TMII Tidak Pernah Setor PNBP ke Kas Negara Sejak 1977
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

TMII Tidak Pernah Setor PNBP ke Kas Negara Sejak 1977

Jumat, 16 April 2021 | 16:53 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Keuangan (Kemkeu) mengungkapkan bahwa Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebagai barang milik negara (BMN), yang sebelumnya dikelola Yayasan Harapan Kita (YPK) dipastikan tidak pernah berkontribusi dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sejak tahun 1977 silam.

Direktur Barang Milik Negara (BMN), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Encep Sudarwan mengatakan bahwa selama ini TMII hanya membayar pajak, namun tidak pernah menyetorkan PNBP untuk pemanfaatan BMN ke kas negara. Hal ini disebabkan oleh landasan hukum pengelolaan TMII oleh YHK adalah Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 51 Tahun 1977 yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto saat itu belum mengatur terkait PNBP dari pemanfaatan barang milik negara.

“Kalau pajak mereka katanya bayar pajak, tapi kalau PNBP memang selama ini belum ada, maklum saat itu, Keppres 51 tahun 1977 belum mengatur bagaimana PNBP-nya , pembagiannya dan waktu itu belum lakukan pembenahan"tuturnya dalam diskusi virtual mengenai Pengambilalihan TMII, Jumat (16/4/2021).

Encep menilai, pada masa itu perlu dimaklumi bahwa pengelolaan TMII yang pada dasarnya adalah BMN tidak ada aturan rinci mengenai pembagian keuntungan dan yang serupa dengan itu.

Saat ini pengelolaan TMII telah dipindahkan kepada Negara seiring terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan TMII yang ditandatangani Presiden Jokowi pada 31 Maret 2021. Sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam bentuk PNBP ke kas negara yang akan meningkat setiap tahunnya.

Menurutnya dalam aturan terbaru, pemerintah sudah mengatur secara jelas jika BMN ingin dimanfaatkan oleh pihak lain harus memberikan tiga kontribusi kepada negara, pertama kontribusi tetap, kedua profit sharing, dan ketiga BMN yang dimanfaatkan oleh pihak lain maksimal hanya 30 tahun.

" Nah sekarang itu nanti Kantor Staf Presiden (KSP) dengan pihak lain (yang ingin memanfaatkan BMN) sudah jelas, harus bayar berapa, tiap tahun berapa, profit sharing berapa itu jelas. Pasti kalau ada nanti tiap tahun meningkat,” tegasnya.

Meski demikian, Encep belum dapat memastikan berapa potensi penerimaan yang akan didapatkan negara setelah TMII dikelola oleh negara melalui Perpres 19/2021. Sebab, hingga saat ini tim transisi masih melakukan verifikasi dan penghitungan pada seluruh aset di TMII.

Tetapi ia memastikan bahwa pengelolaan TMII tidak hanya berbicara mengenai penerimaan negara. Sebab ada aspek lain yang didapatkan atau non finansial yakni TMII dapat memberikan informasi wawasan pendidikan, kebudayaan dan pariwisata kepada masyarakat.

"TMII enggak hanya finansial tapi non ekonomi. Bagaimana masyarakat bisa menikmati pendidikan, kebudayaan pariwisata jadi aspek non finansial akan kita kaji itu kan manfaat buat negara," tegasnya.

Menurutnya TMII juga akan diasuransikan namun setelah evaluasi dari tim transisi telah selesai dilakukan, karena harus diketahui nilai asetnya secara keseluruhan.

“Kita lakukan pengujian, nanti terlihat mana dulu yang mesti di asuransi. Nilainya belum ketahuan tapi memang target kita tahun ini semua berasuransi,” ujarnya.

Nilai Aset TMII
Lebih lanjut Encep mengatakan bahwa menyebut nilai aset Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mencapai Rp 20,5 triliun berupa enam tanah.

“Di sana itu tanah ada enam semuanya BMN ada sertifikat nilainya sekarang Rp 20,5 triliun. Tanahnya saja,” tuturnya.

Akan tetapi detail aset TMII secara keseluruhan masih perlu dilakukan inventarisasi untuk kepastian data yang valid melalui pembentukan tim transisi yang bertugas untuk mengkaji keseluruhan yang ada di TMII seperti barang, bangunan, kerja sama dengan pihak swasta, hingga jumlah pegawai.

Adapun tim transisi beranggotakan DJKN, Kementerian Sekretariat Negara, Kapolda, dan BPKP.

“Kami akan mengecek ada barang apa saja, lalu bagaimana kerja sama dengan swasta, berapa lama, pegawai, bagi hasilnya seperti apa. Nanti akan diaudit semua,” tuturnya.

Encep menyebut tim transisi ini harus menyelesaikan tugasnya dalam waktu tiga bulan baru kemudian dapat dilakukan serah terima antara Yayasan Harapan Kita kepada Kementerian Sekretariat Negara.

“Setelah itu jelas baru kita lakukan serah terima lalu Kementerian Sekretariat Negara bisa kerja sama dengan pihak lain,” ujarnya.

Selain aset BMN, di TMII juga terdapat aset milik daerah dan pihak lain yang bekerjasama dengan Badan Pelaksana Pengelolaan dan Pengusahaan TMII (BP3 TMII).

“Ada bangunan yang perlu diintervensi, ada 10 K/L, ada museum informasi, ada 31 anjungan milik pemda, ada 12 mitra dan 18 badan pengelola TMII. Ini sedang dicek detilnya karena kemarin hanya BMN sedangkan di sana ada BMN dan non BMN/D,” jelasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Berulah Lagi, KKB Tembak Mati Warga Asli Papua

Korban diadang oleh KKB dan langsung ditembak dengan menggunakan senjata api sebanyak 2 kali tembakan dibagian kepala dan dibacok pada bagian kepala.

NASIONAL | 16 April 2021

Ahmad Basarah: Revisi PP 57/2021, Kembalikan Pancasila dalam Pendidikan Nasional

Ahmad Basarah mendesak pemerintah merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan.

NASIONAL | 16 April 2021

Soal Pengedar Narkoba, Mabes Polri: Hukuman Mati Bisa Timbulkan Efek Jera

Hukuman mati yang dijatuhkan kepada pengedar narkoba diharapkan bisa menimbulkan efek jera.

NASIONAL | 16 April 2021

Kakorlantas Bantah Persilakan Masyarakat Mudik Sebelum 6 Mei

Pihaknya justru tidak merekomendasikan hal itu karena adanya aturan karantina yang diberlakukan di tiap daerah.

NASIONAL | 16 April 2021

PVMBG: Lubang di Puncak Ili Lewotolok Ada Sebelum Erupsi 2020

Lubang itu disebabkan karena ketidakstabilan lereng saja, dan bukan karena adanya material yang keluar dari gunung yang kemudian membentuk lubang.

NASIONAL | 16 April 2021

Presiden Anugerahkan Satya Lencana Perintis Kemerdekaan kepada 6 Ahli Waris

Penganugerahan diberikan kepada pendiri atau pemimpin pergerakan kebangsaan yang berjasa dalam perintis kemerdekaan Indonesia.

NASIONAL | 16 April 2021

Sejumlah Jadwal Pelayaran di Maluku Utara Tertunda Akibat Cuaca Buruk

Jadwal pelayaran dari Ternate ke berbagai daerah seperti Pulau Batang Dua belum diizinkan.

NASIONAL | 16 April 2021

Kempupera Memulai Konstruksi Bendungan Pertama di Sulbar

Pembangunan bendungan juga diikuti dengan pembangunan jaringan irigasi.

NASIONAL | 16 April 2021

Aktivitas Warga Beoga Kabupaten Puncak Berangsur Normal

Warga di Beoga mulai menggelar dagangannya setelah terjadi penembakan terhadap dua orang guru oleh KKB pada pekan lalu.

NASIONAL | 16 April 2021

Warga TTU Serahkan Granat Aktif ke Satgas Pamtas RI-Timor Leste

Saat ini granat tersebut diamankan di Markas Komando Satgas Pamtas RI-Timor Leste Sektor Barat dalam kondisi berkaran dan masih dalam kondisi aktif.

NASIONAL | 16 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS