Antisipasi Pemanasan Global, Dino Patti Djalal Gaungkan Net Zero
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Antisipasi Pemanasan Global, Dino Patti Djalal Gaungkan Net Zero

Selasa, 20 April 2021 | 21:39 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengatakan, saat ini pemerintah dan publik masih belum berpikir net zero, tetapi masih pada bisnis. Hal tersebut harus diubah. Pasalnya, pakar memprediksi pada 2050 mendatang, suhu bumi akan naik 3-4 derajat Celcius.

“Setelah Indonesia Net Zero Summit hari ini, kata net zero menjadi kata yang digandrungi oleh generasi muda dan publik. Publik tahu itu, ini suatu kata yang sangat bermakna pada masa depan kita,” kata Dino pada acara Indonesia Net Zero Summit 2021 digelar secara daring pada Selasa (202/4/2021).

Dino menyebutkan, dalam catatan sejarah selama 6 tahun terakhir yakni sejak 2015 merupakan suhu terpanas di dunia. Bahkan, perubahan iklim ini, kata Dino telah dialami Indonesia, adanya siklon tropis Saroja yang dulunya hanya terjadi di laut, namun sekarang telah masuk ke daratan seperti terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) belum lama ini.

Dikatakan Dino, kedepan cuaca ekstrem ini akan mengganggu Indonesia. Pasalnya saat ini suhu bumi baru naik satu derajat Celcius. Hal menjadi tantangan Indonesia. Dalam hal ini, Dino mengaku kecewa dengan target dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) atas capaian bebas emisi atau net-zero emission pada 2070 karena dinilai telah terlambat.

“Makanya tadi saya protes mengenai 2070 sebagai benchmarks yang dikeluarkan KLHK. Saya bilang KLHK seharusnya paling progresif donk, justru mereka paling marah mengenai net zero pada 2070. Jangan 2070, kenapa karena window paling terlambat 30 tahun ke depan,” kata Dino.

Selanjutnya, mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) ini mengatakan, apabila ingin menyelamatkan suhu bumi sampai 1,5 derajat Celcius, maka harus memotong emisi secara global 50% sampai 2030. Kemudian, potong lagi 50% sampai tahun 2040 dan potong lagi 50% sampai tahun 2050.

“Baru tercapai bumi dengan cuaca yang dibawah 1,5 derajat Celcius peningkatannya. Jadi bumi relatif nyaman lah. Jadi kesempatan kita hanya 30 tahun ke depan. Dan itu harus kita jaga,” ucapnya.

Dino menyebutkan, semua pihak mempunyai tanggungjawab sejarah dan global untuk menjaga suhu bumi dibawah 1,5 derajat Celcius, maka harus melakukan bukan hanya reformasi tetapi transformasi total dari ekonomi.

“Jadi benar-benar harus ada strategi yang menyeluruh mengenai pertanian, energi, mobil, urbanisasi, permukiman, infrastruktur, semuanya harus kita sesuaikan dengan tujuan untuk menurunkan suhu bumi,” ucapnya.

Menurut Dino, ada 4 proses yang harus diperhatikan untuk dapat menurunkan bumi ini, yakni; merasa ada masalah dan mempunyai tanggungjawab untuk menyelesaikan masalah yakni ada beban moral dan sejarah.Selain itu, mempunyai tujuan hal perlu diubah ekonomi, cara hidup dan lainnya, serta mempunyai treatment sebagai kebijakan untuk mengurangi emisi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Larangan Mudik, Doni Monardo: Kerinduan Keluarga Bisa Timbulkan Hal Tragis

Doni kembali menegaskan agar aturan Pemerintah Pusat terkait peniadaan mudik Idulfitri tahun ini dapat dipatuhi masyarakat.

NASIONAL | 20 April 2021

Gandeng TNI, BCA Ringankan Korban Bencana NTT

BCA telah menyalurkan bantuan berupa 20 unit genset, hingga 200 kantong paket sembako.

NASIONAL | 20 April 2021

Editor Akui Hasyim Asy'ari Tak Dibuat Lema Khusus Kamus Sejarah Indonesia

Tidak mungkin pemerintah melupakan tokoh Hasyim Asy'ari.

NASIONAL | 20 April 2021

Kemdikbud Janji Libatkan Banyak Pihak dalam Penyusunan Kamus Sejarah Indonesia

Ada kesalahan teknis dalam penyusunan dan Kemdikbud memohon maaf.

NASIONAL | 20 April 2021

Doni Monardo Resmikan RS Covid-19 di Aceh

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan Rumah Sakit Covid-19 RSUDZA yang tuntas dibangun dalam waktu 46 hari kalender oleh Kempupera.

NASIONAL | 20 April 2021

Cegah Covid-19, Doni Monardo Minta Masyarakat Tidak Mudik

Doni Monardo meminta agar masyarakat yang berasal dari luar daerah untuk tidak pulang kampung dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 20 April 2021

KY dan PP Muhammadiyah Kerja Sama Wujudkan Peradilan Bersih

KY dan PP Muhammadiyah bekerja sama guna mewujudkan peradilan yang bersih.

NASIONAL | 20 April 2021

3 Kader Demokrat Polisikan Tim Kuasa Hukum Kubu Moeldoko

Tim kuasa hukum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang dilaporkan ke pihak kepolisian terkait dugaan pemalsuan surat kuasa.

NASIONAL | 20 April 2021

KPK Ajak Napi Berperan dalam Pemberantasan Korupsi

KPK mengajak para narapidana kasus korupsi untuk turut berperan dalam pemberantasan korupsi.

NASIONAL | 20 April 2021

Soal Rencana Beli Peternakan Sapi di Belgia, Begini Kata Pengamat

Menurut Agus, kenyataannya memang kita ini setiap tahun harus impor daging sapi karena produksi daging sapi nasional belum mencukupi.

NASIONAL | 20 April 2021


TAG POPULER

# Olimpiade Tokyo


# Akidi Tio


# Mafia Tanah


# Kasus Positif Covid-19


# Kartu Vaksin



TERKINI

Max Verstappen Tercepat dalam Sesi Latihan Pertama GP Hungaria

OLAHRAGA | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS