Logo BeritaSatu

DPR Minta Kemdikbudristek Gencarkan Sosialisasi Pembelajaran Tatap Muka

Rabu, 5 Mei 2021 | 19:57 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) agar menggencarkan sosialisasi terkait pembelajaran tatap muka yang rencananya dimulai serentak pada Juli mendatang.

Hetifah mengatakan kondisi di lapangan menunjukkan masih banyak stakeholder yaitu sekolah maupun dinas pendidikan di daerah yang belum benar-benar memahami secara menyeluruh inti dari Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

“Kami berharap Kemdikbudristek bisa menggencarkan kembali sosialisasi terkait peraturan ini, sehingga stakeholder dan dinas pendidikan bukan hanya memahami tetapi betul-betul melakukan langkah-langkahnya,” kata Hetifah dalam webinar Hari Pendidikan Nasional bertema “Mempersiapkan Sekolah Tatap Muka dan Masa Depan Format Pendidikan” yang digelar oleh Beritasatu Media Holdings, Rabu (5/5/2021).

Hetifah juga mendesak koordinasi lembaga-lembaga yang seharusnya terlibat dalam pembelajaran tatap muka. Misalnya, vaksinasi guru yang membutuhkan dukungan dari dinas kesehatan di daerah atau persiapan transportasi untuk anak-anak pergi dan pulang sekolah.

Terkait penerapan protokol kesehatan, Hetifah mengusulkan adanya mekanisme pelaporan termasuk pemberian reward dan punishment untuk menegakkan kedisiplinan. Dia juga meminta Kemdikbudristek agar membuat laporan data real time yang memungkinkan publik untuk memantau kesiapan pembelajaran tatap muka.

Data real time tersebut terdiri dari jumlah guru yang telah menerima vaksinasi dan daerahnya, serta persebaran sekolah yang telah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Berapa banyak sekolah yang sudah punya toilet bersih, wastafel, dan di daerah mana,” kata Hetifah.

Menurut Hetifah, DPR juga sudah membentuk Panja Pengawasan Pendidikan untuk mempermudah koordinasi dengan seluruh instansi yang terkait penyelenggaraan pendidikan. Dia menyebut situasi Covid-19 telah memberikan pembelajaran agar semua pihak saling bersinergi dan tidak mengotak-ngotakkan peran dan tanggung jawabnya.

Misalnya pembelajaran jarak jauh (PJJ), tidak hanya melibatkan peran Kemdikbudristek, tetapi juga Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementeran Dalam Negeri, dan Kementerian Agama.

“Siapa pun kami anggap perlu berkoordinasi, kami mintakan dukungannya, termasuk pihak penyedia seperti provider telekomunikasi, saya rasa berperan sangat besar untuk kesuksesan pendidikan di masa Covid-19,” ujar Hetifah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tragedi Kanjuruhan, PSSI Hentikan Liga 1 Selama Sepekan

Buntut tragedi Kanjuruhan, PSSI memutuskan untuk menghentikan BRI Liga 1 2022/2023 selama satu pekan dan melarang Arema FC menjadi tuan rumah.

NEWS | 2 Oktober 2022

Korban Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan Dikabarkan Bertambah Jadi 62 Orang

Korban tewas dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya dikabarkan bertambah menjadi 62 orang. 

NEWS | 2 Oktober 2022

Arema FC Akan Dilarang Jadi Tuan Rumah di Sisa Musim Liga 1

Komisi Disiplin PSSI menegaskan bahwa Arema FC bisa terkena sanksi tidak dapat menjadi tuan rumah di sisa laga BRI Liga 1 2022/2023.

NEWS | 2 Oktober 2022

Video: Gas Air Mata Bikin Massa di Kanjuruhan Panik

Insiden tragis pasca pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya, Sabtu (1/10/2022) diduga disebabkan karena penggunaan gas air mata di Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Ini Video Ribuan Suporter Merangsek Masuk Lapangan

Beredar video yang menunjukkan suporter merangsek masuk lapangan usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan: Aturan FIFA, Gas Air Mata Terlarang

Insiden tragis pasca pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) diduga disebabkan karena penggunaan gas air mata.

NEWS | 2 Oktober 2022

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, PSSI: Arema Bisa Kena Sanksi Keras

Kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan setelah laga BRI Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya, Sabtu, 1 Oktober 2022.

NEWS | 2 Oktober 2022

Persebaya Berduka atas Korban Tewas dalam Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Persebaya Surabaya menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban jiwa dalam kerusuhan usai laga melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi di Kanjuruhan, PSSI Segera Investigasi

PSSI segera melakukan investigasi terkait kerusuhan yang berujung tragedi di dalam Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).

NEWS | 2 Oktober 2022

Gas Air Mata Dituding Penyebab Jatuhnya Korban di Kanjuruhan

Insiden tragis pasca pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dipandang karena tembakan gas air mata di dalam Stadion Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kepemilikan Satwa Liar, KLHK Minta Masyarakat Miliki Izin

Kepemilikan Satwa Liar, KLHK Minta Masyarakat Miliki Izin

NEWS | 15 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings