Kejagung Bakal Lelang Aset Sitaan Asabri dan Jiwasraya
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kejagung Bakal Lelang Aset Sitaan Asabri dan Jiwasraya

Jumat, 7 Mei 2021 | 23:59 WIB
Oleh : WM

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) berencana untuk melelang aset sitaan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di Asabri maupun Jiwasraya karena mahalnya biaya pemeliharaan.

"Asabri maupun Jiwasraya karena pemeliharaannya terlalu tinggi kita mau coba lelang," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Ali Mukartono, di Gedung Bundar Japidsus, Jakarta, Kamis (6/5/2021).

Ali mengatakan, berdasarkan Pasal 45 KUHP aset sitaan boleh dilelang sebelum ada putusan dari pengadilan. Alasan lelang karena biaya penyimpanan terlalu tinggi.

Rencana melelang aset sitaan Asabri dan Jiwasraya telah dikoordinasikan oleh Jampidsus dengan Kapus Pemeliharaan Aset.

"Baru koordinasi dengan Pak Kapus, karena ini tugasnya beliau Kapus pemeliharaan aset," ujar Ali.

Penyidik Jampidsus Kejagung telah menyita sejumlah aset milik para tersangka kasus dugaan korupsi di PT Asabri dan Jiwasraya.

Aset-aset tersebut mulai dari kendaraan mewah, armada bus, kapal, tanah, hingga tambang.

"Kita coba lah yang bisa dilelang, dilelang. Yang dilaporkan tadi perkembangan ke saya beberapa bus yang ada di Solo kemudian beberapa mobil yang ada di Jakarta. Kemudian yang baru dilakukan perhitungan kapal," kata Ali.

Dengan lelang ini, lanjut Ali, barang bukti kejahatan dugaan tindak pidana korupsi di Asabri maupun Jiwasraya sudah berupa uang tidak lagi barang.

"Iya kan bisa, karena biaya penyimpanan ya terlalu tinggi lekas rusak boleh dilelang sebelum ada ada putusan," ujar Ali.

Hingga kini nominal sementara nilai aset sitaan yang telah disita dari para tersangka mencapai Rp 10,5 triliun.

Dalam kasus ini, penyidik Kejagung menaksir nilai kerugian keuangan negara sebesar Rp 23,73 triliun. Kerugian negara di kasus ini jauh lebih besar dari kasus Jiwasraya.

Sejauh ini Jampidsus Kejaksaan Agung telah menetapkan sembilan tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).

Sembilan tersangka tersebut adalah Dirut PT Asabri periode 2011 sampai Maret 2016 Mayjen Purn. Adam Rachmat Damiri, Dirut PT Asabri periode Maret 2016-Juli 2020 Letjen Purn. Sonny Widjaja, Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008-Juni 2014 Bachtiar Effendi, serta Direktur PT Asabri periode 2013-2014 dan 2015-2019 Hari Setiono.

Berikutnya, Kepala Divisi Investasi PT Asabri periode Juli 2012-Januari 2017 Ilham W. Siregar, Dirut PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, dan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo, Dirut PT Hanson International Tbk. Benny Tjokrosaputro, dan Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat.

Baik Benny maupun Heru merupakan tersangka dalam kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya.

Selain itu, Kejaksaan Agung telah menyematkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap tiga tersangka, yakni Benny Tjockrosaputro, Heru Hidayat, dan Jimmy Sutopo.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Densus 88 Tangkap DPO Terduga Teroris di Sukabumi

Dari delapan DPO terduga teroris tersebut, lima orang telah ditangkap dan menyerahkan diri, yaitu AN, W, NF, dan SB.

NASIONAL | 6 Mei 2021

DPC PKB Klaten Bagikan Ratusan Takjil dan Nasi Box

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Klaten bagikan ratusan takjil dan nasi box

NASIONAL | 6 Mei 2021

Mau Bangun Instalasi PSEL, Jokowi: Tirulah Surabaya

Diakui Presiden, mendirikan instalasi PSEL berbasis teknologi ramah lingkungan tidak mudah.

NASIONAL | 6 Mei 2021

BMKG: Awas, 16 Wilayah Aceh Berpotensi Banjir

Selain 9 daerah siaga banjir, 7 wilayah di Aceh juga berstatus waspada banjir.

NASIONAL | 6 Mei 2021

Kemtan Kembangkan Obat Covid-19 dari Eukaliptus

Balai Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian (Balitbangtan) saat ini tengah mengembangkan obat Covid-19 berbasis eukaliptus dalam kemasan balsem.

NASIONAL | 6 Mei 2021

Wali Kota Malang Sebut 7 Juta Penumpang KAI Curi Start Mudik Lebaran

Sutiaji meminta para pemudik maupun masyarakat yang datang ke Kota Malang supaya melakukan isolasi mandiri sebagai langkah mengantisipasi penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 6 Mei 2021

Dituduh Kafir Masuk ke Gereja, Gus Miftah: Bagaimana yang Masuk ke Borobudur?

Gus Miftah hadir di peresmian gereja di Jakarta Utara atas undangan Pendeta Johan melalui Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

NASIONAL | 6 Mei 2021

Penetapan KKB Sebagai Kelompok Teroris Dinilai Keliru dan Tak Menyelesaikan Masalah

Pelabelan KKB menjadi kelompok teroris dinilai keliru

NASIONAL | 6 Mei 2021

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi

KPK menyatakan kesiapannya menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan mantan Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip

NASIONAL | 6 Mei 2021

Pemkot Makassar Bolehkan Salat Idulfitri Digelar di Lapangan

Untuk mengantisipasi tidak terjadi konsentrasi kerumunan saat salat Idulfitri pemerintah Kota Makassar mempunyai alternatif dengan mengurai kerumunan.

NASIONAL | 6 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS