Keberadaan Kabinda Papua di Lokasi Baku Tembak Sesuai Peran dan Fungsi BIN
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Keberadaan Kabinda Papua di Lokasi Baku Tembak Sesuai Peran dan Fungsi BIN

Selasa, 4 Mei 2021 | 18:04 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com – Kehadiran Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen I Gusti Putu Danny Karya Nugraha di lokasi baku tembak di Papua beberapa waktu lalu sesuai dengan peran dan fungsi Badan Intelijen Negara (BIN). Seluruh anggota intelijen juga sudah mengetahui risiko yang harus mereka hadapi dalam menjalankan tugas.

Hal itu dikatakan analis intelijen dan keamanan Alto Labetubun dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (4/5/2021). Dia mengomentari peristiwa baku tembak yang menyebabkan gugurnya Kabinda Papua Brigjen IGP Danny KN pada Minggu (25/4/2021). Ada kalangan yang mempertanyakan keberadaan Kabinda Papua di lokasi baku tembak.

Seperti diketahui, Kabinda Papua, Brigjen I Gusti Putu Danny Nugraha Karya gugur karena tertembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4/2021). Deputi VII BIN, Wawan Hari Purwanto menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat patroli Satgas BIN bersama dengan Satgas TNI/Polri melakukan perjalanan menuju Kampung Dambet.

"Sekitar pukul 15.50 WIT, Satgas BIN dan Satgas TNI/Polri diadang oleh kelompok separatis dan teroris (KST) Papua sehingga terjadi aksi saling tembak di sekitar gereja Dambet. Kabinda Papua tertembak dan gugur," ujar Wawan, Senin (26/4/2021).

Beberapa pihak mempertanyakan, kenapa sampai peristiwa itu terjadi, bahkan ada tokoh yang malah mempertanyakan keberadaan Kabinda Papua di lapangan. Salah satu yang mempertanyakan itu adalah pengamat komuniksi yang juga mantan Direktur Pelaksanan Strategic Intelligence Studies, Tjipta Lesmana.

Dalam opini yang ditulis di sebuah medi daring, Senin (3/52021), Tjipta berargumen bahwa tugas BIN bersifat nasional dan tidak pada level operasional dengan merujuk pada Pasal 29 UU Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara. Sehingga, secara implisit Tjipta beropini bahwa keberadaan Kabinda Papua di Beoga itu tidak sesuai dengan tugas dan fungsi BIN.

Menurut Alto, jika secara objektif melihat peristiwa ini, maka sebenarnya keberadaan Kabinda Papua sudah sesuai dengan peran, tujuan, dan fungsi dari BIN yang dimandatkan dalam UU Nomor 17 tahun 2011 itu. Tugas dari BIN jelas terdapat pada Pasal 29, tetapi fungsi intelijen dari BIN itu jelas terdapat pada Pasal 6, yaitu menyelenggarakan fungsi penyelidikan, penanganan dan penggalangan, di mana penyelidikan bisa terdiri dari serangkaian upaya, pekerjaan, kegiatan, dan tindakan yang dilakukan secara terencana dan terarah untuk mencari, menemukan, mengumpulkan, dan mengolah informasi,” ujar Alto.

Dikatakan, operasionalisasi fungsi penyelidikan membutuhkan langkah-langkah taktis dalam pengumpulan bahan keterangan, baik tertutup maupun terbuka. Hal itu dilakukan dengan cara-cara yang cepat, tetapi tepat, termasuk penelitian, wawancara, interogasi, pemancingan, pengamatan, penggambaran, penjejakan, dan berbagai cara lainnya.

“Dari penjelasan itu, maka keberadaan Kabinda Papua di lapangan itu sudah tepat dan sesuai dengan tugas dan fungsi yang dimandatkan oleh UU Intelijen negara, sehingga framing bahwa keberadaan Kabinda Papua di lapangan bertentangan dengan tugasnya sebagai anggota BIN, seperti yang diopinikan oleh Tjipta Lesmana, adalah kurang tepat dan keliru,” ujar lulusan Master of international Studies dengan spesialisasi Peace and Conflict Resolution dari University of Queensland, Australia, itu.

Dikatakan, tentu yang perlu dievaluasi adalah langkah-langkah pengamanan atau operational security (opsec) personel BIN saat melaksanakan tugas-tugas tertutupnya di lapangan. Akan tetapi, ujar Alto, seluruh personel intelijen mengerti betul risiko yang melekat pada profesi dan tugasnya, termasuk rosiko meninggal dunia bahkan hilang dalam tugas, walaupun seluruh langkah-langkah mitigasi risiko sudah dilakukan secara maksimal.

Alto mencontohkan, peristiwa ketika tujuh orang personel Central Intelligence Agency (CIA) tewas saat salah satu aset yang dipercayai sebagai agen mereka ternyata malah meledakan diri di dalam lokasi markas operasi di Camp Chapman pada Desember 2009. Padahal, pengamanan markas tersebut sangat ketat dan dilakukan berlapis.

“Seperti istilah dalam militer yang dikenal dengan Murphy’s Law, yakni anything that can go wrong will go wrong. Semoga pengorbanan Kabinda Papua, Mayjen (Anumerta) I Gusti Putu Danny Nugraha Karya tidak sia-sia,” ujar analis konflik dan konsultan keamanan yang sudah 9 tahun bekerja di berbagai negara konflik di Timur Tengah dan Afrika Utara itu.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Survei Indikator: 20,8% Masyarakat Berencana Tetap Mudik Lebaran

Sebanyak 20,8% responden kemungkinan besar akan mudik Lebaran, meskipun di tahun ini pemerintah sudah mengeluarkan aturan larangan mudik.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Andi Mizwar, Mantan Aktivis 98 Meninggal Dunia di Jakarta

Kabar meninggalnya Andi Mizwar pun langsung tersebar ke seluruh komunitas aktivis dan para sahabat.

NASIONAL | 4 Mei 2021

KPK Tetapkan Eks Pejabat Ditjen Pajak Tersangka Suap

KPK menetapkan Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani sebagai tersangka kasus dugaan suap pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 di Ditjen Pajak.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Menteri Ida Fauziyah Minta Para Pekerja Patuhi Larangan Mudik

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta para pekerja tidak mudik, menaati ketentuan yang diberlakukan pemerintah guna menekan angka penularan Covid-19.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Forum Senior Papua Kecam Aksi Kekerasan KKB

Aksi kekerasan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua menuai kecaman dari Forum Senior Papua dan Elemen Generasi Milenial.

NASIONAL | 4 Mei 2021

MK Tolak Uji Materi UU Pers

MK memutuskan tidak menerima uji materi UU Pers.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Screening Kedatangan Pekerja Migran Diperketat, Pangdam dan Kapolda Turun Tangan

Para pangdam diminta untuk bekerja sama dengan kapolda di daerah masing-masing untuk mengintegrasikan seluruh instansi pusat yang ada di daerah.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Polri Tambah Titik Sekat Larangan Mudik

Polri menambah titik sekat dalam pengamanan Lebaran Idul Fitri 2021 untuk mencegah arus mudik.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Dukungan terhadap Kesetaraan Gender Tingkatkan Kesinambungan Bisnis

Peningkatan partisipasi tenaga kerja perempuan pada 2025 yang diprediksi mencapai 25% akan mampu meningkatkan angka PDB sebesar 2,9%.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Larangan Mudik, 3.000 Bus Tetap Beroperasi dengan Syarat

Terdapat 3.000 bus yang tetap beroperasi selama peniadaan mudik pada 6-17 Mei 2021.

NASIONAL | 4 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS