Johan Budi: Tes Wawasan Kebangsaan Jangan Korbankan Pegawai KPK
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Johan Budi: Tes Wawasan Kebangsaan Jangan Korbankan Pegawai KPK

Sabtu, 8 Mei 2021 | 16:59 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi III yang juga mantan Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, meminta agar UU KPK yang sudah diberlakukan jangan sampai memberikan dampak terhadap pemberhentian ataupun pengurangan hak-hak seluruh pegawai KPK.

"Status yang diakibatkan oleh revisi UU KPK itu jangan sampai punya dampak pemberhentian kepada pegawai KPK," kata Johan Budi, dalam diskusi "Dramaturgi KPK", di Jakarta, Sabtu (8/5/2021).

Seperti diketahui, revisi UU KPK berimplikasi pada alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal tersebut diatur dalam alih status pegawai KPK di UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

Saat ini ada sekitar 75 orang pegawai KPK yang tidak lolos seleksi tes atau seleksi wawasan kebangsaan. Tes itu merupakan salah satu syarat pengangkatan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pegawai KPK.

"Pegawai KPK yang ikut tes itu tidak boleh dikurangi nanti. Misalnya, karena menjadi ASN, jangan sampai dia juga dikurangi hak-haknya," ucap Johan.

Menurutnya, seluruh pegawai lembaga antirasuah tersebut sebelum bisa berdinas di KPK sesungguhnya sudah melewati berbagai tahapan seleksi yang panjang. Tes yang dilakukan juga termasuk tes mengenai wawasan kebangsaan, namun melalui format penyebutan yang berbeda.

"Ketika masuk ke KPK itu tahapan tesnya cukup banyak yang harus dilalui. Dulu tes wawasan kebangsaan juga dilakukan agar orang-orang yang masuk ke KPK itu benar-benar merah putih," ungkapnya.

Dirinya menceritakan, sejak berdinas selama 16 tahun di KPK, memang ada penyebutan "kelompok Taliban" di KPK. Namun, sebutan tersebut diberikan karena misalnya penyidik KPK tersebut benar-benar tidak bisa disuap.

Bahkan, dalam melakukan tugasnya, hal-hal sepele seperti minuman saja dibawa sendiri.

Namun dalam perkembangannya, sebutan "kelompok Taliban" di KPK malah berkembang kemana-mana dan diidentikkan dengan kelompok radikal yang anti-Pancasila. Kondisi itulah yang diyakini dijadikan dasar seleksi wawasan kebangsaan kepada pegawai KPK saat seleksi ASN.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Mulai 25 September, Denpasar Terapkan Ganjil Genap di Daerah Tujuan Wisata

Polrestra Denpasar akan menerapkan peraturan lalu lintas berupa penyekatan ganjil genap bagi kendaraan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) mulai 25 September 2021.

NASIONAL | 19 September 2021

Wasekjen Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honorer

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Irwan meminta pemerintah memperhatikan nasib para guru honorer.

NASIONAL | 19 September 2021

BNPT: Sikap Intoleran Sebabkan Bencana, Hargai Perbedaan

Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, sikap intoleran terhadap agama dapat menyebabkan bencana sehingga mengajak masyarakat untuk menghargai perbedaan

NASIONAL | 19 September 2021

Ini Isi Lengkap Surat Terbuka Irjen Napoleon Soal Penganiayaan M Kece

Irjen Napoleon Bonaparte menuliskan surat terbuka terkait dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece atau Muhammad Kace. Ini isi lengkap surat tersebut.

NASIONAL | 19 September 2021

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Mukomuko

Sebanyak 108 rumah warga Desa Rawa Mulya Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, sejak Sabtu (18/9/2021) sampai Minggu (19/9/2021) terendam banjir.

NASIONAL | 19 September 2021

Tulis Surat Terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte Bertanggung Jawab atas Penganiayaan Muhammad Kece

Dalam surat terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte mengaku akan bertanggung jawab atas dugaan pemukulan terhadap Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 19 September 2021

Aparat Berharap Nakes Gerald Sokoy Selamat dan Lolos dari Aksi Brutal KKB

Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan berharap nakes Gerald Sokoy, yang keberadaannya belum diketahui, dalam kondisi selamat dan lolos dari KKB

NASIONAL | 19 September 2021

Pemberdayaan Ekonomi Perempuan, Program Prioritas Fatayat NU Kota Tangerang

Pemberdayaan ekonomi perempuan menjadi salah satu fokus Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kota Tangerang.

NASIONAL | 19 September 2021

3 Penumpang Mobil Tenggelam di Sungai Konaweha Ditemukan Meninggal

Tiga penumpang terjebak dalam mobil yang tenggelam di Sungai Konaweha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia

NASIONAL | 19 September 2021

Pameran Rempah Terbesar Dunia Siap Digelar di Danau Toba

Dewan Rempah Indonesia akan menggelar acara pertemuan bisnis dan pameran rempah terbesar di Indonesia, bahkan di dunia saat ini di kawasan Danau Toba.

NASIONAL | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Ini Cara Agar Tak Sembarang Orang Memasukkan Kita ke Grup WhatsApp

Ini Cara Agar Tak Sembarang Orang Memasukkan Kita ke Grup WhatsApp

DIGITAL | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings