Angkie Yudistia: Bukan Sekadar Hafalan, Pancasila Harus Aplikatif dalam Kehidupan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Angkie Yudistia: Bukan Sekadar Hafalan, Pancasila Harus Aplikatif dalam Kehidupan

Senin, 3 Mei 2021 | 21:43 WIB
Oleh : Willy Masaharu / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Keputusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) merevisi PP 57/2021 tentang Standar Nasional Pendidikan disambut gembira banyak kalangan. Sebelumnya PP ini dipersoalkan karena tidak tidak memuat pendidikan Pancasila sebagai pelajaran wajib bagi siswa pendidikan dasar dan menengah serta mahasiswa pendidikan tinggi.

Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia menegaskan, pendidikan Pancasila harus aplikatif dalam kehidupan sehari-hari, dan bukan sekadar hafalan. Selain itu ia menekankan pentingnya membumikan Pancasila dalam bentuk membangun role model di media sosial.

"Perlu menyesuaikan kurikulum sesuai dengan karakter generasinya," kata Angkie dalam Bincang Kebangsaan yang bertajuk "Pancasila Dalam Kurikulum", Senin (3/5/2021). Diskusi ini diselenggarakan Gen Indonesia, dengan menghadirkan tokoh dan pemerhati pendidikan. Diskusi ini menyorot pentingnya praktik Pancasila dalam kurikulum, sehingga Pancasila tidak sekadar hafalan.

Sekjen Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Mufarrihul Hazin mengutarakan, pendidikan Pancasila jadi kurikulum jangan seperti Pendidikan Moral Pancasila yang pada masa lalu dijadikan tempat doktrinasi. Saat ini yang dibutuhkan adalah dialog dan bukan indoktrinasi.

Koordinator Program Pelatihan Cahaya Guru, Komar Kasman berpendapat, pendidikan keragaman bagian penting dalam pendidikan pancasila, terlebih di sekolah negeri yang dibiayai APBN. Ia menyebut Yayasan Cahaya Guru mengajarkan tentang Keragaman, kebangsaan, dan ke-Indonesiaan.

Kepala Balitbang dan Perbukuan Kemdikbudristek Anindito Aditomo menegaskan, pendidikan Pancasila sangat penting bagi peserta didik. Jika tidak ada bisa fatal dan mengancam disintegrasi bangsa.

Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Rikard Bagun mengatakan, pendidikan penting dan strategis, karena itu Pancasila harus masuk dalam kurikulum pendidikan dasar sampai tinggi.

“Kurikulum Pancasila penting untuk membentuk karakter bangsa, pada saat yang sama menjaga kemanusiaan dan ke-Indonesiaan,” tegas Rikard Bagun,

Rikard mengingatkan, nilai-nilai Pancasila ini juga penting dipraktikkan di media sosial yang saat ini banyak menyebarkan hoax dan ujaran kebencian. Rikard mengingatkan, Pancasila sebagai ideologi juga harus dipraktikkan, karena tanpa dipraktikkan ideologi akan kehilangan makna.

Anggota Komisi Pendidikan DPR dari Fraksi Golkar Hetifah Sjaifudian mengatakan, DPR akan membahas segera soal PP Standar Nasional Pendidikan 57/2021.

“Komisi X berharap Kemdikbudristek segera mengajukan draf revisi PP 57/2021 dan harus memastikan Pancasila jadi pelajaran wajib bagi anak usia dini hingga perguruan tinggi,” tegas Hetifah.

Sementara itu anggota Komisi II DPR dari Fraksi Demokrat Anwar Hafid mengusulkan penguatan kelembagaan BPIP agar bisa melakukan pembinaan Pancasila. Menurutnya BPIP perlu diberi kepercayaan melakukan pembinaan Pancasila sampai ke daerah.

Direktur Pengkajian Materi BPIP, Muhammad Sabri mengemukakan, Pancasila harus dibumikan sehingga nilai-nilai Pancasila bisa diterjemahkan ke dalam berbagai aspek kehidupan.

Sementara, Filmmaker dan perwakilan dari Gen Indonesia Daniel Rudi menyatakan, semua pihak harus sepakat bawah Pancasila merupakan investasi peradaban. Pancasila itu adalah nafas dan darah daging masyarakat Indonesia. Pendidikan harus berbasis pengetahuan budaya nusantara.

Bincang Kebangsaan ini digelar dalam memeringati hari Pendidikan Nasional mendorong Pancasila selalu menjadi nafas pendidikan nasional untuk membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Acara Bincang Kebangsaan digelar oleh Gen Indonesia dan didukung oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. Gen Indonesia adalah perkumpulan para Jurnalis dan Aktivis yang hadir di tengah era disrupsi informasi, turut andil sebagai jembatan komunikasi antar stakeholder. Visi Gen Indonesia adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat yang beragam untuk hidup bersama dengan penuh toleransi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BPIP: Pancasila Harus Masuk Kurikulum SD Hingga Perguruan Tinggi

Anggota Dewan Pengarah BPIP Rikard Bangun mengatakan bahwa Pancasila harus masuk ke dalam proses pengajaran anak didik dari SD hingga perguruan tinggi.

NASIONAL | 3 Mei 2021

Turut Berduka, Komunitas B'Brothers Gelar Doa Bersama untuk Kru Nanggala 402

Selain doa bersama untuk kru Nanggala 402, B'Broters juga memberikan bantuan sosial bagi anak yatim dan membagi-bagikan takjil kepada pengendara yang lewat.

NASIONAL | 3 Mei 2021

Puluhan Pegawai KPK Tak Lolos Tes ASN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima hasil tes wawasan kebangsaan para pegawai dari Badan Kepegawaian Negara (BKN)

NASIONAL | 3 Mei 2021

Peringati Hari Bumi, JTZ Ajak Anak Muda Birukan Langit

Kampanye #BirukanLangit tahun ini dirancang untuk lebih dekat kepada kaum milenial.

NASIONAL | 3 Mei 2021

Luncuran Awan Panas Sinabung Teramati dengan Jarak 500 Meter

Gunung Sinabung yang berada pada status Level III (Siaga) erupsi pada hari ini, Senin (3/5/2021) pukul 06.00 WIB.

NASIONAL | 3 Mei 2021

Kota Batam Izinkan Pelaksanaan Salat Id

Kota Batam memberikan izin pelaksanaan salat Idulfitri dan berbagai kegiatan agama lain di Bulan Ramadan, meski angka penularan Covid-19 meningkat.

NASIONAL | 3 Mei 2021

KPK Perpanjang Penahanan Bupati Bandung Barat

KPK memutuskan memperpanjang masa penahanan Bupati nonaktif Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, yang menjadi tersangka korupsi bansos Covid-19

NASIONAL | 3 Mei 2021

Satgas Covid-19 Imbau Kepala Daerah Ikuti Arahan Pusat Terkait Peniadaan Mudik

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo mengimbau kepala daerah dapat mengikuti arahan pemerintah pusat terkait peniadaan mudik

NASIONAL | 3 Mei 2021

Pesan Ma'ruf Amin: Pilih Makanan yang Memenuhi Gizi

Ma'ruf Amin menekankan bahwa pilihan makanan tidak sekadar mengenyangkan, tetapi juga memenuhi gizi.

NASIONAL | 3 Mei 2021

Wujudkan Ketahanan Pangan, Ma'ruf Amin Ajak Masyarakat Belajar dari Nabi Yusuf

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengajak semua pihak belajar dari pengalaman Nabi Yusuf AS dalam mengelola ketahanan pangan.

NASIONAL | 3 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS