sebagaimana mestinya, terutama masih sering ditemui ketidakpatuhan dari badan usaha atau pemberi kerja dalam memberikan jaminan kesehatan bagi pekerja. Ketidakpatuhan dari badan usaha antara lain dalam hal ketidakpatuhan pendaftaran dan ketidakpatuhan penerimaan piutang.

“Ketidakpatuhan itu berdampak pada produktivitas dan produksi badan usaha, dan akhirnya berdampak pada JKN-KIS,” kata Ali.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mensos: Tim LDP Masih Bekerja di Daerah Bencana

Menteri Sosial Tri Rismaharini memastikan tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) dari Kementerian Sosial (Kemsos) masih terus bekerja di titik-titik bencana.

NASIONAL | 15 April 2021

Ini Harapan Para Ahli Profesi terhadap Ibu Kota Negara Baru

IAPI bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana bahas Ibu Kota Baru.

NASIONAL | 15 April 2021

Kapolda Segera Lakukan Penegakan Hukum Terhadap KKB

Kapolda Papua menyatakan bahwa segera melakukan penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Beoga, Kabupaten Puncak.

NASIONAL | 15 April 2021

Wagub: Tidak Ada Penambahan Jumlah Korban Bencana NTT

Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi menyatakan hingga Kamis (15/4/2021) sore hari tidak ada penambahan jumlah korban bencana siklon tropis seroja.

NASIONAL | 15 April 2021

MK Minta KPUD Gelar Pilkada Ulang di Sabu Raijua

MK putuskan agar KPUD Sabu Raijua Pilkada ulang.

NASIONAL | 15 April 2021

Peduli Korban Bencana di NTT, Unika Santu Paulus Ruteng Salurkan Bantuan

Unika Santu Paulus Ruteng salurkan bantuan untuk korban bencana Badai Silko Seroja di NTT.

NASIONAL | 15 April 2021

Bangun Ibu Kota Baru, Jokowi Ajak Arsitek Duduk di Badan Otorita

Pemerintah akan terbuka dengan semua gagasan dan usulan yang disampaikan secara baik dan konstruktif untuk membangun Ibu Kota Negara.

NASIONAL | 15 April 2021

Cegah Pedagang Nakal, 12 Pasar di Kota Bogor Ditera Ulang

Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya melakukan tera ulang di 12 pasar di Kota Bogor.

NASIONAL | 15 April 2021

KKP Akui Jumlah Kapal Patroli Masih Belum Ideal

Saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) baru dimiliki sebanyak 30 kapal patroli. Idealnya 70 kapal.

NASIONAL | 15 April 2021

Ditjen Hubdat, ASDP Teken MoU Terkait Pelabuhan KSPN Danau Toba

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Dirjen Hubdat Kemhub Budi Setiyadi dan Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi di Jakarta, Kamis (15/4/2021).

NASIONAL | 15 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS