Yenny Wahid Apresiasi Komitmen dan Respons Cepat Nadiem Makarim soal Kamus Sejarah
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Yenny Wahid Apresiasi Komitmen dan Respons Cepat Nadiem Makarim soal Kamus Sejarah

Rabu, 21 April 2021 | 20:46 WIB
Oleh : Anselmus Bata / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid yang akrab disapa Yenny Wahid, cicit pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari, mengapresiasi jiwa besar, komitmen, dan respons cepat yang ditunjukkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim dalam polemik Kamus Sejarah Indonesia Jilid I. Padahal, penyusunan konten kamus tersebut tidak terjadi pada era kepemimpinan Nadiem Anwar Makarim.

Menurut Yenny, kamus yang menjadi perdebatan itu keluar sebelum Nadiem menjadi menteri, sehingga tidak berada dalam supervisinya. “Saya mengapresiasi Pak Nadiem memberi respons cepat menyikapi masalah ini dan memberikan klarifikasi serta penegasan akan komitmen untuk terus memasukkan tokoh-tokoh yang punya jasa besar dalam proses perjalanan bangsa dalam materi pembelajaran anak-anak didik kita,” tegas Yenny kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Yenny menjelaskan KH Hasyim Asy’ari memiliki jasa yang sangat besar. Salah satunya mengobarkan resolusi jihad. Resolusi jihad adalah salah satu faktor besar yang menjadi kekuatan pemukul para pejuang kemerdekaan Indonesia melawan penjajah Belanda. Kontribusi ini sangat fundamental bagi kemerdekaan bangsa Indonesia.

Putri KH Abdurrahman Wahid ini menilai Nadiem memiliki semangat dan komitmen untuk terus mengedepankan penghormatan terhadap jasa-jasa para tokoh bangsa. Ia pun berharap respons tersebut segera diikuti dengan langkah nyata berupa perbaikan penyusunan sejarah melalui proses yang lebih transparan dan partisipatif.

Yenny menyarankan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) segera menarik draf yang sudah telanjur beredar dan melakukan revisi konten. “Disisir lagi semua konten-kontennya apakah ada yang bertentangan dengan konteks sejarah kita. Apakah ada penghilangan aktor-aktor sejarah kita yang penting, sehingga tidak masuk di dalamnya atau justru memasukkan tokoh-tokoh yang sebenarnya musuh ideologi yang bertentangan dengan Pancasila," tegas Yenny.

Proses kurasi konten nantinya dapat melibatkan para sejarawan. Masyarakat juga diberi akses untuk berpartisipasi meneliti konten kamus tersebut. Dengan demikian, publik dapat menyumbangkan input, saling mengkoreksi dan terbangun proses transparansi yang tidak terjebak pada pendekatan birokratis. Setelah revisi, pemerintah dapat segera menerbitkan dan menyampaikan kepada publik kamus dengan naskah dan konten yang resmi.

Sebelumnya, melalui video di akun media sosial pribadinya, Nadiem Makarim mengungkapkan bahwa kamus sejarah tersebut disusun tahun 2017 sebelum ia menjabat. “Begitu dengar isu ini, saya sebagai mendikbud mengambil langkah konkret menugaskan dirjen kebudayaan untuk segera menyelesaikan permasalahan,” tegasnya.

Nadiem mengaku telah memerintahkan langsung tim di Kemdikbud agar penyempurnaan kamus--yang sempat terhenti--dilanjutkan dengan lebih cermat secara teknis dan lebih mewadahi masukan dari pemangku kepentingan, termasuk Nahdlatul Ulama. Ia juga memastikan tidak ada niatan Kemdikbud menghilangkan jejak sejarah.

Nadiem menegaskan komitmen penghormatan atas nilai-nilai sejarah dan perjuangan tokoh-tokoh bangsa, termasuk KH Hasyim Asy’ari dan para tokoh penerusnya tidak akan pernah berubah. Hal itu juga yang membuat Kemdikbud mendirikan Museum Islam Hasyim Asy’ari di Jombang dan menerbitkan buku KH Hasyim Asy’ari: Pengabdian Seorang Kyai Untuk Negeri dalam rangka 109 tahun Kebangkitan Nasional.

“Saya memohon restu agar kamus sejarah yang belum pernah dimiliki negara ini dapat kita lanjut sempurnakan bersama agar nantinya dapat memberikan manfaat untuk semua,” pungkas Nadiem.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Regulasi Pemerintah Penting untuk Dukung Perdagangan Karbon di Indonesia

Landasan peraturan menjadi sangat penting agar perdagangan karbon dapat memberikan keuntungan maksimal bagi negara.

NASIONAL | 21 April 2021

Dakwaan Juliari: Cita Citata Terima Rp 150 Juta, Hotma Sitompoel Rp 3 Miliar

Jaksa KPK membeberkan pihak-pihak yang turut kecipratan aliran uang dari kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19.

NASIONAL | 21 April 2021

Kemhan Monitor Pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402

Kemhan terus memonitor pencarian kapal selam KRI Nanggala – 402 dari jajaran Armada II Surabaya yang hilang kontak saat melaksanakan latihan penembakan senjata

NASIONAL | 21 April 2021

Angkie Yudistia: Mindset Terhadap Disabilitas Harus Diubah

Jumlah penyandang disabilitas di Indonesia ada 38 juta jiwa.

NASIONAL | 21 April 2021

Hilang, Kapal Selam KRI Nanggala-402 Dibuat di Jerman

Kapal Selam KRI Nanggala-402 dibuat galangan kapal Howaldtswerke di Kiel, Jerman Barat, dan memasuki masa dinas aktif pada 1981.

NASIONAL | 21 April 2021

Terungkap, Edhy Prabowo Tidak Puas Kuota Awal Eksportir Benur

Edhy Prabowo disebut tidak puas dengan ditetapkannya kuota awal bagi para perusahaan untuk melakukan pengelolaan hingga ekspor benih bening lobster.

NASIONAL | 21 April 2021

Peringatan Hari Kartini, Politikus PKS: Perhatikan Pendidikan untuk Perempuan

Netty Prasetiyani Heryawan meminta pemerintah memperhatikan pendidikan untuk perempuan.

NASIONAL | 21 April 2021

Dua Perusahaan Disebut Lakukan Ekspor Benur Secara Ilegal

Dalam persidangan, Rabu (21/4/2021) terungkap terdapat dua perusahaan yang melakukan ekspor benur secara ilegal.

NASIONAL | 21 April 2021

Ketua IFCC: Isu Perubahan Iklim dan Kelestarian Akan Menentukan Masa Depan Ekonomi Indonesia

Korporasi besar Indonesia yang memakai produk olahan hasil hutan juga perlu sadar, mereka tidak bisa lagi lalai terhadap isu pengelolaan hutan lestasi.

NASIONAL | 21 April 2021

Pengamanan Idulfitri, Kapolri: Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi

Kapolri menegaskan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi dalam menghadapi persiapan pengamanan hari raya Idulfitri 2021.

NASIONAL | 21 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS