Pakai Kostum Badut, Ustaz Yahya Ajarkan Ilmu Agama kepada Anak-anak
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pakai Kostum Badut, Ustaz Yahya Ajarkan Ilmu Agama kepada Anak-anak

Senin, 3 Mei 2021 | 17:00 WIB
Oleh : Yudha Baskoro / SHI

Jakarta, Beritasatu.com - Ustaz Yahya Edward Hendrawan (39) bukan ustaz biasa. Dia mendandani dirinya menjadi badut untuk mengajarkan ilmu-ilmu agama kepada murid-muridnya. Ia mendapatkan inspirasi dari gurunya bahwa berdakwah atau mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak itu banyak caranya. Intinya, harus membuat mereka senang.

"Jika anak-anak sudah senang pasti akan mau belajar. Mereka bahkan akan datang sendiri. Mereka paham atau tidak tentang apa yang kita ajarkan, itu lain hal," kata ustaz Yahya saat ditemui di rumahnya di Jalan Bintang, Sudimara Pinang, Tangerang, Banten, baru-baru ini.

Om Badut, biasa ia dipanggil, telah menjalani profesi ini selama satu dekade lebih. Awalnya, Ia kerap mendapat ejekan dan penolakan dari lingkungan sekitar. Namun, ia tetap memilih untuk bertahan dan menjalani amanat dari gurunya.

"Guru saya memberi pesan dan 'menugaskan' saya untuk menjadi Abunawas modern", katanya.

Namun, ia menyadari bahwa dirinya bukan Abunawas. Ia tidak memiliki kecerdasan yang sama dengan Abunawas dan tidak hidup di Negeri 1001 Malam. Maka, ia belajar menjadi badut sekaligus cara memberikan hiburan. Ustaz Yahya sadar bahwa ia harus beradaptasi dengan lingkungan anak-anak tempatnya mengajar.

Setiap hari, ustaz Yahya mengajar di Yayasan Panti Asuhan Darussalam An'nur. Namun, setiap Jumat, ia fokus mengajar literasi dan mengaji di rumah untuk anak-anak di lingkungan rumahnya. Ia merasa hal ini penting untuk dilakukan karena anak-anak butuh pendidikan soal akhlak dan sopan santun seperti cara bertingkah laku dan berbicara dengan orang tua, berawal dari lingkungan terdekatnya.

Ustaz Yahya juga mengajak teman badut lain untuk datang ke rumahnya supaya hiburan yang diberikan tidak monoton. Selain mengajar, ia juga membentuk gerakan "donasi buku anti mubazir" yang menerima buku bekas layak baca, sehingga anak-anak bisa juga membaca di rumahnya dengan gratis.

"Insyaallah, saya bukan tidak mau menjadi yang terbaik tetapi saya lebih ingin selalu bisa berbuat baik. Hidup di dunia ini sebentar jadi harus berkesan dan memberi manfaat bagi orang banyak," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sepekan Ditangkap, Munarman Masih Belum Ditahan

Munarman yang ditangkap dirumahnya di Pamulang pada Selasa sore, 27 April 2021 lalu dengan dugaan aksi terorisme statusnya masih penangkapan.

NASIONAL | 3 Mei 2021

Airlangga Soroti 5 Provinsi Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Kelima provinsi tersebut adalah Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung.

NASIONAL | 3 Mei 2021

P2G Minta Orang Tua, Siswa, dan Guru Tunda Mudik dan Berlibur

Jika ingin sekolah dibuka Juli, para siswa, orang tua, dan guru harap menahan diri untuk tidak bepergian.

NASIONAL | 3 Mei 2021

Hardiknas, Pembelajaran Tatap Muka Serentak Wajib Penuhi 5 Syarat

Pemerintah daerah dan sekolah harus memenuhi 5 syarat utama tanpa terkecuali.

NASIONAL | 3 Mei 2021

KPK Luncurkan Fitur Jaga Penanganan Covid-19

Peluncuran Jaga Penanganan Covid-19 menyusul fitur Jaga Bansos yang dirilis setahun lalu untuk melakukan monitoring distribusi bansos selama pandemi Covid-19.

NASIONAL | 3 Mei 2021

Hardiknas, Kelayakan Ruang Kelas dan Kompetensi Guru Harus Diprioritaskan

P2G mengatakan, dalam momen Hardiknas, pembenahan ruang kelas dan peningkatan kompetensi guru harus jadi prioritas.

NASIONAL | 3 Mei 2021

Hardiknas, P2G Soroti Program Mendikbudristek yang Jadi Polemik

Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim menilai, tema Hardiknas 2021 “Serentak Bergerak, Mewujudkan Merdeka Belajar” justru mengandung kontradiksi.

NASIONAL | 3 Mei 2021

Akhir Pekan Sebelum Larangan Mudik, Kendaraan yang Tinggalkan Jabotabek Turun 10%

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 387.383 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek.

NASIONAL | 3 Mei 2021

Larangan Mudik, Mendagri Tegaskan Butuh Keserempakan Pusat dan Daerah

Daripada merayakan hari raya bersama, Mendagri juga meminta masyarakat untuk menahan diri.

NASIONAL | 3 Mei 2021

Rachmat Gobel: Koperasi Berperan Penting dalam Kesejahteraan Petani

Rachmat Gobel mendirikan koperasi petani agar kesejahteraan mereka bisa meningkat.

NASIONAL | 3 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS