Viral di Media, Mantan Komandan KRI Cakra Bantah Kabar Sakit Keras karena Radiasi Kapal Selam
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Viral di Media, Mantan Komandan KRI Cakra Bantah Kabar Sakit Keras karena Radiasi Kapal Selam

Selasa, 4 Mei 2021 | 11:43 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmabar II TNI Angkatan Laut yang juga mantan Komandan KRI Cakra 401, Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa membantah segala macam informasi yang menyebutkan dirinya sakit keras karena terkena radiasi serbuk besi saat menjalankan tugas di kapal selam selama puluhan tahun.

Iwa yang merupakan adik kandung mantan Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal (Irjen) Purnawirawan Anton Charliyan, menyebutkan, dirinya memang sakit namun masih bisa menjalankan aktivitas seperti biasa.

"Ada pernyatan tentang kondisi saya yang terbaring sakit, tidak bisa berbicara, hanya bisa di tempat tidur. Saya katakan, kalau dikatakan sakit, saya masih bisa beraktivitas meskipun terbatas," kata Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa, dalam konferensi pers di RS TNI AL Mintohardjo, Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Iwa mencontohkan, ketika ingin menjalankan perawatan di Jakarta, ia tidak menggunakan ambulan. Namun, ia datang sendiri menggunakan kendaraan pribadi ke Jakarta.

"Ada isu saya terkena radiasi serbuk besi kapal selam karena terlalu lama. Saya berdinas di kapal selam sejak Letnan Dua, Letnan Satu, Kapten, Mayor, sama teman-teman saya. Kami mencintai satuan kami," ujarnya.

Jika terkena radiasi, dirinya pun mencontohkan Asrena Kasal Laksda TNI Muhammad Ali yang hingga kini masih sehat walafiat. Iwa pun meyakini kapal selam didesain secara aman dan sakitnya tidak bisa dijadikan alasan karena terlalu lama berdinas di kapal selam.

"Adapun radiasi, buktinya beliau (Asrena Kasal) yang berlayar dengan kami masih sehat. Kapal selam didesain oleh orang-orang ahli untuk membawa personel di kedalaman. Jadi Insyaallah di kedalaman berapapun, kita aman. Kalau masalah celaka, bukan hanya di kapal selam. Di mobil saja kalau misalnya ada trouble bisa kecelakaan," ungkapnya.

Atas kondisi sakit yang dideritanya, Iwa pun menyadari adanya kemungkinan kurangnya disiplin diri. Atas kondisi itu, tidak heran dirinya terpaksa harus menjalani perawatan berkepanjangan.

"Kondisi sejak lama mungkin karena kami kurang disiplin diri, jadi memang saya kondisi mungkin sedang perawatan, tapi bukan karena saya dinas di kapal selam," katanya.

Selanjutnya terkait adanya informasi yang menyebutkan dirinya terpaksa harus menjual rumah untuk menutupi biaya pengobatan dan kebutuhan, hal tersebut pun dibantahnya.

"Berikutnya menjual rumah pribadi. Saya punya rumah dua, rumah dinas di Surabaya dan rumah pribadi di Tasikmalaya. Saya tidak pernah menjual apapun karena Angkatan Laut sudah memberikan semuanya untuk saya. Saya diberikan kepercayaan dan kemudahan. Sampai Februari, saya masih diberikan obat oleh Angkatan Laut. Tidak ada masalah. Saya masih mencintai Angkatan Laut," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

5 Terdakwa Korupsi Asabri Dituntut 10 hingga 15 Tahun

Jaksa penuntut Kejagung menuntut lima terdakwa perkara dugaan korupsi PT Asabri untuk dihukum antara 10 hingga 15 tahun penjara. 

NASIONAL | 7 Desember 2021

Komjak Beri Atensi Kasus Korban Penganiayaan Jadi Terdakwa

Ketua Komjak, Barita Simanjuntak mengatakan pihaknya akan memeriksa jaksa yang menetapkan WW, seorang korban kasus dugaan penganiayaan yang menjadi terdakwa.

NASIONAL | 7 Desember 2021

Anggota Komisi III DPR Apresiasi Kerja Kapolri

Anggota Komisi III DPR, I Wayan Sudirta mengapresiasi kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menjadikan Polri dipercaya masyarakat. 

NASIONAL | 6 Desember 2021

Kuasa Hukum Nilai Heru Hidayat Tak Dapat Dituntut Mati

Kresna Hutauruk, kuasa hukum Heru Hidayat menilai kliennya tidak dapat dituntut hukuman mati dalam perkara korupsi Asabri. 

NASIONAL | 6 Desember 2021

Hadapi Era Disrupsi, ASN Dituntut Kuasai Teknologi

Dalam menghadapi era disrupsi ini, ASN dituntut untuk menguasai bidang ilmu spesifik dan penguasaan kemampuan teknologi

NASIONAL | 6 Desember 2021

Prabowo Subianto Sapa Pekerja Galangan Kapal

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyapa pekerja galangan kapal PT PAL Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021).

NASIONAL | 6 Desember 2021

Perkara Korupsi Asabri, Heru Hidayat Dituntut Hukuman Mati

Jaksa penuntut Kejagung menuntut Komisaris Utama PT Trada Alam Minera, Heru Hidayat untuk dijatuhi hukuman mati dalam perkara dugaan korupsi PT Asabri.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Palangka Raya Siapkan Ruang Khusus Pasien Omicron

Pemkot Palangka Raya, Kalimantan Tengah siapkan ruang khusus jika ada warganya yang terpapar varian Omicron.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Eks Dirut Asabri Sonny Widjaja Dituntut 10 Tahun Penjara

Mantan Dirut Asabri, Sonny Widjaja dituntut 10 tahun penjara karena dinilai terbukti bersama-sama melakukan korupsi yang merugikan negara Rp22,788 triliun.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Erupsi Semeru, Kemenparekraf Terjunkan Tim Manajemen Krisis

Kemenparekraf telah menerjunkan tim manajemen krisis untuk mengidentifikasi dampak bencana erupsi Gunung Semeru.

NASIONAL | 6 Desember 2021


TAG POPULER

# Mahasiswi Bunuh Diri


# Kasus Anak Ahok


# Kereta Api Tabrak Angkot


# Marcus/Kevin


# Jokowi 3 Periode



TERKINI
Bursa Eropa Naik di Tengah Volatilitas Bitcoin

Bursa Eropa Naik di Tengah Volatilitas Bitcoin

EKONOMI | 20 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings