Logo BeritaSatu

Sambut Hardiknas, KPAI: Pembelajaran Tatap Muka Tidak Dapat Diseragamkan di Seluruh Indonesia

Sabtu, 1 Mei 2021 | 12:05 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam rangka mempertingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti mengatakan, saat ini pemerintah menawarkan solusi dari permasalahan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan merelaksasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Menurut Retno, pelaksanaan pembelajaran tatap muka tidak dapat diseragamkan di seluruh Indonesia. Hal ini mengingat Indonesia teramat luas dan sangat beragam kondisinya. Oleh karenanya, belajar di luar ruangan dengan tetap menerapkan 3M bisa menjadi pilihan atau alternatif bagi sekolah-sekolah yang belum mampu menyiapkan infrastruktur dan air bersih yang memadai.

“Apalagi sekolah-sekolah di pelosok yang mungkin tidak sanggup membangun infrastruktur AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru, red) di satuan pendidikan pada masa pandemi harus mendapatkan bantuan dan intervensi dari pemerintah pusat maupun daerah,” kata Retno dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (1/5/2021).

Oleh karena itu, Retno mengatakan, untuk mengatasi masalah pembelajaran tatap muka seperti kesenjangan digital antara sekolah pedesaan dan perkotaan, maka pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Kementerian Agama (Kemag) harus melakukan rapat koordinasi nasional bersama Kepala Dinas Provinsi dan Kantor Wilayah Kemag hingga tingkat kabupaten/kota.

“Pemetaan masalah yang jelas dan terukur akan memberikan kemudahan intervensi atau penyelesaian masalahnya, sehingga semua peserta didik terlayani BDR/PJJ dengan baik, bantuan negara menjadi tepat guna dan berkeadilan. Sehingga diharapkan nantinya angka putus sekolah dan angka perkawinan usia anak dapat ditekan,” ucapnya.

Pasalnya, berdasarkan catatan KPAI dari hasil pengawasan penyiapan pembelajaran tatap muka maupun uji coba pembelajaran tatap muka secara terbatas di 24 kabupaten/kota pada 8 provinsi di Indonesia sejak 2020 sampai april 2021.

Adapun hasil pengawasan tahun 2020 menunjukkan data bahwa sekolah yang siap menggelar pembelajaran tatap muka hanya 16,7%. Namun, pada tahun 2021 terjadi peningkatan kesiapan mencapai 50%.

“Bagi sekolah-sekolah swasta papan atas yang notabene peserta didiknya dari keluarga kaya, sekolahnya sangat mampu menyiapkan infrastruktur AKB di satuan pendidikan, lancar dalam melaksanakan sosialisasi protokol kesehatan/SOP AKB ke seluruh warga sekolah termasuk orangtua peserta didik. Selain melalui aplikasi Zoom atau Google Meet, juga dibuat berbagai video sosialisasi, “ kata Retno.

Kendati demikian, Retno menuturkan, bagi sekolah-sekolah swasta papan bawah yang muridnya tidak banyak sehingga dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang diterima minim, sementara peserta didiknya dari keluarga miskin, maka sekolah-sekolah tersebut kesulitan menyiapkan infrastruktur AKB dan terkendala sosialisasi.

“Sekolah dan peserta didik pada kelompok ini perlu mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” ungkap Retno.

Selanjutnya, sekolah negeri juga beragam kemampuannya dalam memenuhi infrastruktur dan prokes/SOP AKB di satuan pendidikan. Pasalnya, sekolah negeri yang dulunya masuk kategori unggulan, umumnya memiliki infrastruktur yang memadai dan kelompok peserta didik yang secara ekonomi menengah ke atas. Kelompok ini lebih membutuhkan bimbingan dan pendampingan dalam penyiapan infrastruktur dan Prokes/SOP AKB dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan daerah.

Namun, bagi sekolah-sekolah negeri selain kelompok unggulan tersebut, kemampuannya dalam menyiapkan infrastruktur sangat beragama.

“Untuk itu sangat diperlukan adanya intervensi negara sehingga peserta didik dan pendidik di sekolah-sekolah tersebut dapat terlindungi selama PTM pada masa pandemi,” ujar Retno.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Malaysia Akan Cabut Aturan Wajib Masker di Penerbangan

Malaysia akan mencabut aturan wajib masker di dalam penerbangan yang diberlakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

NEWS | 29 September 2022

Satgas Covid-19: Kebijakan Wajib Masker Masih Berlaku

Satgas Covid-19 menyatakan, pemerintah belum berencana mencabut kebijakan wajib masker seperti yang dilakukan negara lain.

NEWS | 29 September 2022

Tiongkok Tolak Keras Perbandingan Ukraina dengan Taiwan

Tiongkok bereaksi terhadap perbandingan antara Ukraina dengan Taiwan. Hal itu ditegaskan juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin.

NEWS | 29 September 2022

Kebanjiran Pengungsi Rusia, Latvia Nyatakan Negara Darurat

Latvia mengumumkan keadaan darurat di dekat perbatasannya dengan Rusia pada Rabu (28/9/2022) setelah kebanjiran pengungsi Rusia.

NEWS | 29 September 2022

TNI AU Selidiki Penemuan Granat Asap dan Peluru di Bekasi

TNI AU masih mendalami penemuan granat asap dan peluru yang ditemukan di sebuah rumah, di Pondokgede, Kota Bekasi, Selasa, 27 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Hari Ini, Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan

BMKG DKI Jakarta menerangkan, potensi hujan disertai petir terjadi di wilayah Jaksel dan Jaktim pada sore hingga menjelang malam hari.

NEWS | 29 September 2022

Pabrik Keramik di Bekasi Diberi Waktu Perbaiki Pengolahan Limbah

Pabrik keramik PT Sarana Griya Lestari Keramik diberi batas waktu untuk memperbaiki manajemen pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). 

NEWS | 29 September 2022

Berkas Perkara Dinyatakan Lengkap Polri Serahkan Sambo Cs ke Jaksa

Ferdy Sambo dan 11 tersangka lain kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dan obstruction of justice segera diserahkan ke jaksa.

NEWS | 29 September 2022

Kasus dan Kematian Covid-19 Jakarta sampai 28 September 2022

Infografik tentang data kasus dan jumlah kematian Covid-19 di Jakarta sampai tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Jumlah Penerima Vaksin Covid-19 sampai 28 September 2022

Infografik tentang data jumlah penerima vaksin Covid-19 di Indonesia sampai dengan tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Satgas Covid-19: Kebijakan Wajib Masker Masih Berlaku

Satgas Covid-19: Kebijakan Wajib Masker Masih Berlaku

NEWS | 13 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings