Agar Tidak Terjadi Learning Loss, Nadiem Ajak Masyarakat Dukung Sekolah Tatap Muka
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Agar Tidak Terjadi Learning Loss, Nadiem Ajak Masyarakat Dukung Sekolah Tatap Muka

Rabu, 5 Mei 2021 | 18:53 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim, mengatakan pemerintah mengajak seluruh masyarakat menyukseskan kembali program pendidikan tatap muka yang akan dilaksanakan secara perlahan sesuai kondisi masing-masing wilayah. Jangan sampai Indonesia makin terpuruk dalam akibat fenomena learning loss pada anak Indonesia.

Ajakan itu disampaikan Nadiem Makarim saat berbicara dalam acara Live Talkshow Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 yang diselenggarakan DPP PDI Perjuangan (PDIP), Rabu (5/5/2021).

Di sisi lain, PDI Perjuangan mendorong agar pemerintah menaikkan rasa kepercayaan publik dengan sekolah tatap muka. Misalnya dengan mendorong vaksinasi anak atau tes antigen/PCR untuk anak yang didanai oleh anggaran pendidikan.

Untuk diketahui, learning loss merupakan kerugian jangka panjang terhadap pembelajaran anak-anak akibat penutupan sekolah sementara.

"Bahwa kita tidak bisa menciptakan satu generasi yang mengalami learning loss, yang tidak bisa dikembalikan lagi. Jadi karena itu lah kita harus bersama-sama mengatasi hal ini," kata Nadiem.

Menurut Nadiem, tanggung jawab ada di semua pihak. Termasuk orang tua yang bisa memonitor sekolah dan protokol kesehatan sekolahnya. Dan setiap sekolah wajib memberi opsi tatap muka dan dengan full protokol kesehatan tatap muka terbatas. Dan itu sama sekali berbeda dengan proses sekolah yang biasa.

Nadiem lalu mengingatkan bahwa saat ini, sektor-sektor ekonomi lainnya sudah terbuka. Masyarakat bisa melihat bagaimana anak-anak sudah diajak orang tuanya ke mal. Di sejumlah tempat, bioskop bahkan sudah dibuka. Begitu pun tempat pekerjaan sudah terbuka.

"Mengapa anak-anak kita masih belum kembali ke sekolah? Dan ini adalah kebijakan yang menjawab tantangan tersebut," kata Nadiem.

Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi PDIP, Agustina Wilujeng, mengatakan bahwa salah satu masalah soal sekolah tatap muka adalah karena belum terbangunnya kepercayaan (trust). Sebab tak satupun tes antigen atau PCR yang dilakukan sebelum sekolah dibuka.

Masalahnya adalah di anggaran. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, saat menjadi presiden, sudah tegas mengeluarkan aturan soal 20% dana pendidikan dari APBN. Pada 2021, anggaran pendidikan itu sebesar Rp 550 triliun. Dari angka itu, menurut Agustina, masih ada Rp 200 triliun yang mungkin bisa dialokasikan dulu untuk anak-anak sekolah tatap muka.

"Karena sudah setahun ini tidak sekolah. Waktu yang panjang dan telah menghilangkan kesempatan anak-anak mempelajari segala sesuatu. Anak-anak tak hanya harus divaksin tapi juga test swab. Kita jadi tahu anak anak bebas covid atau tidak," kata Agustina.

"Anggaran 20% itu milik pendidikan nasional, kita dalam situasi bencana, kenapa tidak diprioritaskan ke situ?" tambahnya.

Agustina mendorong pemerintah berani mengambil terobosan peraturan yang memasukkan pendidikan diprioritaskan saat bencana terjadi. Selama ini, yang dimasukkan sebagai prioritas adalah sektor kesehatan, pangan, pemerintahan daerah, dan perkembangan ekonomi. "Tapi pendidikan tidak ada," kata Agustina.

Menteri Nadiem hadir sebagai narasumber bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini, Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng, Inisiator Bukit Algoritma Budiman Sudjatmiko, Bupati Sumenep Achmad Fauzi, dan Komedian Kiki Saputri.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto hadir bersama ratusan pengurus daerah PDIP seluruh Indonesia, dan yang menjadi host acara adalah anggota Komisi X DPR dari PDIP, Andreas Hugo Pareira. Acara ditayangkan langsung dan bisa ditonton ulang di akun youtube resmi @pdiperjuangan dan akun facebook PDI Perjuangan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Pembalap Alexandra Asmasoebrata: Tak Ada Kata Lelah Saat Bela Indonesia

Bentuk kecintaan kepada bangsa dan negara tersebut oleh masyarakat Indonesia ini tentunya melalui banyak cara.

NASIONAL | 17 September 2021

Terlilit Utang, 2 Pria Bobol Mesin ATM di Malang

Keduanya telah menjalankan aksi kejahatan membobol mesin ATM berkali-kali dan rerakhir dilakukan di Jalan Sudanco Supriyadi, 26 Agustus lalu.

NASIONAL | 17 September 2021

PT PAL Segera Produksi Fregat Terbaru Lisensi Inggris

PT PAL akan memproduksi dua fregat untuk TNI Angkatan Laut, dengan rancangan baru bernama Arrowhead 140.

NASIONAL | 17 September 2021

Rimbun Air Klaim Pesawat Jatuh di Papua Layak Terbang

Rimbun Air sebut kondisi pesawat kargo seri Twin Other 300 PK-OTW yang jatuh di Gunung Wabu, Papua dalam kondisi layak terbang.

NASIONAL | 17 September 2021

Pemkot Denpasar Raih Anugerah Humas Indonesia

Pemkot Denpasar berhasil meraih penghargaan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2021 kategori Pemerintah Kota Terpopuler di Media Digital tahun 2021.

NASIONAL | 17 September 2021

Pemerintah Dorong Kampus Kolaborasi dengan 100 Perguruan Tinggi Tiongkok

Kemdikbudristek mendorong kampus Indonesia berkolaborasi dengan 100 perguruan tinggi top besar dunia di Tiongkok.

NASIONAL | 17 September 2021

Dipanggil Satgas BLBI, Nirwan Bakrie Kirim Perwakilan

Dalam panggilan penagihan ini, PT Usaha Mediatronika Nusantara dihadiri oleh Sri Hascaryo dari Bakrie Grup yang menerima kuasa dari Nirwan Dermawan Bakrie.

NASIONAL | 17 September 2021

Muhammad Kece Dianiaya di Rutan Bareskrim Polri

Laporan Kece sudah ditindaklanjuti penyidik Bareskrim Polri, kasusnya telah masuk dalam tahap penyidikan.

NASIONAL | 17 September 2021

Komunitas Loro Blonyo Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Yogyakarta

Komunitas Loro Blonyo turut berperan penting dalam percepatan capaian vaksinasi di Yogyakarta, khususnya di wilayah Gunungkidul.

NASIONAL | 17 September 2021

Soal Vonis Gugatan Polusi Udara Jakarta, Ini Respons Kemkes

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat memvonis lima pejabat negara bersalah atas polusi udara Jakarta.

NASIONAL | 17 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Dukung Seni dan Budaya, Indihome Kemas Program Indonesia Keren

Dukung Seni dan Budaya, Indihome Kemas Program Indonesia Keren

EKONOMI | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings