APSI Minta Pengawas Sekolah Dimasukkan dalam PP Standar Nasional Pendidikan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

APSI Minta Pengawas Sekolah Dimasukkan dalam PP Standar Nasional Pendidikan

Rabu, 21 April 2021 | 13:10 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 57/2021 tentang Standar Nasional Pendidikan yang tidak menyantumkan frasa pengawas satuan pendidikan (pengawas sekolah/madrasah) dalam melaksanakan pengawasan pendidikan.

“Penghilangan frasa pengawas satuan pendidikan telah menimbulkan keresahan di kalangan pengawas sekolah/madrasah seluruh Indonesia, organisasi profesi, pakar pendidikan, dan pejabat pemerintah daerah,” kata Ketua Umum APSI Agus Sukoco dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Rabu (21/4/2021).

Agus menjelaskan, APSI telah mengkaji secara mendalam PP 57/2021 pada pasal 30 ayat (3) yang tidak mencantumkan pengawas sekolah/madrasah satuan pendidikan. Karena itu, APSI minta PP itu direvisi dan menyantumkan frasa pengawas satuan pendidikan.

Ditambahkan, pada Pasal 39 UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan tentang pengawas satuan pendidikan.

Demikian pula pada PP 19/2005 disebutkan bahwa pengawasan pada pendidikan formal dilakukan oleh pengawas satuan pendidikan.


Agus Sukoco

Selain itu, APSI mengusulkan kepada Kemdikbud untuk melibatkan pengawas sekolah/madrasah melalui organisasi profesi APSI dalam menyusun Permendikbud tentang Tenaga Kependidikan sebagai turunan PP 57/2021 khususnya Pasal 24.

“Kami juga mengusulkan kepada Kemdikbud untuk melakukan harmonisasi dan sinkronisasi peraturan mulai dari Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Permen PAN & RB, dan Permendikbud tentang Tenaga Kependidikan,” kata Agus.

Dia menambahkan, rekomendasi APSI tersebut merupakan wadah aspirasi pengawas sekolah/madrasah seluruh Indonesia, sebagai wujud tanggung jawab organisasi dan kecintaan pada tugas pengawasan sekolah/madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Juga peran APSI sebagai mitra strategis dalam pendampingan mutu pembelajaran berkualitas, pengelolaan sekolah/madrasah yang efektif dan mengembangkan ekosistem pendidikan yang memerdekakan dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila,” kata Agus.

Seperti diberitakan, PP 57/2021 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) bukan hanya menghilangkan pendidikan Pancasila, tetapi juga meniadakan pengawas sekolah.

Pasal 30 ayat 3 PP 57/2021 tidak mencantumkan keberadaan dan peran pengawas sekolah dalam menjalankan pengawasan pada satuan pendidikan.

“Penghilangan keberadaan pengawas sekolah menimbulkan pertanyaan dan reaksi luas di semua tingkatan, juga di kalangan pengawas, kepala sekolah, guru, dan masyarakat pendidikan,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rosyidi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Selamat! UNS Masuk 300 Besar Dunia THE Impact Ranking

UNS juga menempati peringkat ke 28 dunia untuk kategori SDG ke-4 yaitu terkait dengan quality of education.

NASIONAL | 21 April 2021

Polisi Temukan Unsur Pidana dalam Kebakaran Kilang Pertamina Balongan

Penyidik Polri menemukan unsur tindak pidana pada peristiwa kebakaran Kilang Minyak Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

NASIONAL | 21 April 2021

Jaksa Sebut Eks Mensos Juliari Sunat Nilai Bansos Rp 10.000 Per Paket

Jaksa KPK mendakwa mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara telah menerima suap sebesar Rp 32,48 miliar

NASIONAL | 21 April 2021

Dokter Mer-C Pastikan Rizieq Syihab dan Istri Reaktif Covid-19

Rizieq Syihab dan istri dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap antigen oleh tim medis Mer-C pada Senin, 23 November 2020.

NASIONAL | 21 April 2021

Melihat Kiprah Para "Kartini" di Industri Migas

Namun, Nazliyati Husin Umri (48) dan Army Wahyuni (42) berhasil membuktikan bahwa perempuan juga bisa meraih sukses di industri migas.

NASIONAL | 21 April 2021

Sambut Hari Bumi, Softex Indonesia Akan Perluas Fasilitas Daur Ulang

Dalam beberapa bulan mendatang, PT Softex Indonesia akan memperluas fasilitas daur ulangnya di berbagai wilayah di Indonesia.

NASIONAL | 21 April 2021

BNN Sita 212,39 Kg Sabu-sabu dan 19.700 Butir Ekstasi Jaringan Dumai-Madura

Petrus menerangkan operasi terkait penanggulangan narkoba jaringan Dumai-Madura masih terus berlanjut sampai hari ini.

NASIONAL | 21 April 2021

Perkara Bansos Covid-19, Eks Mensos Juliari Didakwa Terima Suap Rp 32,4 Miliar

Jaksa membeberkan, uang suap sebesar Rp 32 miliar itu diterima Juliari Batubara melalui Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kemsos.

NASIONAL | 21 April 2021

Wanita TNI Berpartisipasi dalam Misi Perdamaian Dunia

Selama ini institusi TNI telah membuka peluang seluas-luasnya bagi para prajuritnya, termasuk Wanita TNI untuk mengembangkan karier kemiliteran

NASIONAL | 21 April 2021

Presiden Jokowi: Pemerintah Tidak Senang Impor Beras

Menurut Presiden Jokowi, ia sengaja berkunjung ke Desa Wanasari untuk menyaksikan langsung keberhasilan panen padi di daerah itu.

NASIONAL | 21 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS