Arteria Minta Permenperin 3/2021 Ditinjau Ulang
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Arteria Minta Permenperin 3/2021 Ditinjau Ulang

Jumat, 7 Mei 2021 | 15:29 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Legislator dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur (Jatim) VI, Arteria Dahlan minta Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 3 Tahun 2021 ditinjau ulang, karena,dinilai banyak merugikan UMKM dan industri makanan minuman (mamin) di Jawa Timur.

Permenperin Nomor 3 Tahun 2021 tentang Jaminan Ketersediaan Bahan Baku Gula dalam Rangka Pemenuhan Kebutuhan Gula Nasional itu seolah menutup mata terhadap keberadaan industri di Jawa Timur, dengan hanya mengizinkan perusahaan gula kristal rafinasi yang memiliki izin usaha industri (IUI) dan persetujuan prinsip sebelum 25 Mei 2010 melakukan importasi gula mentah impor.

"Dengan penuh hormat dan atas nama masyarakat Jawa Timur, saya mohon kepada Presiden Jokowi untuk meninjau kembali keberadaan Permenperin Nomor 3 Tahun 2021 itu," ujar politikus PDIP itu dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/5/2021).

Menurutnya, keberadaan Permenperin tersebut sangat berefek negatif utamanya terhadap keberlangsungan UMKM dan telah membunuh industri mamin di Jawa Timur yang merupakan nomor dua terbesar di Indonesia.

"Saat ini Permenperin itu sudah terasa efek negatifnya dimana membunuh industri rumahan, industri mikro, UMKM, serta unit kegiatan usaha mandiri yang banyak sekali dihadirkan di pondok-pondok pesantren di Jawa Timur," ungkapnya.

Ini kan paradoks, di satu pihak industri mamin dan UKM harus bisa bersaing dengan produk impor dengan kualitas bagus dan harga bersaing.

“Tetapi ada pabrik yang memiliki teknologi yang mampu menekan biaya produksi namun tetap mempertahankan kualitas dan memproduksi gula dengan kualitas berstandar internasional, justru dibunuh," sindirnya.

Jadi percuma saja, Presiden Jokowi bersusah payah minta agar UMKM tampil mendunia, mengangkat nama NKRI. Kalau di tengah jalan, gagasan, ide dan keinginan beliau digergaji oleh menterinya sendiri.

“Saya kira pak Jokowi mesti mengingatkan menteri terkait karena kebijakannya secara kasat mata terlihat tidak merepresentasikan kepentingan rakyat banyak, syarat persekongkolan karena secara terang benderang yang diuntungkan adalah 11 pengusaha gula yang tergabung dalam Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI)," tandasnya.

Arteria juga mempertanyakan sikap menteri terkait yang tidak senapas dengan visi, misi, ide, gagasan dan cita-cita Presiden Jokowi tersebut.

Perlu diketahui, kata dia, industri mamin selama ini merupakan industri terbesar kedua yang menyerap tenaga kerja dan penyumbang Produk Domestik Bruto/PDB di Indonesia dan Jawa Timur.

Buat apa ada UU Ciptaker kalau hanya sebatas slogan kosong. Petani tebu, industri mamin, pabrik gula berbasis tebu rakyat kita tengah dalam ancaman sangat serius.

Lucu banget, pasca UU Ciptaker lahir regulasi-regulasi liar yang melawan rasio akal sehat publik atas kemudahan berusaha, dukungan investasi, dan perlindungan dan pemberdayaan UMKM.

“Jadi Permenperin itu adalah bentuk nyata pengingkaran semangat UU Cipta Kerja yang bertujuan mendukung kemudahan berusaha dan berinvestasi serta perlindungan UMKM. Permenperin malah sebaliknya," sindirnya.

Selain itu, menurutnya, regulasi tersebut juga adalah bentuk pengingkaran terhadap janji Presiden Jokowi untuk mendorong pertumbuhan industri yang berbasiskan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi atau istilahnya industri 4.0.

Diungkapkannya, sekarang di Jawa Timur sudah ada pabrik yang memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, industri 4.0, pabrik tangguh dan efisien, kualitas gulanya sangat bagus, dibutuhkan dan telah sesuai dengan kualitas industri makanan dan minuman untuk orientasi ekspor sekalipun, kok justeru dibunuh?

"Pastinya Permenperin Nomor 3/2021 tidak sesuai ide, cita-cita, dan gagasan luhur yang terangkum dalam visi misi Presiden. Presiden seperti ditikam dari belakang oleh pembantunya," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Warga Nekad Mudik Lebaran, Pemerintah Siapkan 381 Pos Penyekatan

Pemerintah memperkirakan masih ada sekitar 17,2 juta atau 7% warga yang nekat mu dik pada masa lebaran 2021 ini.

NASIONAL | 7 Mei 2021

648 Kendaran Diputar Balik di Tol Jakarta-Cikampek

Dari 648 kendaraan yang diputar balik di Tol Jakarta-Cikampek, 88% diantaranya merupakan kendaraan pribadi dan 12% kendaraan penumpang.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Aqua dan Sekolah.mu Hadirkan Edukasi Digital “Sampahku, Tanggung Jawabku” bagi Siswa SD

Aqua bekerja sama dengan wadah edukasi digital, Sekolah.mu, meluncurkan program belajar “Sampahku, Tanggung Jawabku” (Samtaku) dalam format digital.

NASIONAL | 7 Mei 2021

PA GMNI: Pendidikan dan Ristek Kunci Peradaban

Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) menilai pendidikan, riset dan teknologi memegang peran kunci dalam pembangunan peradaban.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Azis Syamsuddin Tak Penuhi Panggilan KPK

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin tak memenuhi panggilan KPK dengan alasan ada kegiatan lain.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Wali Kota Berupaya Larang Gubernur Banten Mudik ke Tangerang

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah pun meminta gubernur Banten yang memiliki rumah pribadi di Pinang, Tangerang, untuk tidak pulang berhari raya di Pinang.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Pakar: UU UU 2/2020 Lindungi Pihak Ketiga yang Beriktikad Baik

Sonyendah Retnaningsih menyatakan bahwa pihak ketiga yang membantu program pemerintah di saat pandemi patut dilindungi secara hukum.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Yuk, Bangun Kemampuan Numerasi Anak Lewat Kompetisi MEMO

Kemampuan numerasi perlu terus diasah lewat latihan-latihan soal yang memakai konsep higher order thinking skills (HOTS).

NASIONAL | 6 Mei 2021

Wali Kota Solo Izinkan Mudik Lokal

"Mengenai pemudik lokal nanti kami koordinasikan lagi, sejauh ini masih kami perbolehkan," kata Gibran di Solo.

NASIONAL | 7 Mei 2021

Larangan Mudik, Dinas Pariwisata Bali Fokus Gaet Wisatawan Lokal

Dinas Pariwisata Provinsi Bali mendukung langkah pemerintah pusat yang melakukan larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 7 Mei 2021


TAG POPULER

# Bumi Cikarang Makmur


# Lockdown Lokal


# Ebrahim Raisi


# Varian Delta


# India



TERKINI

Berhasil Tipu Warga, Brimob Gadungan Ditangkap di Bogor

MEGAPOLITAN | 14 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS