Gubernur Banten: Kami Dilema, Dilarang Mudik tetapi Tempat Wisata Dibuka
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Gubernur Banten: Kami Dilema, Dilarang Mudik tetapi Tempat Wisata Dibuka

Jumat, 16 April 2021 | 20:31 WIB
Oleh : Chairul Fikri / EHD

Tangerang, Beritasatu.com - Gubernur Banten, Wahidin Halim mengaku dilema dengan aturan pelarangan mudik di masa liburan lebaran 2021. Pasalnya pemerintah melarang mudik masyarakat, namun tetap mengizinkan tempat-tempat wisata yang ada beroperasi. Hal ini jelas mengkhawatirkan Gubernur Banten lantaran tempat wisata yang buka bisa jadi tempat berkumpul dan berkerumun masyarakat dan berpotensi besar sebagai lokasi penyebaran virus Covid-19. Hal ini tentunya tidak sejalan dengan keinginan pemerintah melarang mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Kita kepala daerah pastinya dilema dengan masalah ini. Masyarakat dilarang mudik, tapi tempat wisata diizinkan buka. Ini potensi besar menciptakan kerukunan dan penyebaran Covid-19. Maka itu, kami usul kalau memang dilarang mudik ya tempat wisata ditutup juga," ungkap Wahidin.

Wahidin sendiri memiliki alasan tersendiri kenapa mereka resah dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Lantaran Banten memiliki banyak lokasi wisata yang kerap disambangi masyarakat saat liburan panjang terutama yang wisatawan yang berasal dari wilayah DKI Jakarta.

"Kita (Provinsi Banten) memiliki garis pantai sepanjang 499,62 Km dan sangat terbuka. Dimana banyak pantai-pantai di Banten yang kerap dijadikan lokasi wisata masyarakat. Ketika masyarakat Jakarta tidak pulang mudik, pilihannya hanya satu yaitu berbondong-bondong ke Banten untuk berwisata. Ditambah dengan masyarakat Banten sendiri. Mau seperti apa keramaiannya kalau memang itu terjadi," lanjutnya.

Oleh sebab itu, mantan Walikota Tangerang itu berharap pemerintah juga mengambil langkah menutup tempat-tempat wisata diseluruh wilayah Indonesia untuk mencegah berkerumunannya masyarakat akibat laragan mudik yang dikeluarkan pemerintah Pusat.

"Maka saya mengusulkan, kalau dilarang, dilarang semuanya. Kalau dibuka, dibuka semuanya. Dengan berbagai konsekuensi mulai dari perjalanan hingga di tempat wisata. Karena agak sulit bagi kami untuk melakukan penataan atau pelaksanaan protokol kesehatan. Ini yang kita hadapi. Karena, ternyata setelah ada aktivitas di tempat wisata, terjadi kerumunan. Yang terpapar (Covid-19) naik tajam. namun begitu kami tetap mematuhi pemerintah pusat terkait hal ini," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DPR: Nadiem Cepat Merespons Publik

Mendikbud Nadiem Anwar Makarim menyatakan akan merevisi Peraturan Pemerintah (PP) 57/2021 tentang Standar Nasional Pendidikan

NASIONAL | 16 April 2021

Kekerasan terhadap Perawat, Siloam Hospitals Serahkan ke Kepolisian

Siloam Hospitals telah menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian guna melakukan pengusutan secara tuntas.

NASIONAL | 16 April 2021

Larangan Mudik, Doni Monardo: Jangan Ada yang Keberatan, Nanti Menyesal

Doni meminta seluruh unsur Pemerintah Daerah termasuk tokoh adat dan tokoh agama terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakatnya terkait larangan mudik

NASIONAL | 16 April 2021

Kunjungi PSI, KPK: Tak ada Jaminan Orang Tidak Korupsi

KPK mengajak jajaran Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk menguatkan kembali nilai-nilai integritas dengan menyelenggarakan pendidikan antikorupsi

NASIONAL | 16 April 2021

Bom Makassar, Polisi: MT Eks Napiter

Mabes Polri menyatakan, terduga teroris berinisial MT (49)yang ditembak mati Densus Antiteror adalah mantan narapidana terorisme

NASIONAL | 16 April 2021

Bantuan Unika Santu Paulus Ruteng Tiba di Flores Timur

Bantuan Unika Santu Paulus Ruteng untuk korban banjir di Lembata tiba di Posko Keuskupan Larantuka.

NASIONAL | 16 April 2021

Wadah Pemikir Pemerintah Perlu Dioptimalkan untuk Percepat Pemulihan Pandemi

Kementerian PAN dan RB mendorong ASN dapat berperan sebagai penggerak pertumbuhan ekosistem pengetahuan.

NASIONAL | 16 April 2021

Mendikbud Ajukan Revisi PP 57/2021 Guna Wajibkan Pelajaran Pancasila

Mendikbud mengakui adanya kesalahan persepsi terkait mata pelajaran Pancasila dan Bahasa Indonesia sehingga dirinya akan mengajukan revisi terhadap PP tersebut.

NASIONAL | 16 April 2021

Kasus Sadikin Aksa, Bareskrim Periksa 26 Saksi dan 3 Ahli

Bareskrim telah memeriksa 26 orang saksi dan tiga saksi ahli terkait kasus ketidakpatuhan mantan Direktur Utama PT Bosowa Corporindo Sadikin Aksa

NASIONAL | 16 April 2021

Pengungsi Bencana NTT Berkurang Jadi 4.182 Orang

Saat ini pengungsi yang tinggal di posko penampungan tinggal 1.023 kepala keluarga (KK) atau 4.182 orang.

NASIONAL | 16 April 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS