Ini Motif Pelaku Aniaya Perawat Siloam Hospitals Palembang
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Motif Pelaku Aniaya Perawat Siloam Hospitals Palembang

Sabtu, 17 April 2021 | 15:39 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar Polisi Supriadi mengatakan motif tersangka Jason Tjakrawinata (38) melakukan penganiayaan terhadap perawat Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang Christina Ramauli Simatupang (28), karena kesal atau emosi.

"Motifnya kesal atau emosi (tidak ada motif lainnya)," ujar Supriadi ketika dihubungi Beritasatu.com, Sabtu (17/4/2021).

Dikatakan Supriadi, atas perbuatannya tersangka Jason dijerat Pasal 351 KUHP terkait penganiayaan. "Ancaman penjara 2 tahun 8 bulan," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra mengatakan penyidik telah menangkap Jason di kediamannya di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Selanjutnya penyidik melakukan pemeriksaan, gelar perkara, dan menetapkannya sebagai tersangka.

"Kita langsung gelar perkara dan menetapkannya sebagai tersangka," katanya.

Menurut Irvan, motif tersangka kesal atau emosi karena mengetahui tangan anaknya terluka pada bekas suntikan infus. "Motif tersangka, karena emosi sesaat yang tak terbendung. Ia mengaku saat itu lelah sudah empat hari menjaga anaknya di rumah sakit tersebut," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Blokir Akses Jalan Untuk Aksi Balap Lari, Sejumlah Remaja Ditangkap Polisi

Blokir jalan untuk balap lari, sejumlah remaja di Lombok Tengah diamankan polisi.

NASIONAL | 17 April 2021

Ratusan Rumah Korban Gempa Malang Mulai Dibangun Lagi

Rumah didesain agar layak huni dan tahan gempa.

NASIONAL | 17 April 2021

Program Layanan ETPD Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah Malang

ETPD memiliki peran yang sangat krusial dalam mendorong pembangunan di daerah melalui peningkatan pendapatan asli daerah

NASIONAL | 17 April 2021

PPNI Kutuk Keras Tindak Kekerasan kepada Perawat RS Siloam Sriwijaya

Penganiayaan terhadap Perawat yang sedang menjalankan tugas masih terjadi.

NASIONAL | 17 April 2021

Mobil Kaca UMM Hibur Anak-Anak Korban Gempa Malang

Kehadiran mobil itu diharapkan bisa memulihkan rasa trauma yang dialami anak-anak di desa tersebut.

NASIONAL | 17 April 2021

Gempa M 5,5 Guncang Aceh

Guncangan gempa bumi ini dirasakan warga di daerah Banda Aceh, Pidie Jaya, Nagan Raya, Calang, dan Lhokseumawe.

NASIONAL | 17 April 2021

Siklon Surigae Kian Intensif, Sembilan Provinsi Diminta Siaga

Dampaknya dapat berupa potensi hujan lebat disertai kilat/petir serta angin kencang di sembilan wilayah.

NASIONAL | 17 April 2021

6 Kecamatan di Sleman Masih Zona Merah Covid-19

Saat ini kecamatan dengan zona merah menurun dari sebelumnya 13 kecamatan turun menjadi enam kapanewon.

NASIONAL | 17 April 2021

BPIP Desak Pemerintah Revisi PP Standar Nasional Pendidikan

BPIP mendesak revisi PP nomoer 57/2021 tentang Standard Nasional Pendidikan, karena telah menghapus Pancasila dan Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah wajib.

NASIONAL | 17 April 2021

Doni Monardo: Masyarakat Harus Pahami Maksud Larangan Mudik agar Tidak Menyesal

Meskipun pemerintah melarang aktivitas mudik pada 6-17 Mei 2021, bukan berarti sebelum atau sesudah waktu yang ditentukan itu diperbolehkan mudik.

NASIONAL | 17 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS