Hari Bumi, Upaya Bersama Menjaga Kelestarian Air untuk Masa Depan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hari Bumi, Upaya Bersama Menjaga Kelestarian Air untuk Masa Depan

Kamis, 22 April 2021 | 20:25 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Menurut data World Resources Institute (WRI) pada tahun 2013 lalu, terdapat 36 negara dengan tingkat stres air yang sangat tinggi. Stres air adalah situasi ketika cadangan air tidak mencukupi jumlah permintaan air di negara tersebut.

Meski Indonesia bukanlah salah satunya, tetapi dalam data stres air WRI tersebut, Indonesia tergolong sebagai negara dengan tingkat stres air yang cukup tinggi, yang berarti juga memiliki potensi krisis air yang besar di masa depan. Dengan kondisi seperti saat ini, konservasi air menjadi sesuatu yang wajib dilakukan di Indonesia, terutama di wilayah-wilayah yang memang rentan kekeringan seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara dan untuk itu diperlukan kerja sama dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Direktur Perencanaan dan Evaluasi Pengendalian Daerah Aliran Sungai, Saparis Soedarjanto menjelaskan bahwa pemerintah tengah melakukan berbagai upaya Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) sebagai bagian dari inisiatif memperkuat daya dukung Daerah Aliran Sungai (DAS) dan mengurangi kejadian bencana hidrometeorologi.

“Upaya pemulihan ini dilakukan secara fisik melalui kegiatan RHL dan pembuatan bangunan sipil teknis, maupun dengan membangun kesadaran dan peran masyarakat, pemerintah daerah dan swasta. Dalam hal ini kami juga mengapresiasi sektor swasta yang dalam menjalankan usahanya tetap mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan dan terus berinovasi dalam mengembangkan berbagai inisiatif untuk bersama menjaga kualitas dan kuantitas air," ujar Saparis dalam webinar “Konservasi Air Demi Masa Depan” yang merupakan bagian dari seri webinar Gotong Royong #JagaBumi, Kamis (22/4/2021).

Sementara itu terkait peran sektor swasta tersebut, Head of Climate & Water Stewardship Danone Indonesia, Ratih Anggraeni menjelaskan, Danone Indonesia bersama masyarakat dan para mitra terus berkomitmen dan telah melakukan berbagai inisiatif pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan melalui berbagai upaya konservasi, pertanian ramah lingkungan, serta penyediaan akses air bersih baik bagi masyarakat.

"Selain itu kami juga selalu berupaya untuk menargetkan penghematan dan pemanfaatan kembali air, serta menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan sesuai dengan regulasi terkait penggunaan sumber daya air yang ditetapkan oleh pemerintah,” ujar Ratih.

Menurut Ratih, berkat kemitraan yang terbangun bersama dengan pemerintah pusat dan lokal, masyarakat, serta LSM, hingga saat ini, Danone Indonesia tercatat telah berhasil menanam hingga lebih dari 2,4 juta pohon, membangun lebih dari 1.900 sumur resapan, membangun lebih dari 80.000 lubang biopori, membangun fasilitas panen hujan, serta membuka akses air bersih dan sanitasi (WASH) yang menjangkau lebih dari 361.000 orang.

Bekerja dengan para ahli dan pemangku kepentingan lokal, Danone Indonesia juga berupaya untuk melakukan mitigasi dampak penurunan sumber daya air akibat perubahan iklim seperti yang dilakukan di DAS Rejoso, Jawa Timur. Inisiatif ini diharapkan dapat memulihkan DAS tersebut yang saat ini mengalami tekanan dengan perubahan tutupan lahan dan penggunaan air yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu, Danone Indonesia juga bergabung dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan Koalisi Air Indonesia yang menjadi bentuk kemitraan multipihak untuk penatalayanan air melalui aksi kolektif, penerapan standar keberlanjutan dan praktek terbaik, serta upaya menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pengelolaan sumber daya air di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) yang didalamnya turut mengatur mengenai tata kelola dan mekanisme pembiayaan.

“Kami berharap, kedepannya seluruh pihak termasuk seluruh pengguna air dapat memaknai betapa berharganya air dan memanfaatkannya secara bijak sekaligus menjaga kelestariannya lebih baik lagi sehingga kualitas, kuantitas dan keberlanjutannya dapat terus terjaga,” tutup Ratih



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tidak Mau Kecolongan Lagi, Nadiem Perketat Penyaringan Konten Buku

Mendikbud Nadiem Makarim akan memperketat proses penyaringan konten dari buku-buku yang akan dipublikasikan ke masyarakat.

NASIONAL | 22 April 2021

Mudik di Tengah Pandemi Covid-19 Bahayakan Lansia

Mudik di tengah pandemi sangat membahayakan lansia, khususnya terkait interaksi fisik, seperti berjabat tangan, yang berpotensi menularkan Covid-19.

NASIONAL | 22 April 2021

Kurangi Emisi Karbon Bisa Dimulai dari Diri Sendiri

Sebagai individu bisa dimulai dengan mengurangi penggunaan air minum dalam botol kemasan, sedotan dan kertas.

NASIONAL | 22 April 2021

Menteri Nadiem Janji Secepatnya Merevisi Kamus Sejarah

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim melakukan pertemuan tertutup dengan petinggi PBNU

NASIONAL | 22 April 2021

Sejarah Berdirinya Indonesia Tidak Lepas dari Peran Kyai dan Ulama NU

PBNU mengapresiasi Mendikbud Nadiem Makarim yang melakukan tabbayun dengan mengklarifikasi terkait beredarnya Kamus Sejarah Indonesia.

NASIONAL | 22 April 2021

Prabowo Sebut Operasi Kapal Selam Bidang Peperangan Paling Kompleks dan Berbahaya

Prabowo Subianto mengungkapkan operasi kapal selam merupakan operasi di bidang pertahanan yang paling kompleks, sulit, dan berbahaya

NASIONAL | 22 April 2021

Yenny Wahid: Masalah Kamus Sejarah Sudah Selesai

Yenny Wahid, cicit pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari, menyatakan, persoalan Kamus Sejarah Indonesia sudah selesai.

NASIONAL | 22 April 2021

Program “Bertani untuk Negeri” Bantu Tingkatkan Produktivitas Petani dan Peternak

program Bertani untuk Negeri ini lahir karena melihat produktivitas sektor agrikultur Indonesia yang masih lebih rendah dari potensi yang ada.

NASIONAL | 22 April 2021

Prabowo Ungkap Korsel dan India Tawarkan Bantuan Cari KRI Nanggala 402

Menhan Prabowo Subianto mengatakan proses pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 terus berlangsung. Korea Selatan dan India telah menawarkan bantuan.

NASIONAL | 22 April 2021

Dugaan Penodaan Agama, Polri Akan Periksa Orang-Orang Dekat Paul Zhang

Bareskrim Polri akan memeriksa pihak-pihak yang ada kaitannya dengan Sindy Paul Soerjomoelyono alias Joseph Paul Zhang

NASIONAL | 22 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS