Praktik Tambang Ilegal Marak, Warga Berau Resah
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Praktik Tambang Ilegal Marak, Warga Berau Resah

Jumat, 7 Mei 2021 | 12:46 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Balikpapan, Beritasatu.com - Warga Berau Kalimantan Timur (Kaltim) merasa resah dengan praktik pertambangan batu bara ilegal di wilayahnya. Pertambangan ilegal dianggap berdampak negatif terhadap pelestarian lingkungan di Berau.

“Kami menolak tambang yang tidak ada izinnya, jelas hal ini merusak lingkungan,” kata koordinator Aliansi Masyarakat dan Pemuda Peduli Lingkungan (AMPL) Berau Lukman saat dihubungi, Kamis (7/5/2021). Puluhan warga tergabung dalam AMPL menggelar aksi demo penolakan tambang ilegal ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau.

Aksi yang digelar di tengah hujan deras tersebut, dihadiri setidaknya 50 peserta yang tergabung dari beberapa kecamatan, seperti Teluk Bayur, Gunung Tabur, dan Tanjung Redeb.

Dalam orasi yang dilakukan, para pemuda tersebut menuntut pemerintah segera menindak tambang-tambang ilegal atau tanpa izin, dan membubarkannya.

“Kami hanya tidak ingin lingkungan di Berau hancur, dirusak oleh tambang-tambang yang tidak memiliki izin dan pengawasan. Bagaimana tidak membahayakan lingkungan, jika pengelolaan tambang saja mereka lakukan tanpa mematuhi kaidah-kaidah lingkungan,” tegas Lukman.

Lukman mengatakan, tambang ilegal di Berau dilakukan terang-terangan di sekitar lokasi pemukiman warga. Selain aktivitas pembukaan lahan, kegiatan pengangkutan batu bara juga dilaksanakan tanpa mengenal waktu. Masalahnya, aparat terkesan tutup mata melihat kejadian yang akhir-akhir ini marak di Kabupaten Berau. Aparat polisi dan daerah membiarkan saja aktivitas tambang ilegal beroperasi di depan mereka.

Lukman mengaku geram saat adanya pembiaran terhadap aktivitas tambang ilegal.

“Kami melihat kegiatan mereka lalu lalang di siang hari, tanpa ada pengawasan dan tindakan apa pun dari pihak yang berwenang,” lanjutnya.

Sehubungan aksi warga ini, Kepala DLHK Berau Sujadi mendukung sepenuhnya apa menjadi kekhawatiran masyarakat disuarakan AMPL.

“Pada dasarnya kami akan mendukung mereka, kami juga meminta masukan-masukan dari mereka. Kami terima laporan dari aduan masyarakat. Baik itu penambangan yang legal maupun ilegal,” tuturnya.

Atas laporan warga ini, Sujadi mengaku akan mengoordinasikan dengan aparat hukum dalam proses penindakan tambang ilegal. Sesuai ketentuan Undang Undang Minerba, menurutnya, polisi yang punya kewenangan dalam penindakan tambang ilegal.

“Penambang ilegal itu tindak pidana, karena tidak ada izin dan segala macam. Karena itu tindak pidana, makanya harus polisi atau aparat keamanan langsung,” paparnya.
Lebih lanjut, Sujadi telah menerima laporan dari salah satu perusahaan yang konsesinya dirambah oleh aktivitas penambangan liar tanpa izin. Setidaknya terdapat 11 titik lokasi tambang ilegal yang merambah kawasan bukan peruntukannya.

“Terdapat 6 titik lokasi milik salah satu perusahaan yang dirambah. Untuk keseluruhan, ada 2 titik baru, sehingga sekarang ini ada 11 titik lokasi tambang tanpa izin,” tuturnya.

Pihaknya menilai, aktivitas tersebut selain berdampak negatif terhadap lingkungan, juga tentu berpotensi merugikan negara dan dapat merusak infrastruktur umum.

Sujadi menegaskan temuan aktivitas tambang batu bara ilegal itu sudah dilaporkan ke Bupati Berau Sri Juniarsih.

“Yang jelas kami sudah koordinasi. Bersama tim gabungan forkopimda yang terdiri dari pemerintah daerah, polres, kodim, dan kejaksaan, akan melakukan upaya penindakan dan proses hukum terhadap aktivitas penambangan yang diduga ilegal atau tanpa izin,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK turut bereaksi menanggapi aktivitas penambangan tanpa izin di Berau ini. Menurutnys, aktivitas penambangan di kawasan yang dekat dengan pemukiman penduduk jelas melanggar hukum.

Penambangan kawasan jelas dilarang oleh Undang-Undang Minerba.

Mantan Bupati Berau Periode 2005 hingga 2015 itu, menyarankan agar sistem penambangan ditertibkan. Dan masalah ini diserahkan saja ke pihak berwajib.

“Jika nantinya ada yang harus bertanggung jawab akibat dugaan penambangan ilegal ini, pihak berwajib silakan memproses secara hukum yang berlaku,” terangnya.

Namun saat ini semua izin tambang diserahkan ke Kementeriam ESDM. Untuk itu, Makmur juga berharap ke pemerintah pusat untuk tetap melibatkan kewenangan pertambangan ke kepala daerah setempat.

“Kepada pemerintah kabupaten dan pihak-pihak kepolisian,tolong diantisipasi jangan sampai terlalu jauh. Jika masih tiga bulan ini masih bisa diantisipasi. Dampaknya tidak main-main bila hal ini dibiarkan berlarut. Harus segera ada kebijakan,” tegasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Waspada Cuaca Ekstrem Diprakirakan di 22 Wilayah Ini

Perlu diwaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau badai petir dan angin kencang di berbagai wilayah.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Hari Ini, KPK Jadwalkan Periksa Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Nama Azis Syamsuddin mencuat dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di KPK.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Langkah Polri di Lapangan Tegakkan Larangan Mudik Diapresiasi

Anggota Polri menghalau pemudik terkait larangan mudik hingga ke jalur tikus.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Perhutani Berikan Bingkisan Lebaran untuk Puluhan Ribu Mitra Kerja

Perum Perhutani membagikan bingkisan lebaran kepada pekerja non-karyawan di seluruh wilayah kerja Perhutani dengan total nilai Rp 5,3 miliar.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Ini Panduan Salat Idulfitri 1442 H dari Kementerian Agama

Untuk mengantisipasi penularan Covid-19, Menteri Agama menerbitkan panduan penyelenggaraan salat Idulfitri 1442 H.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Operasi Ketupat 2021 Berbeda, Wakapolda Jabar: Dulu Diperlancar, Sekarang Disekat

Saat ini ada 158 titik penyekatan di Jawa Barat.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Ribuan Angkutan Umum di Aceh Digudangkan

Jumlah angkutan umum, baik ukuran kecil maupun besar di Provinsi Aceh lebih dari 4.100 unit.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Kejagung Bakal Lelang Aset Sitaan Asabri dan Jiwasraya

Kejagung berencana untuk melelang aset sitaan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di Asabri maupun Jiwasraya karena mahalnya biaya pemeliharaan

NASIONAL | 7 Mei 2021

Densus 88 Tangkap DPO Terduga Teroris di Sukabumi

Dari delapan DPO terduga teroris tersebut, lima orang telah ditangkap dan menyerahkan diri, yaitu AN, W, NF, dan SB.

NASIONAL | 6 Mei 2021

DPC PKB Klaten Bagikan Ratusan Takjil dan Nasi Box

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Klaten bagikan ratusan takjil dan nasi box

NASIONAL | 6 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS