Kisah Suheri ASN Awak KRI Nanggala, Generasi Keempat di Arsenal Mabes TNI AL
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kisah Suheri ASN Awak KRI Nanggala, Generasi Keempat di Arsenal Mabes TNI AL

Senin, 26 April 2021 | 18:41 WIB
Oleh : YUD

Surabaya, Beritasatu.com - Sejumlah karangan buka berjajar di Bronggalan Sawah IV Surabaya, Senin (26/4/2021). Pengirimnya berbagai instansi, dari TNI Angkatan Laut, Ketua DPRD Surabaya, Wakil Wali Kota Surabaya hingga staf Pascasarjana Universitas Widya Mandala Surabaya. Di depan rumah dua tingkat berpagar besi hijau, berdiri dua tenda terop dengan kursi berjajar yang sebagian diduduki oleh tetangga, kerabat dan keluarga. Tampak juga beberapa personel TNI AL.

"Silakan duduk mas," sapa Untung, seorang pria berusia lanjut, pemilik rumah yang merupakan ayah kandung Suheri. "Heri ini generasi keempat. Dulu, kakek saya atau kakek buyutnya Heri, juga kerja di bidang Arsenal," imbuh Untung.

Suheri adalah seorang aparatur sipil negara (ASN) berpangkat Pengatur Muda Tk. I. III/b. Dia adalah satu dari 53 orang awak KRI Nanggala-402 yang mengalami musibah di Perairan Utara Bali. Suheri, sehari-harinya berdinas dan menjabat sebagai Asembling-Diasembling/Subbag Senjata Khusus Torpedo/Bagian Uji Coba di Arsenal Dissenlekal Mabesal.

ASN ini mempunyai keahlian khusus di bidang senjata torpedo sehingga kesehariannya berkecimpung di bidang senjata berisiko tinggi, apalagi senjatannya bersifat khusus.

"Saya dulu kerjanya sama dengan Heri ini, juga sebagai ASN, tapi saya bukan di kapal selam. Saya juga sering berpesan kepada dia tentang pekerjaannya," ucap Untung.

Sementara di dalam ruang tamu rumah, seorang perempuan berjilbab dengan mata sembab menerima kedatangan rekan-rekannya. Dia adalah Siti Nurbaya, istri Suheri.

Sehari-hari, Siti Nurbaya berprofesi sebagai guru di salah satu SD negeri di kawasan Kapasari Surabaya.

Saat rekan seprofesinya datang, tangisnya pecah. Temannya mencoba menguatkan dan memberi dukungan agar tetap sabar, tabah dan ikhlas menerima ujian ini.

"Saya bilang ke menantu (Siti Nurbaya). Kamu boleh nangis, tapi jangan terlalu berlebihan. Kasihan suamimu. Tangisanmu juga tidak bisa membuat Suheri kembali," ucap Untung bercerita, saat menguatkan menantunya setelah menerima kabar dari TNI AL terkait kondisi KRI Nanggala-402 beserta seluruh awaknya.

Kakek berusia 71 tahun tersebut mengaku lebih kuat saat menerima kabar anaknya yang turut dalam tugas KRI Nanggala-402. Profesi yang hampir sama dengan anaknya tersebut membuatnya lebih tegar dan memahami risiko yang dihadapi anaknya saat bekerja.

Ia terakhir bertemu anaknya pada Senin (19/4/2021), saat berpamitan hendak bekerja. Tak ada yang aneh saat meminta izin, karena saat akan berlayar juga selalu pamit.

"Rumah Heri agak masuk, dan ini rumah saya. Jadi saat berangkat, dia mampir dan pamitan. Termasuk Senin pagi itu, dia pamit mau berlayar. Seperti biasa, dia bilang mau berlayar dan minta didoakan berhasil," katanya, mengenang.

Saat ada kabar kapal selam hilang kontak, Untung mengaku mengetahuinya, tapi tidak menyadari jika anaknya termasuk dalam salah satu awak. Sebab, selain KRI Nanggala, terdapat juga KRI Cakra.

Ia baru tahu saat melihat di televisi bahwa terdapat nama anaknya dalam daftar nama awak KRI Nanggala-402 yang mengalami musibah hilang kontak.

"Ini sudah takdir dari Allah SWT. Semua harus menerimanya dengan ikhlas. Tapi kami masih berharap pencarian terus dilakukan, apapun hasilnya (baik hidup atau tidak), kami sangat siap," tuturnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Aktual TV Penyebar Hoax, Sosiolog: Politik Kebencian di Indonesia Berkembang Sejak 2014

Sosiolog Unas, Sigit Rochadi mengatakan politik kebencian dengan berita hoax mulai terjadi sejak 2014. Hal itu dikatakan menanggapi akun Youtube Aktual TV.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Gerakan Pramuka Ajak Siswa Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Gerakan Pramuka mengajak para siswa untuk terus mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Tahun Ini Pemerintah Selesaikan 196.120 Penduduk Miskin Ekstrem Papua

Pemerintah memasang target untuk menyelesaikan kemiskinan ekstrem terhadap 196.120 penduduk Papua

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Kader TMP Jawa Tengah Dilatih Menjadi Pewarta Penggerak, Bukan Penggertak

DPP Taruna Merah Putih (TMP) kembali menyelenggarakan pelatihan jurnalistik untuk melatih kadernya menjadi pewarta penggerak.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

KPK Bakal Dalami Tujuan Dodi Reza Alex Noerdin Bawa Uang Rp 1,5 M ke Jakarta

KPK memastikan bakal mendalami tujuan Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin yang menjadi tersangka suap proyek membawa uang Rp 1,5 miliar ke Jakarta.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Sikap Moderat Dinilai Penting di Era Digital

Ketua Tanfidziyah PBNU KH Marsudi Syuhud menegaskan sikap moderat sangat penting di era digital, khususnya dalam penggunaan medsos atau media sosial.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Jadi Tersangka Suap Proyek, Dodi Reza Alex Noerdin Ditahan di Rutan KPK

KPK langsung menahan Bupati Musi Banyuasin (Muba), Dodi Reza Alex Noerdin di Rutan KPK. Dodi menyandang status tersangka suap proyek di Muba.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Buru Sisa Kelompok MIT, 150 Personil Brimob Polda Jambi Perkuat Satgas Madago Raya

Sebanyak 150 personil Brimob Nusantara dari Polda Jambi ikut bergabung bersama tim Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya guna memburu sisa DPO MIT Poso

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Mentan Dorong Wonosobo Jadi Pelopor Keberhasilan Food Estate

Menurut Mentan, persiapan food estate di Wonosobo sudah sangat baik.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

KPK Tetapkan Dodi Reza Alex Noerdin Tersangka Suap Proyek di Muba

KPK menetapkan Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek di lingkungan Pemkab Muba.

NASIONAL | 16 Oktober 2021


TAG POPULER

# Dodi Reza Alex Noerdin


# OJK


# Piala Thomas


# Pinjol Ilegal


# Kasus Covid-19



TERKINI
47 Negara Akan Gagal Capai Tingkat Kelaparan Rendah

47 Negara Akan Gagal Capai Tingkat Kelaparan Rendah

DUNIA | 50 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings