Kasus Jiwasraya dan Asabri Jadi Pendorong Pengesahan RUU Perampasan Aset
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Jiwasraya dan Asabri Jadi Pendorong Pengesahan RUU Perampasan Aset

Selasa, 20 April 2021 | 15:17 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan, adanya kasus BLBI, Jiwasraya dan Asabri patut dijadikan momentum untuk mendorong pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Selama ini menurut Karyono, pemerintah tidak cukup serius dalam memdorong RUU tersebut, sehingga RUU Perampasan Aset tersebut terbengkalai dan tak kunjung disahkan sejak 2008.

"Pemerintah selama ini masih semu untuk mengesahkan RUU Perampasan Aset, tak kunjung dibahas bersama DPR. Makanya dengan adanya kasus BLBi, Jiwasraya, Asabri, ini harus jadi momentum untuk mendorong RUU Perampasan Aset," kata Karyono saat diskusi virtual pada Ruang Anak Muda, Selasa (20/4/2021).

Ia menilai, RUU Perampasan Aset sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kerugian negara secara cepat dan maksimal. Tentunya hal ini juga akan memberi efek jera pada koruptor.

Selama ini imbuhnya, antara pengembalian aset atas kerugian negara tidak menemukan keselarasan dari hukuman yang ada. Sehingga tidak menimbulkan efek jera pada seseorang untuk bertindak korupsi. Hal ini terkonfirmasi dari data kasus korupsi yang kian meningkat dari tahun ke tahun.

"Selama ini, pengembalian aset dan beratnya hukuman tidak seimbang dengan kerugian negara. Kalau kita lihat grafik korupsi semakin meningkat, ini mengkonfirmasi bahwa hukuman kita tidak menimbulkan efek jera. Semisal hukuman 3 tahun pengembalian Rp 1 miliar, padahal nilai kerugian negara triliunan," sesal Karyono.

Karena itu, dia meminta pemerintah agar segera melakukan pembahasan bersama DPR untuk mengesahkan RUU Perampasan Aset yang menjadi penting bagi negara.

"Kendala RUU Perampasan Aset, selama ini tidak ada good will dari penyelengara negara. Sekarang kita minta agar segera disahkan denga adanya momentum kasus Jiwasraya, Asabri dan BLBI," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasad Resmikan Rumah Tahanan Militer Canggih Berbasis Artificial Intelligence

Instalasi rumah tahanan militer itu sudah terintegrasi sedemikian rupa dan terprogram. Termasuk, dalam hal penguncian dan penerangan masing-masing ruang tahanan

NASIONAL | 20 April 2021

Ini Dua Syarat yang Harus Dipenuhi Pengusaha Start-up

Syarat perusahaan start-up berkembang menjadi enterprise adalah barang atau jasa yang dihasilkan harus dapat digunakan berulang dan bisa diekspansi ke manapun.

NASIONAL | 20 April 2021

Pengusaha Maya Miranda Ambarsari Bangun Masjid Megah di Bengkulu

Masjid Khalifah itu disebut menjadi salah satu masjid termegah dan terindah di Kota Bengkulu yang berdiri di atas lahan SMP dengan arsitektur modern.

NASIONAL | 20 April 2021

Joseph Paul Zhang Dipastikan Masih Berstatus WNI

Hal ini diketahui setelah penyidik melakukan koordinasi dengan atase Polri di Berlin, Jerman di mana tidak ada data pelaku telah berganti warganegara.

NASIONAL | 20 April 2021

Skenario Net Zero Emission Hasilkan Pertumbuhan Ekonomi yang Lebih Tinggi

Skenario net zero emission dikatakan Suharso dapat menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di masa mendatang.

NASIONAL | 20 April 2021

Orang Indonesia Hanya Kekurangan Bahan Bacaan, bukan Malas Membaca

Rasio buku dengan jumlah penduduk belum mencapai satu buku per orang/tahun (0,098).

NASIONAL | 20 April 2021

KPK Dalami Pengakuan Wali Kota Cimahi Diperas Rp 1 Miliar Sebelum OTT

Uang itu diperlukan untuk meredam OTT KPK.

NASIONAL | 20 April 2021

BMKG: Siklon Surigae Masih Sangat Kuat Pengaruhnya bagi Indonesia

Salah satunya, cuaca ekstrem akan terjadi di beberapa wilayah Tanah Air.

NASIONAL | 20 April 2021

Indonesia Sudah Siapkan Negosiator Perubahan Iklim Berkualitas

Sudah saatnya Indonesia menyampaikan apa yang sudah dilakukan dan mengajak dunia untuk melakukan hal yang sama.

NASIONAL | 20 April 2021

Bupati Jembrana Fokus Tangani Pandemi dan Pulihkan Ekonomi

Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyatakan bahwa saat ini yang menjadi salah satu fokus kerjanya usai dilantik adalah penanganan Covid-19 serta pemulihan ekonomi

NASIONAL | 20 April 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS