Kemdikbudristek: 407.000 Sekolah dan 56 Juta Siswa Terdampak Pandemi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemdikbudristek: 407.000 Sekolah dan 56 Juta Siswa Terdampak Pandemi

Selasa, 4 Mei 2021 | 21:27 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi (Kemdikbudristek) menyatakan jumlah sekolah yang terdampak Covid-19 di Indonesia sebanyak 407.000 sekolahm 3,4 juta guru serta 56 juta siswa. Namun Kemdikbudristek menerapkan sejumlah program guna menekan kesenjangan pendidikan di masa pandemi.

"Pandemi tidak hanya dirasakan di Indonesia, sedikitnya ada 127 juta sekolah di dunia yang terdampak Covid-19," kata Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Kemdikbudristek M Hasan Chabibie dalam acara webinar bertema “Satu Tahun Pandemi Pendidikan Jangan Berhenti" di Jakarta Selasa (4/5/2021).

Menurut dia, dampak pandemi Covid-19 menyebabkan risiko anak putus sekolah meningkat. Kondisi ini diperparah oleh persepsi masyarakat tentang peranan sekolah pada pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dampak lainnya terhadap pendidikan di antaranya siswa ketinggalan pelajaran, serta meningkatnya tingkat stres pada anak-anak.“Muncul kesenjangan capaian belajar. Hal ini disebabkan karena perbedaan akses dan kualitas selama PJJ,” katanya.

Ia menyebut, beberapa program kebijakan telah dikeluarkan Kemdikbudristek menghadapi masa pandemi seperti pembatasan Ujian Nasional (UN), ujian sekolah (US) tidak mengukur capaian seluruh kurikulum, siswa tidak dibebani menyelesaikan capaian kurikulum dan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk penanganan Covid-19.

Ia menyebut, ada lima kebijakan Kemendikbudristek di bidang transformasi digital. Di antaranya percepatan perluasan akses dan infrastruktur digital dan layanan internet. Kemudian, persiapan roadmap ransformasi digital di sektor-sektor strategis, baik di sektor pemerintahan, layanan sosial, pendidikan, kesehatan, perdagangan, industri dan penyiaran. Hal lain adalah percepatan integrasi pusat data nasional, menyiapkan kebutuhan SDM talenta digital dan regulasi terkait skema pendanaan dan pembiayaan.

Terkait peta jalan pendidikan, masih ujar Hasan, pemerintah telah menyiapkan program Merdeka Belajar untuk mencapai pendidikan berkualitas. Dengan angka partisipasi tinggi, hasil belajar yang berkualitas, distribusi pendidikan yang merata.

Ia menyebut, sebaran sekolah yang sudah memiliki listrik dan internet untuk sekolah dasar (SD) sebanyak 149.076, SMP sebanyak 40.501, SMA sebanyak 13.843, SMK sebanyak 14. 299. Dengan total satuan pendidikan seleuruhnya sebanyak 218.209 “Untuk bantuan kuota data internet untuk PAUD sebesar 20 GB menjadi 7 GB/ bulan, Dikdasmen sebesar 35 GB menjadi 10 GB per bulan dan dosen/ mahasiswa sebesar 50 GB menjadi 15 GB/ bulan,” jelas dia.

Pada pembelajaran tatap muka (PTM), menurut Hasan, akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama, pada masa transisi 2 bulan pertama jenjang pendidikan dasar menengah (dikdasmen) maksimal 18 siswa dalam satu kelas. Untuk sekolah luar biasa (SLB) dan pendidikan anak usia dini (PAUD) maksimal lima orang dalam satu kelas. “Pada tahap kedua, kantin sekolah tidak dibuka, kegiatan ekstrakurikuler dan pembelajaran di luar sekolah tidak dibuka,” katanya.

Ia menuturkan, pendidikan di masa pandemi Covid-19 harus memeperhatiakn kesehatan dan kesehatan peserta didik, guru dan masyarakat. Selian itu pendidikan harus memperhatikan kembang tumbuh dan kondisi psikososial anak. “PTM terbatas harus hati-hati dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kesehatan. Sehingga harus ada alternatif solusi PJJ,” ungkapnya.

Hal yang sama diungkapkan Plt Kepala PP PAUD dam Dikmas Jabar Poppy Dewi Puspitasari. Dia mengatakan, beberapa tantangan pendidikan saat ini di antaranya adalah globalisasi dan revolusi industri 4.0. Sementara penyesuaian kebijakan pendidikan di masa pandemi Covid-19 tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan. “Peran pemerintah daerah bersama unsur lainnya harus memberi edukasi penerapan protokol kesehatan. Dan tetap mengedepankan kesehatan, keselamatan dan tumbuh kembang psikososial anak,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Pendidikan dan Bahasa, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Luciana mengatakan, pentingnya keilmuan digital pedagogik pada guru dan tenaga kependidikan. Hal ini untuk menjawab tantangan pendidikan di masa pandemi Covid-19.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Peningkatan Kesejahteraan Awak Kapal Perikanan Dinilai Mendesak

Jumlah awak kapal perikanan (AKP) di Indonesia, termasuk nelayan buruh, diperkirakan mencapai 2 juta orang.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Dukung Larangan Mudik, Jasa Marga Kendalikan Transportasi di Jalan Tol

Jasa Marga siap mendukung kebijakan Pemerintah meniadakan mudik pada Hari Raya Idulfitri 1442 H dengan memberlakukan pengendalian transportasi di jalan tol.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Tertangkap Tangan, Pencuri Ponsel di Bogor Babak Belur Diamuk Massa

Tertangkap tangan mencuri telepon selular (ponsel) di dalam rumah warga Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, pelaku NR (34) babak belur diamuk massa.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Larangan Mudik, Bupati Bogor Minta Para Camat Proaktif

Ade Yasin meminta agar aparat wilayah kecamatan agar proaktif mengedukasi dan pengawasan terkait larangan mudik.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Temui Kapolri, Menkominfo Bahas Sinergi Pembangunan Infrastruktur TIK

Menkominfo bertemu Kapolri guna membahas sinergi guna membangun dan menjaga infrastruktur TIK agar lebih merata di seluruh Indonesia.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Soal Penyadapan, Penggeledahan, dan Penyitaan, MK: KPK Tak Perlu Izin ke Dewas

MK mencabut kewenangan Dewas KPK terkait izin tertulis soal penyadapan, penggeledahan dan penyitaaan.

NASIONAL | 4 Mei 2021

BPBD: Luncuran Awan Panas Sinabung Teramati dengan Jarak 1.000 Meter

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali mengalami erupsi pada Selasa pukul 06.00 WIB.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Epidemiolog: Karantina Pendatang dari Luar Negeri Tidak Cukup 5 Hari

Periode karantina selama 5 hari yang ditetapkan pemerintah untuk pendatang dari luar negeri, sama sekali tidak memadai.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Bangun Infrastruktur Komunikasi, Kemkominfo Gandeng Polri

Kemkominfo meminta bantuan Polri dalam pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi di daerah 3T.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Jadi Tersangka Suap, Angin Prayitno Aji Dijebloskan ke Rutan KPK

Angin Prayitno Aji ditahan usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 di Ditjen Pajak Kemkeu.

NASIONAL | 4 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS