Perempuan Masa Kini Punya Kesempatan Eksplorasi Ilmu Pengetahuan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perempuan Masa Kini Punya Kesempatan Eksplorasi Ilmu Pengetahuan

Rabu, 21 April 2021 | 20:48 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Peneliti vaksin Merah Putih dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Ernawati Arifin Giri-Rachman mengatakan perempuan masa kini mempunyai kesempatan besar untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan. Ernawati mengaku sangat beruntung bisa mendalami bidang life science (ilmu hayati) yang didominasi oleh perempuan sehingga dukungan teman sejawat semakin besar.

“Saya pribadi mensyukuri karena kita memiliki banyak kesempatan sebagai perempuan untuk mengeksplor lebih banyak lagi,” kata Ernawati yang merupakan asisten profesor biologi molekuler di Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB dalam diskusi Hari Kartini yang digelar oleh Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek), Rabu (21/4/2021).

Ernawati mengatakan ITB mengembangkan vaksin Merah Putih dengan platform subunit protein dan vektor adenovirus. Khusus subunit, ITB mengembangkan 2 jenis sel yaitu bakteri (e-coli) dan ragi. “Di bidang kami banyak perempuan sehingga lingkungan kerja tidak terlalu terasa perbedaan laki-laki dan perempuan,” katanya.

Menurut Ernawati, penelitiannya vaksin Merah Putih berawal dari pengembangan vaksin Hepatitis B. Dia mengakui keterlibatannya pada penelitian vaksin semakin intens sejak menempuh studi doktoral bidang Mikrobiologi Molekuler di University of Bristol, Inggris dengan penelitian terkait uji imunogenisitas hewan.

Selanjutnya, Ernawati diajak berkecimpung dalam penelitian vaksin Hepatitis B pada 2012 oleh Project Integration Manager Research and Development PT Bio Farma Neni Nuraeny. Sampai akhirnya, Ernawati kembali diajak untuk berkecimpung dalam tim vaksin ITB untuk pengembangan vaksin Merah Putih.

Ernawati menjelaskan tantangan terberat dalam pengembangan vaksin berasal dari diri sendiri. Dia mengakui besarnya tekanan untuk segera menyelesaikan vaksin Merah Putih karena menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia. “Kita tetap bisa fokus pada visi dan misi kita, itu tantangan terbesar. Kita bisa terus konsisten di tengah berbagai macam tantangan sekitar kita,” ujar Ernawati.

Menurutnya, pertanyaan paling berat adalah saat seseorang menanyakan kapan pekerjaan vaksin bisa selesai. Padahal, ujarnya, penelitian vaksin membutuhkan waktu sangat panjang, bahkan bisa sampai puluhan tahun. “Kita tetap fokus, tidak baper menghadapi segala sesuatu, dikomentari, ditanya, tidak baper. Tapi benar-benar harus tetap fokus pada apa yang menjadi tujuan kita,” ujarnya.

Dialog Interaktif peringatan Hari Kartini oleh Kemristek hari ini mengangkat tema “Semangat Kartini untuk Inovasi Indonesia”. Selain Ernawati, perempuan peneliti vaksin Covid-19 lain yang menyampaikan kisahnya adalah Project Integration Manager Research and Development PT Bio Farma Neni Nuraeny dan peneliti vaksin Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Retno Ayu Setya Utami.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Diduga Peras Wali Kota Tanjungbalai, Penyidik KPK Ditangkap

Selanjutnya penyidikan kasus tersebut akan dilakukan oleh KPK, tetapi tetap berkoordinasi dengan Propam Polri.

NASIONAL | 21 April 2021

Yenny Wahid Apresiasi Komitmen dan Respons Cepat Nadiem Makarim soal Kamus Sejarah

Nadiem menegaskan komitmen penghormatan atas nilai-nilai sejarah dan perjuangan tokoh-tokoh bangsa, termasuk KH Hasyim Asy’ari.

NASIONAL | 21 April 2021

Regulasi Pemerintah Penting untuk Dukung Perdagangan Karbon di Indonesia

Landasan peraturan menjadi sangat penting agar perdagangan karbon dapat memberikan keuntungan maksimal bagi negara.

NASIONAL | 21 April 2021

Dakwaan Juliari: Cita Citata Terima Rp 150 Juta, Hotma Sitompoel Rp 3 Miliar

Jaksa KPK membeberkan pihak-pihak yang turut kecipratan aliran uang dari kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19.

NASIONAL | 21 April 2021

Kemhan Monitor Pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402

Kemhan terus memonitor pencarian kapal selam KRI Nanggala – 402 dari jajaran Armada II Surabaya yang hilang kontak saat melaksanakan latihan penembakan senjata

NASIONAL | 21 April 2021

Angkie Yudistia: Mindset Terhadap Disabilitas Harus Diubah

Jumlah penyandang disabilitas di Indonesia ada 38 juta jiwa.

NASIONAL | 21 April 2021

Hilang, Kapal Selam KRI Nanggala-402 Dibuat di Jerman

Kapal Selam KRI Nanggala-402 dibuat galangan kapal Howaldtswerke di Kiel, Jerman Barat, dan memasuki masa dinas aktif pada 1981.

NASIONAL | 21 April 2021

Terungkap, Edhy Prabowo Tidak Puas Kuota Awal Eksportir Benur

Edhy Prabowo disebut tidak puas dengan ditetapkannya kuota awal bagi para perusahaan untuk melakukan pengelolaan hingga ekspor benih bening lobster.

NASIONAL | 21 April 2021

Peringatan Hari Kartini, Politikus PKS: Perhatikan Pendidikan untuk Perempuan

Netty Prasetiyani Heryawan meminta pemerintah memperhatikan pendidikan untuk perempuan.

NASIONAL | 21 April 2021

Dua Perusahaan Disebut Lakukan Ekspor Benur Secara Ilegal

Dalam persidangan, Rabu (21/4/2021) terungkap terdapat dua perusahaan yang melakukan ekspor benur secara ilegal.

NASIONAL | 21 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS