Buru Joseph Paul Zhang Polri Ajukan Red Notice
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Buru Joseph Paul Zhang Polri Ajukan Red Notice

Rabu, 21 April 2021 | 15:54 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JAS

Jakarta, Beritasatu.com- Mabes Polri akan mengupayakan pengajuan red notice kepada pihak Interpol terkait pencarian tersangka Joseph Paul Zhang, yang telah masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Kemarin dari hasil rapat imigrasi, dengan berbagai pertimbangan tetap kita upayakan mengajukan red notice ke Interpol. Nanti di Lyon akan dibahas apakah bisa masuk red notice atau tidak kemudian akan kita lakukan," ujar Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Rabu (21/4/2021).

Pengajuan red notice diharapkan bisa disetujui sehingga bisa mempersempit ruang gerak Joseph berpindah-pindah negara yang masuk dalam keanggotaan Interpol.

"Ya mudah-mudahan kalau nanti red notice disetujui, kalau dia mau negara-negara yang masuk Interpol akan menolak, kalau misalnya yang bersangkutan masuk ke sana," ungkapnya.

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, pencarian tersangka Joseph masih terus dilakukan.

"Masih berjalan untuk JPZ terus dilakukan kerja keras Polri bersama instansi terkait lainnya, untuk dapat memastikan keberadaan JPZ tersebut. Masih berproses," katanya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menetapkan Joseph Paul Zhang, sebagai tersangka terkait kasus penodaan agama dan pelanggaran Undang-undang ITE, serta memasukannya ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Seperti diberitakan, dalam video yang viral di akun Youtube-nya, Zhang mengakui dirinya sebagai nabi ke-26 setelah Nabi Muhammad dan melakukan beberapa penghinaan.

Tak hanya itu, dalam Youtube tersebut juga terdapat beberapa video berisikan pertemuan dengan aplikasi Zoom dan membahas beberapa ajaran yang menurutnya benar. Belum jelas apa motifnya melakukan penghinaan.

Zhang diduga telah meninggalkan Indonesia sejak Januari 2018. Polri berjanji akan mencari pelaku dan akan dilakukan koordinasi dengan semua otoritas untuk menangkapnya.

Profil
Diketahui, Joseph Paul Zhang ternyata hanya merupakan nama akun. Pria yang mengaku sebagai nabi ke-26 itu disebut memiliki nama asli Shindy Paul Soerjomoelyono (SPS).

"Nama aslinya inisialnya SPS. Karena kemarin kita memberitakan sesuai akunnya JPZ. Nama aslinya di dalam DPO tersebut dengan inisial SPS. Paspornya menggunakan nama SPS," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan, Selasa kemarin.

Ahmad menyampaikan, berdasarkan penelusuran, Shindy Paul Soerjomoelyono belum pernah berganti kewarganegaraan alias masih merupakan warga negara Indonesia (WNI).

"Jadi atas nama SPS tersebut sejak tahun 2017 sampai April 2021 tidak ada warga negara Indonesia yang mencabut kewarganegaraannya. Jadi melihat data tersebut, maka saudara SPS atau JPZ masih merupakan warga negara Indonesia," jelasnya.

Berdasarkan diskripsi channel Youtube-nya, Joseph merupakan pendiri The FIRM Foundation (Indonesia). Dia juga mendirikan Hagios Apologetic Center. Ia pun membuka kursus Alkitab bersertifikat melalui saluran Zoom.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengolahan Limbah Sampah untuk Masa Depan Bumi Lebih Baik

Salah satu keuntungan lain yang bisa dirasakan dari pengolahan limbah ini juga terjadinya circular economy

NASIONAL | 21 April 2021

Ini Peran Kartini Zaman Now untuk Berantas Korupsi

Dukungan penuh Kartini-Kartini antikorupsi zaman now, mampu mengakselerasi dan menggelorakan semangat tempur antikorupsi.

NASIONAL | 21 April 2021

Uang Suap Bansos Covid-19 Mengalir ke Sekjen Kemsos dan Dirjen Linjamsos

Jaksa KPK mengungkap adanya aliran uang suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 yang mengalir ke sejumlah pejabat Kemsos

NASIONAL | 21 April 2021

Ini Cara Yayasan Pendidikan Astra Peringati Hari Kartini

Yayasan Pendidikan Astra menyelenggarakan webinar bertema 'Inspirasi Kartini Membangun Negeri' guna memeringati Hari Kartini, Rabu (21/4/2021).

NASIONAL | 21 April 2021

KPK Usut Jual Beli Jabatan di Pemkot Tanjung Balai

"Saat ini, kronologi mengenai uraian dan para pihak yang telah KPK tetapkan sebagai tersangka belum dapat kami informasikan kepada masyarakat," kata Ali.

NASIONAL | 21 April 2021

Kunjungi Tangsel, Bobby Nasution Ingin Belajar Smart City

Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengunjungi Kota Tangerang Selatan dalam rangkaian kunjungan kerjanya untuk mempelajari konsep "smart city".

NASIONAL | 21 April 2021

Sri Mulyani, Khofifah, dan Risma, 3 Perempuan Paling Vokal di Media Massa

Secara umum, kata dia, penanganan ekonomi Indonesia di tengah pandemik Covid-19 menjadi isu terbesar terkait dengan Sri Mulyani pada tahun ini.

NASIONAL | 21 April 2021

Jaringan Narkoba Dumai-Madura Edarkan Sabu-sabu Golden Triangle

Petrus menegaskan negara tidak boleh kalah melawan gempuran narkoba dari luar negeri.

NASIONAL | 21 April 2021

Khofifah: Hari Kartini Momentum bagi Perempuan Penggerak Ekonomi

Harapannya, perempuan bisa melakukan aktivitas lain, seperti berjualan makanan, minuman, membuat baju, kerajinan tangan, dan beragam aktivitas lainnya.

NASIONAL | 21 April 2021

Pemerintah Melarang, 7 Juta Orang Masih Ingin Mudik

Survei terbaru, ada 7% dari total responden tetap ingin mudik meskipun ada pelarangan.

NASIONAL | 21 April 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS