Kemdikbud Janji Libatkan Banyak Pihak dalam Penyusunan Kamus Sejarah Indonesia
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemdikbud Janji Libatkan Banyak Pihak dalam Penyusunan Kamus Sejarah Indonesia

Selasa, 20 April 2021 | 20:57 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Hilmar Farid mengatakan akan melibatkan lebih banyak pihak dalam penyusunan Kamus Sejarah Indonesia dua Jilid, yakni I dan II terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Hal ini untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kesalahan seperti saat ini yakni tidak mencantumkan nama tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Syekh Hasyim Asy'ari pada Kamus Sejarah Indonesia Jilid I.

“Kesalahan yang ada diakui tentu dan permohonan maaf yang sangat, ke depan kita juga berharap bisa melibatkan lebih banyak pihak sehingga lebih awas, lebih cermat untuk meminimalisir kemungkinan terjadi kesalahan seperti ini,” kata Hilmar pada konferensi pers daring, Selasa (20/4/2021).

Terkait substansi Kamus Sejarah Indonesia yang saat ini menjadi polemik, Hilmar menegaskan, Kemdikbud sama sekali tidak berniat menghilangkan tokoh sejarah Syekh Hasyim Asy'ari. Pasalnya, di dalam buku yang sama sudah dimuatkan informasi beberapa kali pada beberapa bagian tentang pendiri NU itu. Tentu disebut juga Syekh Hasyim Asy'ari. Selain itu, di kesempatan lain juga disebutkan di beberapa halaman yang lain.

“Jadi tidak ada maksud untuk menghilangkan tokoh besar Syekh Hasyim Asy'ari dari penulisan sejarah. Bahkan pada tahun yang sama 2017, Kemdikbud menerbitkan biografi ringkas dari Kyai Haji Syekh Hasyim Asy'ari melalui Museum Kebangkitan Nasional,” kata Hilmar. .

Hilmar menyebutkan, ringkasan biografi tersebut ditulis oleh tokoh-tokoh NU. Oleh karena itu, Hilmar menegaskan narasi bahwa ada upaya untuk menghilangkan tokoh sejarah tidak benar. “Memang ada kesalahan teknis dalam penyusunan dan kami tentu memohon maaf karena ini adalah kesalahan yang sebetulnya tidak perlu terjadi. Buku yang belum siap untuk diedarkan sudah di-upload ke web,” ucap Hilmar.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Doni Monardo Resmikan RS Covid-19 di Aceh

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan Rumah Sakit Covid-19 RSUDZA yang tuntas dibangun dalam waktu 46 hari kalender oleh Kempupera.

NASIONAL | 20 April 2021

Cegah Covid-19, Doni Monardo Minta Masyarakat Tidak Mudik

Doni Monardo meminta agar masyarakat yang berasal dari luar daerah untuk tidak pulang kampung dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 20 April 2021

KY dan PP Muhammadiyah Kerja Sama Wujudkan Peradilan Bersih

KY dan PP Muhammadiyah bekerja sama guna mewujudkan peradilan yang bersih.

NASIONAL | 20 April 2021

3 Kader Demokrat Polisikan Tim Kuasa Hukum Kubu Moeldoko

Tim kuasa hukum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang dilaporkan ke pihak kepolisian terkait dugaan pemalsuan surat kuasa.

NASIONAL | 20 April 2021

KPK Ajak Napi Berperan dalam Pemberantasan Korupsi

KPK mengajak para narapidana kasus korupsi untuk turut berperan dalam pemberantasan korupsi.

NASIONAL | 20 April 2021

Soal Rencana Beli Peternakan Sapi di Belgia, Begini Kata Pengamat

Menurut Agus, kenyataannya memang kita ini setiap tahun harus impor daging sapi karena produksi daging sapi nasional belum mencukupi.

NASIONAL | 20 April 2021

Jadi Polemik, Kemdikbud Tarik Kamus Sejarah Indonesia dari Website Rumah Belajar

Kemdikbud sudah menurunkan atau menarik Kamus Sejarah Indonesia Jilid I dari situs Rumah Belajar.

NASIONAL | 20 April 2021

Peran Kartini Masa Kini di Tengah Pandemi Kian Besar

Grant Thornton sangat mendukung peran wanita untuk selalu menggali potensi yang mereka miliki untuk memberikan kontribusi bagi dunia usaha dan menjadi inspirasi

NASIONAL | 20 April 2021

Sekolah Tatap Muka di Malang Berjalan Lancar, Dishub Cegah Kerumunan di Halte

Dishub mengantisipasi terjadinya kerumunan para penjemput maupun siswa yang menunggu di halte sekolah ketika jam pulang sekolah.

NASIONAL | 20 April 2021

Bamsoet: Segera Rampungkan Payung Hukum Pencairan THR

Pemerintah diharapkan segera mengeluarkan payung hukum pencairan tunjangan hari raya (THR).

NASIONAL | 20 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS