Warga Nekad Mudik Lebaran, Pemerintah Siapkan 381 Pos Penyekatan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Warga Nekad Mudik Lebaran, Pemerintah Siapkan 381 Pos Penyekatan

Jumat, 7 Mei 2021 | 15:28 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Meskipun sudah dilarang, pemerintah memperkirakan masih ada sekitar 17,2 juta atau 7% warga yang nekat mudik pada masa lebaran 2021 ini. Untuk itu, pemerintah menyiapkan 381 pos penyekatan.

"Sebagian besar (34,55%) di antara mereka menggunakan mobil, sepeda motor (18,18%), dan sisanya terbanyak dengan bus dan pesawat," kata Sekretaris Dirjen Perhubungan Darat Kemhub, Marta Hardisarwono, dalam webinar yang diselenggarakan Divisi Humas Polri, di Jakarta, Kamis (6/5/2021).

Dalam webinar bertajuk "Larangan Mudik 2021: Diperketat untuk Memastikan Covid 19 Terkendali” itu, Marta menyampaikan, bahwa pemerintah menyiapkan 381 pos penyekatan untuk mencegah perjalanan pemudik ke kampung halaman masing-masing.

Titik penyekatan itu, lanjut Sesditjen Perhubungan Darat Kemenhub, ada di akses utama keluar masuk jalan tol dan non tol.

"Bagi yang nekat mudik akan diputar balikkan dan sanksi lain sesuai undang-undang. Sedang untuk kendaraan umum sanksinya dilarang beroperasi sampai masa angkutan Idulfitri berakhir," ujar Marta.

Sebelumnya Kabid Perubahan Perilaku Satgas Covid 19, Sonny B. Harmadi, mengemukakan bahwa larangan mudik dilakukan untuk melindungi seluruh masyarakat.

"Kita sudah belajar dari 4X libur panjang selalu terjadi lonjakan Covid 19," terang Sonny.

Ia menambahkan, sejak 2,5 bulan terakhir kasus aktif sudah turun drastis. Kasus harian dari 11 ribu sampai 14 ribuan menjadi 5 ribuan. Sementara angka kematian relatif stagnan di 2,7%.

Agar Maksimal

Sebelumnya Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Prabowo Argo Yuwono, mengakui meskipun membawa resiko yang tinggi bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat, banyak yang mencari celah untuk dapat mudik lebaran tahun ini.

“Salah satu di antaranya dengan pola mudik lebih awal dan balik di luar masa larangan," ungkapnya.

Menurut Argo, larangan ini dimaksudkan agar upaya vaksinasi yang sudah dilakukan bisa menghasilkan kondisi kesehatan yang maksimal.

Mengutip Surat Edaran Satgas Covid 19 Nomor 13 Tahun 2021, Kadiv Humas Polri mengemukakan, bahwa peningkatan mobilitas masyarakat dalam konteks mudik memiliki resiko meningkatkan laju penularan Covid 19.

“Jadi upaya memperketat dan memperluas larangan mudik lebaran 2021 yang berlaku 22 April – 17 Mei 2021 tujuannya untuk mengantisipasi arus pergerakan penduduk yang berpotensi meningkatkan penularan kasus antar daerah sebelum dan sesudah peniadaan mudik dilakukan,” tegas Argo.

Untuk itu Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Prabowo Argo Yuwono mengimbau masyarakat agar bertahan di rumah selama masa larangan mudik lebaran 2021. “Meski rindu tidak mudah. Jangan sampai goyah, karena Corona membuat semua susah,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

648 Kendaran Diputar Balik di Tol Jakarta-Cikampek

Dari 648 kendaraan yang diputar balik di Tol Jakarta-Cikampek, 88% diantaranya merupakan kendaraan pribadi dan 12% kendaraan penumpang.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Aqua dan Sekolah.mu Hadirkan Edukasi Digital “Sampahku, Tanggung Jawabku” bagi Siswa SD

Aqua bekerja sama dengan wadah edukasi digital, Sekolah.mu, meluncurkan program belajar “Sampahku, Tanggung Jawabku” (Samtaku) dalam format digital.

NASIONAL | 7 Mei 2021

PA GMNI: Pendidikan dan Ristek Kunci Peradaban

Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) menilai pendidikan, riset dan teknologi memegang peran kunci dalam pembangunan peradaban.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Azis Syamsuddin Tak Penuhi Panggilan KPK

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin tak memenuhi panggilan KPK dengan alasan ada kegiatan lain.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Wali Kota Berupaya Larang Gubernur Banten Mudik ke Tangerang

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah pun meminta gubernur Banten yang memiliki rumah pribadi di Pinang, Tangerang, untuk tidak pulang berhari raya di Pinang.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Pakar: UU UU 2/2020 Lindungi Pihak Ketiga yang Beriktikad Baik

Sonyendah Retnaningsih menyatakan bahwa pihak ketiga yang membantu program pemerintah di saat pandemi patut dilindungi secara hukum.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Yuk, Bangun Kemampuan Numerasi Anak Lewat Kompetisi MEMO

Kemampuan numerasi perlu terus diasah lewat latihan-latihan soal yang memakai konsep higher order thinking skills (HOTS).

NASIONAL | 6 Mei 2021

Wali Kota Solo Izinkan Mudik Lokal

"Mengenai pemudik lokal nanti kami koordinasikan lagi, sejauh ini masih kami perbolehkan," kata Gibran di Solo.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Larangan Mudik, Dinas Pariwisata Bali Fokus Gaet Wisatawan Lokal

Dinas Pariwisata Provinsi Bali mendukung langkah pemerintah pusat yang melakukan larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Larangan Mudik, Jumlah Penumpang di Seluruh Moda Transportasi Turun Drastis

Data Kemhub terkait larangan mudik, jumlah penumpang angkutan darat (bus) turun sekitar 75% dibanding hari biasa, mobil dan motor ke luar Jabodetabek turun 48%.

NASIONAL | 7 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS