Logo BeritaSatu

Peneliti LIPI: Label Teroris Meningkatkan Eskalasi Kekerasan di Papua

Jumat, 7 Mei 2021 | 16:57 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Peneliti Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Irine Hiraswari Gayatri mengingatkan, pemberian label teroris kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) justru akan lebih meningkatkan kekerasan di Papua. Menurut Irine, pihaknya sering menyampaikan usulan.

“Label teroris meningkatkan eskalasi kekerasan di Papua, LIPI sendiri sudah sering sampaikan usulan, termasuk usulan dialog Papua-Jakarta,” kata Irine Hiraswari Gayatri dalam diskusi “Mengkaji Penyematan Label Teroris Kepada KKB Papua: Solusi atau Masalah?” di Jakarta, Jumat (7/5/2021).

Menurut Irine untuk menyelesaikan konflik di Papua, sangat membutuhkan pendekatan non militeristik. Semua dilakukan agar eskalasi kekerasan di Papua dapat dihentikan, bukan sebaliknya.

“Label teroris malah akan timbulkan ketakutan kepada masyarakat luas, apalagi tidak ditentukan mana yang teroris mana yang tidak,” ujar Irine

Sementara itu, pengacara hak asasi manusia (HAM) Papua Gustaf Kawer menilai, penetapan status teroris merupakan langkah mundur pemerintah. Menurut Gustaf, seharusnya memang pemerintah lebih mengedepankan upaya dialog dalam menghadapi kelompok tersebut.

“Pemerintah kenapa tidak menempuh cara-cara dialog. Kita di Papua punya tokoh-tokoh. Penetapan status (teroris), pemerintah terkesan menutupi pelanggaran-pelanggaran HAM di Papua,” kata Gustaf.

Gustaf mengingatkan dalam rangkaian pelanggaran HAM di Papua justru polanya dilakukan oleh TNI dan Polisi. Seharusnya, pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan itu terlebih dahulu.

Dijelaskan, dari data Human Rights Commission, khusus di daerah pegunungan ada sekitar 4.146 kasus kekerasan dalam jangka waktu satu tahun terakhir. Sementara di daerah pesisir ada lebih dari 700 kasus kekerasan.

“Desain pemerintah terlalu cepat menetapkan status teroris. Setelah penetapan status, ada tekanan operasi militer. Di puncak itu sudah ada banyak orang mengungsi,” ucap Gustaf.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

FISIP Universitas Moestopo Gelar Diskusi Bahas Anti-Asia di AS

Senat Mahasiswa FISIP Universitas Moestopo melangsungkan diskusi publik bertajuk, “Mengapa Rasisme Masih Ada di Amerika Serikat?”.

NEWS | 5 Oktober 2022

Rumah Sakit Sempat Tarik Biaya ke Korban Tragedi Kanjuruhan

Salah satu suporter Arema FC mengungkapkan, pihak rumah sakit sempat menarik biaya kepada para korban tragedi Kanjuruhan

NEWS | 5 Oktober 2022

Putri Dipindah ke Rutan Salemba, Ini Respons Pengacara

Tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Putri Candrawathi dipindah ke Rutan Salemba

NEWS | 5 Oktober 2022

Bogor Siapkan Rp 1,8 Miliar untuk Beli 7 Kendaraan Listrik

Pemkot Bogor mengalokasikan anggaran untuk membeli 7 unit kendaraan listrik yang akan digunakan sebagai mobil operasional pada tahun ini.

NEWS | 5 Oktober 2022

BPBD: 3 RT di Jakarta Masih Tergenang

BPBD menyatakan, genangan akibat hujan deras di DKI Jakarta pada Selasa (4/10/2022) malam diketahui masih melanda 3 RT di DKI Jakarta.

NEWS | 5 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Suporter Sempat Ditolak Dibawa dengan Ambulans

Salah satu suporter Arema FC mengeklaim, ada aparat keamanan menghalangi suporter yang menjadi korban ketika tragedi kerusuhan Kanjuruhan

NEWS | 5 Oktober 2022

Genangan Surut di Sejumlah Tempat, BPBD: Kerja Seluruh Petugas

Genangan akibat hujan deras di DKI Jakarta pada Selasa (4/10/2022) malam diketahui telah surut sejak pukul 07.00 WIB.

NEWS | 5 Oktober 2022

Butuh Dana Lima Kali Lipat, Pakistan Kehabisan Uang untuk Pemulihan Banjir

Pakistan kehabisan uang untuk pemulihan banjir karena dana yang dibutuhkan negara itu meningkat lima kali lipat.

NEWS | 5 Oktober 2022

Kasus KDRT Rizky Billar, Polisi Bakal Periksa 2 Saksi Lagi

Terkait kasus KDRT yang diduga dilakukan Rizky Billar kepada Lesti Kejora, aparat kepolisian bakal memeriksa dua saksi lagi.  

NEWS | 5 Oktober 2022

Tahun 2022, Digidata Sukses Raih 3 Prestasi Global

Sepanjang 2022, Digidata menyabet tiga prestasi global. Kali ini, teknologi perusahaan asal Indonesia berhasil lolos sertifikasi internasional dari NIST.

NEWS | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Rumah Sakit Sempat Tarik Biaya ke Korban Tragedi Kanjuruhan

Rumah Sakit Sempat Tarik Biaya ke Korban Tragedi Kanjuruhan

NEWS | 19 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings