Jaksa Sebut Eks Mensos Juliari Sunat Nilai Bansos Rp 10.000 Per Paket
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jaksa Sebut Eks Mensos Juliari Sunat Nilai Bansos Rp 10.000 Per Paket

Rabu, 21 April 2021 | 12:36 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara telah menerima suap sebesar Rp 32,48 miliar dari para vendor atau penyedia bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek. Jaksa menyebut Juliari menyunat Rp 10.000 dari setiap paket bansos.

Dibeberkan jaksa, awalnya Juliari menunjuk Adi Wahyono sebagai kuasa pengguna anggara (KPA) pada Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kementerian Sosial (Kemsos) Tahun 2020. Adi Wahyono ditunjuk sebagai KPA pada 14 Mei 2020, atau sekitar 2 bulan lebih setelah Covid-19 masuk ke Tanah Air. Juliari kemudian memerintahkan Adi Wahyono mengumpulkan fee dari para vendor dengan menyunat sebesar Rp 10.000 dari nilai per paket bansos.

"Setelah terdakwa (Juliari) menunjuk Adi Wahyono sebagai KPA, maka terdakwa memerintahkan agar Adi Wahyono mengumpulkan uang fee sebesar Rp 10.000 per paket dari penyedia guna kepentingan terdakwa," kata jaksa KPK dalam surat dakwaan terhadap Juliari yang dibacakan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Selain memerintahkan Adi memotong Rp 10.000 per paket bansos, Juliari juga memerintahkan Adi Wahyono berkoordinasi dengan Kukuh Ary Wibowo selaku Tim Teknis Mensos dalam pelaksanaan pengadaan bansos Covid-19. Selanjutnya Adi Wahyono menyampaikan perintah dari Juliari tersebut kepada Sekjen Kemsos, Hartono, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Dirjen Linjamsos) Kemsos Pepen Nazaruddin, dan Matheus Joko Santoso.

"Selain itu Matheus juga mengumpulkan uang fee operasional dari para penyedia bansos guna biaya kegiatan operasional terdakwa dan kegiatan lainnya di Kemsos," kata jaksa.

Dipaparkan jaksa penunjukan penyedia dan pembagian alokasi kuota bansos sembako dilakukan Juliari dengan cara memerintahkan Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso untuk berkoordinasi dengan Kukuh Ary Wibowo. Kertas berisi catatan jumlah kuota paket sembako serta nama perusahaan calon penyedia diserahkan Kukuh kepada Matheus yang memasukannya dalam draft usulan penyedia bansos sembako.

Selanjutnya draft usulan tersebut disampaikan oleh Adi Wahyono kepada Pepen Nazarudin untuk dilakukan pemeriksaan dan kemudian dimintakan persetujuan Juliari. Sekitar Juni 2020, Juliari melalui Kukuh memerintahkan Matheus Joko melaporkan realisasi pengumpulan uang fee.

Pada Juli 2020, saat tahap 6 bansos sembako selesai dilaksanakan, Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono menemui Juliari di ruang kerjanya untuk melaporkan realisasi penerimaan uang fee sebagaimana perintah terdakwa. "Atas laporan tersebut Terdakwa meminta Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso agar memaksimalkan pengumpulan uang fee dari penyedia bansos sembako untuk tahap selanjutnya," kata jaksa.

Jaksa menyebut Juliari menerima total Rp 32,48 miliar yang merupakan fee bansos. Uang itu di antaranya diterima Juliari melalui Adi Wahyono dan Matheus Joko dari konsultan hukum Harry Van Sidabukke sebesar Rp 1,28 miliar atas penunjukkan PT Pertani, PT Mandala Hamonganan Sude serta sebesar Rp 1,95 miliar dari Presiden Direktur PT Tigapilar Agro Utama, Ardian Iskandar Maddanatja.

Sementara terkait dengan uang Rp 29,25 miliar, Jaksa menyebut uang itu diterima Juliari melalui Adi Wahyono dan Matheus Joko dari sejumlah perusahaan vendor bansos Covid-19 dengan nilai beragam dalam rentang Mei 2020 hingga Desember 2020.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dokter Mer-C Pastikan Rizieq Syihab dan Istri Reaktif Covid-19

Rizieq Syihab dan istri dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap antigen oleh tim medis Mer-C pada Senin, 23 November 2020.

NASIONAL | 21 April 2021

Melihat Kiprah Para "Kartini" di Industri Migas

Namun, Nazliyati Husin Umri (48) dan Army Wahyuni (42) berhasil membuktikan bahwa perempuan juga bisa meraih sukses di industri migas.

NASIONAL | 21 April 2021

Sambut Hari Bumi, Softex Indonesia Akan Perluas Fasilitas Daur Ulang

Dalam beberapa bulan mendatang, PT Softex Indonesia akan memperluas fasilitas daur ulangnya di berbagai wilayah di Indonesia.

NASIONAL | 21 April 2021

BNN Sita 212,39 Kg Sabu-sabu dan 19.700 Butir Ekstasi Jaringan Dumai-Madura

Petrus menerangkan operasi terkait penanggulangan narkoba jaringan Dumai-Madura masih terus berlanjut sampai hari ini.

NASIONAL | 21 April 2021

Perkara Bansos Covid-19, Eks Mensos Juliari Didakwa Terima Suap Rp 32,4 Miliar

Jaksa membeberkan, uang suap sebesar Rp 32 miliar itu diterima Juliari Batubara melalui Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kemsos.

NASIONAL | 21 April 2021

Wanita TNI Berpartisipasi dalam Misi Perdamaian Dunia

Selama ini institusi TNI telah membuka peluang seluas-luasnya bagi para prajuritnya, termasuk Wanita TNI untuk mengembangkan karier kemiliteran

NASIONAL | 21 April 2021

Presiden Jokowi: Pemerintah Tidak Senang Impor Beras

Menurut Presiden Jokowi, ia sengaja berkunjung ke Desa Wanasari untuk menyaksikan langsung keberhasilan panen padi di daerah itu.

NASIONAL | 21 April 2021

Dialog dengan Presiden, Petani Indramayu Mengeluh Kelangkaan Pupuk Subsidi

Para petani di Desa Wanasari, Indramayu, Jawa Barat mengeluhkan pupuk subsidi yang sering hilang.

NASIONAL | 21 April 2021

Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Menteri Nadiem Ngobrol 2 Jam dengan Megawati

Di tengah kencangnya isu reshuffle kabinet, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim justru bertemu Megawati Soekarnoputri

NASIONAL | 21 April 2021

Kesulitan Panen Padi, Petani Indramayu Minta Alat Mesin Padi ke Jokowi

Jokowi pun langsung mengabulkan permintaan para petani Indramayu tersebut. Ia berjanji akan mengirimkan combine, termasuk traktor dan pompa.

NASIONAL | 21 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS