Ini 6 Pertimbangan Pimpinan KPK Belum Mengumumkan Hasil Tes Novel Baswedan dkk
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini 6 Pertimbangan Pimpinan KPK Belum Mengumumkan Hasil Tes Novel Baswedan dkk

Rabu, 5 Mei 2021 | 00:09 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri blak-blakan menyebut enam alasan mengapa pengumuman hasil tes wawasan kebangsaan (TWK) para personel KPK tidak segera diumumkan sesaat setelah hasilnya diterima lembaga antirasuah tersebut.

Sebanyak 1.349 pegawai KPK mengikuti TWK dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tes tersebut sebagai syarat peralihan status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Hasil tes asesmen TWK dari BKN itu sudah diterima KPK pada 27 April 2021 namun sampai sekarang belum diumumkan hingga muncul kabar bahwa puluhan pegawai tidak lolos tes, salah satu nama yang disebut-sebut adalah Novel Baswedan.

Penyidik senior Novel Baswedan pun menyatakan bahwa dirinya sudah mendengar kabar bakal tak lolos asesmen TWK. "Iya benar, saya dengar informasi tersebut," kata Novel Beswedan saat dikonfirmasi awak media, Selasa (4/5/2021).

Berbagai spekulasi mucul. Indonesia Corruption Watch (ICW) bahkan menuding TWK telah dirancang sejak awal untuk tidak meloloskan Novel Baswedan Cs masuk dan bekerja di KPK.

Salah satu pertanyaan yang mengemuka dalam spekulasi ini adalah mengapa hasil tes yang sudah diterima KPK pada 27 April 2021 tidak diumumkan pada hari berikutnya? Apakah ada kesengajaan menutupinya karena ada agenda dari pimpinan KPK?


Novel Baswedan.

Mendapat pertanyaan ini, Firli Bahuri menyatakan terima kasih. Ia pun memberikan jawaban lugas, seperti yang diterima Beritasatu.com, Selasa (4/5/2021) malam.

“Kami sampaikan kepada rekan-rekan bahwa hasil TWK KPK terima tanggal 27 April 2021 dari BKN. Tetapi tentu, kami tidak bisa mengumumkan dengan segera,” kata Firli Bahuri.

Pertimbangan tidak mengumumkan segera setelah menerima, adalah sebagai berikut:

Pertama, pembukaan hasil TWK perlu dihadiri oleh pimpinan lengkap, serta seluruh pejabat struktural KPK.

Kedua, KPK mengumumkan hasil TWK setelah Sekjen KPK melaporkan hasilnya ke pimpinan karena ada proses yang harus ditindaklanjuti pasca-menerima hasil, walaupun hal itu merupakan teknis kepegawaian di bawah tanggung jawab Sekjen KPK.

“Jadi sampai sekarang hasil tes wawasan kebangsaan itu belum dibuka dan masih disegel, di lemari besi,” Firli menambahkan.

Ketiga, penundaan pengumuman menjadi penting karena adanya gugatan judicial review atas UU Nomor 19/2019 tentang KPK di MK yg sedang berproses di MK dan baru hari ini (Selasa, 4/5/2021) dibacakan keputusannya.

Menurut Firli, tentu KPK harus menunggu putusan MK. Apa pun isi putusan MK terkait gugatan itu pasti memiliki konsekuensi kepada KPK.

Keempat, sifat kepemimpinan KPK adalah kolektif kolegial. Semua keputusan diambil secara bulat dan tanggung jawab bersama. Keputusan KPK tidak diambil dengan keputusan individu pimpinan apalagi ada pemaksaan kehendak.

Kelima, Firli menyatakan pihaknya sangat berhati-hati dalam pengambilan keputusan karena harus taat dan tunduk pada segala peraturan perundang-undangan serta melaksanakannya selurus-lurusnya.

Keenam, KPK dalam melaksanakan tugas didasarkan atas perintah hukum dan peraturan perundang-undangan lainnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mendagri Terbitkan Surat Edaran Larang Kepala Daerah Gelar Open House Idulfitri

Mendagri menerbitkan surat edaran (SE) yang ditujukan kepada gubernur, wali kota, dan bupati agar tidak mengadakan open house pada Idulfitri.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Pemkot Malang Ancam Rapid Test Antigen Pengunjung Pusat Perbelanjaan

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan menyediakan rapid test antigen di pusat perbelanjaan.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Jokowi: Guru dan Sekolah Kini Jadi Fasilitator Pendidikan

Peran guru dan sekolah lebih sebagai fasilitator pendidikan untuk mencapai Merdeka Belajar bagi anak didiknya.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Zainul Milal Sebut Umat Islam Perlu Belajar Keteladanan Sunan Giri

Sejarawan Santri Zainul Milal Bizawi menyebut umat Islam di Indonesia sebaiknya belajar dari keteladanan Sunan Giri.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Kemkeu Pastikan Hitung Ulang Pajak Bank Panin Cs

Kementerian Keuangan (Kemkeu) bakal menghitung ulang pajak Bank Panin, PT Gunung Madu Plantations, dan PT Jhonlin Baratama.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Keseimbangan Ekonomi dan Pembatasan Aktivitas, Cara Jokowi Tangani Covid-19

Presiden Jokowi menangani pandemi Covid-19 dengan melakukan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, kesehatan serta pembatasan aktivitas masyarakat.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Jadi Tersangka KPK, Petinggi Bank Panin Diduga Suap Eks Pejabat Pajak Rp 25 Miliar

KPK tetapkan Angin Prayitno Aji selaku Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak periode 2016-2019 sebagai tersangka.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Ratusan Pemudik Terpantau Padati Stasiun Kiaracondong Bandung

Ratusan pemudik mulai memadati Stasiun Kiaracondong Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/5/20210)

NASIONAL | 4 Mei 2021

Ini Alasan MK Batalkan Izin Tertulis Dewas untuk Penyadapan dan Penggeledahan

MK batalkan kewenangan Dewas KPK untuk memberikan izin tertulis kepada pimpinan KPK ketika hendak melakukan penyadapan, penggeledahan dan penyitaan.

NASIONAL | 4 Mei 2021

Kemdikbudristek: 407.000 Sekolah dan 56 Juta Siswa Terdampak Pandemi

Kemdikbudristek menyatakan jumlah sekolah yang terdampak Covid-19 di Indonesia sebanyak 407.000 sekolah dan 3,4 juta guru serta 56 juta siswa.

NASIONAL | 4 Mei 2021


TAG POPULER

# Ragunan


# KKB


# Varian Covid-19


# Vaksinasi Covid-19


# India



TERKINI

Wali Kota Bitung: Jadikan Momen Idulfitri untuk Bangkit Lawan Covid-19

NASIONAL | 11 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS